Rabu, 05 November 2025

Antara Pelatihan dan Tanggung Jawab di Kelas

Ciledug, Tangerang - Beberapa waktu terakhir, saya merenung tentang satu hal yang mungkin juga dirasakan oleh banyak guru sekolah dasar: pelatihan yang terus berdatangan di tengah-tengah jam belajar. Setiap kali surat undangan itu datang, lengkap dengan kop resmi dan tanda tangan pejabat, hati saya selalu terbelah dua arah. Di satu sisi, pelatihan adalah bentuk kepercayaan dan kesempatan berharga untuk belajar, meningkatkan kompetensi, dan menambah wawasan. Namun di sisi lain, ada sekelompok kecil wajah yang selalu saya tinggalkan di ruang kelas, murid-murid saya.

Bersama guru hebat Jakarta Selatan 1

Setiap kali harus menghadiri pelatihan, saya menitipkan mereka kepada guru piket. Biasanya saya menyiapkan lembar tugas, berharap mereka tetap bisa belajar dengan baik meski tanpa kehadiran saya. Tapi jauh di dalam hati, saya tahu, suasana belajar tanpa guru utama tak akan pernah sama. Ada keheningan yang tak bisa diisi oleh kertas tugas, dan ada kehilangan kecil yang tak bisa dijelaskan hanya dengan kata “izin pelatihan”.

Sebenarnya, bila kegiatan ini berlangsung sesekali, mungkin semua masih bisa dimaklumi. Namun kini, pelatihan datang silih berganti, ada yang mingguan, bahkan ada yang berkelanjutan. Sementara saya, di antara semangat belajar dan rasa tanggung jawab, terus berusaha menjaga keseimbangan agar tak merasa lalai pada salah satu.

Saya tidak menolak pelatihan, karena saya percaya guru yang baik adalah guru yang mau terus belajar. Hanya saja, mungkin sudah saatnya ada jeda yang lebih bijak dalam pelaksanaannya. Mungkin pelatihan bisa diadakan pada waktu libur sekolah, atau di akhir pekan, agar guru dapat belajar tanpa meninggalkan kelas dan murid-muridnya. Sebab, sejatinya, tujuan dari setiap pelatihan guru adalah agar pembelajaran di kelas menjadi lebih baik, dan itu akan sulit tercapai jika pembelajaran itu sendiri sering terhenti.

Ada kalanya saya bertanya dalam hati: “Apakah saya sedang menunaikan kewajiban, atau justru mengabaikan panggilan utama saya sebagai pendidik?” Pertanyaan itu terus menggema setiap kali saya menatap kursi kosong di ruang kelas, kursi saya sendiri.

#menulislagi
#salamkenal
#salamliterasi
#salamindrakeren
#dotai
#saLai

see you tomorrow ðŸ˜‰

Selasa, 04 November 2025

Rahasia SDN Cipulir 05 Menghijaukan Sekolah, hingga raih Adiwiyata tingkat Kota

Cipulir, Kebayoran Lama - Ada berita fresh dan super membanggakan dari SDN Cipulir 05, Kebayoran Lama. Di tengah hiruk pikuk Jakarta Selatan, sekolah keren ini baru saja mengukir sejarah dengan resmi menyandang gelar Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota! Ini bukan sekadar piala atau sertifikat di dinding, ini adalah pengakuan bahwa seluruh warga sekolah sukses mengubah komitmen peduli lingkungan menjadi budaya harian yang keren.

Foto bersama Piagam dan Piala Adiwiyata

Komitmen Serius yang Jadi Fondasi Juara

Tahukah Anda, prestasi ini tidak muncul tiba-tiba dari sulap. Semuanya bermula dari langkah fundamental yang diambil oleh kepala sekolah, Ibu Hartiningsih, S.Pd, dan jajaran guru. Mereka nggak main-main! Mereka secara resmi membentuk Tim Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS). Surat keputusan ini adalah “blue print” yang memastikan bahwa gerakan hijau bukan hanya kegiatan musiman, tapi menjadi prioritas struktural di sekolah. Tim inilah yang menjadi dream team dan motor penggerak, memastikan mindset ramah lingkungan merasuk ke setiap kegiatan belajar mengajar.

Sekolah Berubah Jadi Laboratorium Hijau Penuh Inovasi

Kalau Anda ingin tahu cara meraih Adiwiyata, jawabannya ada di aksi nyata para kader siswa di Cipulir 05. Sekolah ini sukses bertransformasi menjadi laboratorium hidup berkat inisiatif yang dipimpin Bapak Maman Suarman serta guru koordinator di setiap kader.

Menjaga sanitasi lingkungan sekolah

Mengamati dan membersihkan Kamar Mandi Sekolah

Misalnya, urusan sampah? Bye-bye TPA! Di sini, sampah menjadi harta. Melalui program Bank Sampah dan Karya 3R (Reduce, Reuse, Recycle), siswa tidak hanya belajar memilah sampah, tetapi juga diajarkan bagaimana mendaur ulangnya menjadi produk bernilai seni dan guna. Koordinator seperti Bapak Indra Wahyuddin, S.Pd (Koordinator Kader Karya 3R), telah membuktikan bahwa kreativitas dari barang bekas adalah ilmu tanpa batas. Sampah anorganik diolah, sementara sampah organik pun tak luput dari perhatian. Kader Komposting yang dibimbing oleh Bapak Samdani, S.Pd, secara rutin mengubah sisa makanan dan daun kering menjadi pupuk kompos super subur, dan dibantu oleh Kader Biopori/Resapan pimpinan Bapak Endi Sugiarto, S.Pd, yang memastikan sekolah tangguh terhadap masalah air dan meningkatkan resapan air tanah.

Bank Sampah SDN Cipulir 05


Foto bareng sampah.... hehehehe

Memilah sampah agar tepat guna

Penyerahan sampah kepada pihak ke III

Gerakan hijau ini bahkan merambah ke sektor perairan. Di bawah arahan Kader Kolam Ikan (Perikanan), kolam-kolam di sekolah tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga sebagai sumber edukasi ekosistem air. Siswa belajar tentang budidaya ikan, menjaga kualitas air, hingga siklus hidup biota air, menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan di SDN Cipulir 05 benar-benar menyeluruh, dari tanah, tanaman, hingga kehidupan di dalam air.

Merawat kebun toga dan sayur

Pemanfaatan limbah air wudhu

Pemanfaatan limbah bekas kardus

Hasil karya dari pemanfaatan limbah kardus

Lingkungan sekolah pun menjadi indah dan produktif. Ada Kebun Toga yang ditanami obat-obatan herbal dan Kebun Sayur yang hasilnya bisa dinikmati bersama—semuanya dirawat dengan cinta oleh para kader, mengubah halaman sekolah menjadi sumber belajar yang hijau dan sehat. Bahkan, gerakan ini meluas ke hal detail seperti Hemat Energi dan Kantin Sehat, di mana para kader disiplin mengawasi penggunaan listrik dan memastikan jajanan yang beredar aman, bergizi, serta mengurangi sampah plastik. Singkatnya, di SDN Cipulir 05, setiap siswa adalah agen perubahan, dari pengawas listrik hingga penanam sayur.

Perawatan tanaman sayur dan toga

Perawatan tanaman sayur dan toga

Adiwiyata Bukan Garis Akhir, Tapi Budaya Permanen!

Keberhasilan menyabet predikat Adiwiyata Tingkat Kota Jakarta Selatan ini adalah puncak kebanggaan yang didapat dari kerja kolektif. Namun, bagi keluarga besar SDN Cipulir 05, ini bukanlah saatnya berpuas diri. Penghargaan ini adalah booster energi pendorong yang kuat! Semangat menjaga dan meningkatkan hasil harus terus membara, menjadikan kepedulian lingkungan sebagai budaya permanen, bukan hanya gencar karena adanya kompetisi.

Selamat SDN Cipulir 05, atas prestasinya

Mari kita pastikan kebun-kebun kecil itu terus subur, kompos terus dipanen, dan semangat daur ulang terus berinovasi. Dengan fondasi komitmen yang sudah teruji dan tim PBLHS yang solid, SDN Cipulir 05 kini telah siap menatap target ambisius selanjutnya: Meraih predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi DKI Jakarta!

Ayo, dukung terus langkah heroik SDN Cipulir 05! Mari jadikan prestasi ini sebagai motivasi bagi kita semua, karena lingkungan yang sehat adalah investasi terbaik untuk masa depan!

#menulislagi
#salamkenal
#salamliterasi
#salamindrakeren
#dotai
#saLai

see you tomorrow ðŸ˜‰

Senin, 03 November 2025

Berkeringat Demi Prestasi: Saat Futsal dan Silat Bawa Nama SDN Cipulir 05 ke Puncak Prestasi

SDN Cipulir 05 kembali menorehkan catatan prestasi gemilang di bidang olahraga. Dua cabang olahraga sekaligus, yaitu futsal dan pencak silat, berhasil mengharumkan nama sekolah dalam ajang kompetisi tingkat kota. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari kerja keras peserta didik, bimbingan para pelatih, serta dukungan penuh pihak sekolah yang terus mendorong pengembangan minat dan bakat siswa di luar kegiatan akademik.

Tim Futsal bersama Kepala Sekolah


Pendekar Silat bersama Kepala Sekolah
 
Pada cabang futsal, SDN Cipulir 05 tampil luar biasa dalam Turnamen Futsal ALBAFEST Tingkat Sekolah Dasar yang diselenggarakan pada tanggal 17-25 Oktober 2025 di Sekolah Al Azhar Kembangan. Tim futsal yang terdiri dari Mirza, Aldo, Danish, Ayub, Nazriel, Zaidan, Jefri, dan Aflah, di bawah asuhan Kak Fadil selaku pelatih ekstrakurikuler, menunjukkan permainan yang solid dan penuh semangat. Mereka berhasil melewati babak penyisihan hingga semi final dengan kemenangan meyakinkan: SDN Kedoya Utara 04 dikalahkan 8–0, SDN Sudimara 11 ditundukkan 3–2, dan SD Almus berakhir 5–0 untuk keunggulan SDN Cipulir 05.

Pada babak final melawan MI Roudhatul Jannah, pertandingan berlangsung sengit dengan skor imbang 0–0, hingga akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti. Dengan ketenangan dan kepercayaan diri tinggi, Jefri, Ayub, dan Zaidan sukses mencetak gol dan membawa SDN Cipulir 05 unggul 3–2. Hasil ini menobatkan SDN Cipulir 05 sebagai Juara 1 Turnamen Futsal Tingkat SD Al Azhar Kembangan. 

Bersama Guru SDN Cipulir 05

Tak berhenti di sana, semangat juang siswa SDN Cipulir 05 juga terlihat dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Kota Jakarta Selatan Piala Pengkot IPSI Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh IPSI Jakarta Selatan pada 24–26 Oktober 2025 di GOR Cilandak Barat. Tiga pendekar muda sekolah, yaitu Jefri Candra, Aisyah Nadya Mulya, dan Zulfah Azzahra dari kelas 6C, berhasil menorehkan prestasi gemilang di bawah bimbingan Kak Rifqi. Dalam kejuaraan ini, Zulfah Azzahra meraih Juara 1 pada Kelas C (30–32 kg) Putri, Aisyah Nadya Mulya menyabet Juara 2 pada Kelas D (32–34 kg) Putri, dan Jefri Candra menempati Juara 2 pada Kelas E (34–36 kg) Putra.

Pendekar Silat bersama Kak Rifqi

Ketiganya berjuang dengan tekad kuat dan semangat sportivitas tinggi hingga mampu menumbangkan lawan-lawannya dengan elegan. Mereka menerima medali dan sertifikat resmi yang ditandatangani oleh Ketua IPSI Jakarta Selatan, menjadi bukti nyata dari usaha dan ketekunan selama latihan. Prestasi mereka sekaligus menambah daftar panjang kebanggaan bagi SDN Cipulir 05 di tahun 2025.

Tim Futsal bersama Bang Fadil (Coach)

Kemenangan tersebut diumumkan pada saat upacara bendera di sekolah, disambut sorak bangga seluruh warga SDN Cipulir 05. Selain itu kemenangan tim futsal dan pencak silat ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa SDN Cipulir 05 bahwa ketekunan, latihan, dan semangat pantang menyerah akan selalu mengantarkan pada pengalaman berharga dan kemenangan yang sesungguhnya. Dengan kerja keras dan disiplin, setiap siswa memiliki kesempatan untuk berprestasi dan membawa nama baik sekolah ke tingkat yang lebih tinggi.

#menulislagi
#salamkenal
#salamliterasi
#salamindrakeren
#dotai
#saLai

see you tomorrow ðŸ˜‰

Minggu, 02 November 2025

Elora, mewakili SDN Cipulir 05 dalam kegiatan Hari Kesehatan Gigi dan Gusi Nasional

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional, Puskesmas Kecamatan Kebayoran Lama menyelenggarakan lomba menggambar dengan tema “Gigi dan Gusi Sehat, Senyum Indonesia Hebat” pada Rabu, 29 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai sekolah dasar di wilayah Kebayoran Lama dengan tujuan menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini. Melalui kegiatan menggambar, peserta diajak untuk memahami pesan kesehatan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.

Elora dengan Karyanya

SDN Cipulir 05 turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan mengirimkan perwakilan siswi kelas 5 bernama Elora, yang dikenal memiliki bakat di bidang seni gambar. Elora hadir bersama Ibu Sherly, wali kelas 5, yang mendampingi sekaligus memberikan motivasi selama kegiatan berlangsung. Kehadiran mereka menjadi wujud dukungan sekolah terhadap kegiatan edukatif yang melibatkan siswa secara aktif.

Bareng Bu Sherly dan Kakak Panitia

Dalam lomba tersebut, Elora membuat karya dengan tema “Gigi Sehat Indonesia Hebat.” Melalui gambar yang dibuatnya, Elora berusaha menyampaikan pesan bahwa menjaga kebersihan gigi merupakan hal penting untuk menunjang kesehatan tubuh. Warna-warna cerah dan ide sederhana yang ia tuangkan menggambarkan pemahaman anak-anak tentang hidup sehat dengan cara yang positif.

Hasil gambar dalam Hari Kesehatan Gigi dan Gusi Nasional

Kegiatan di Puskesmas Kebayoran Lama ini menjadi pengalaman berharga bagi para peserta. Selain dapat menyalurkan kreativitas, mereka juga belajar mengenai pentingnya kebersihan gigi dan gusi. Partisipasi SDN Cipulir 05 menunjukkan peran aktif sekolah dalam mendukung program kesehatan masyarakat dan pembentukan kebiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah.


#menulislagi
#salamkenal
#salamliterasi
#salamindrakeren
#dotai
#saLai

see you tomorrow ðŸ˜‰

Sabtu, 01 November 2025

Korupsi Kabur, Kejujuran Maju Terus di SDN Cipulir 05!

Cipulir, Kebayoran Lama - Di SDN Cipulir 05, semangat untuk membentuk karakter jujur dan berintegritas tidak hanya diajarkan lewat kata-kata, tetapi juga diwujudkan dalam karya nyata. Melalui kegiatan literasi dan proyek kreatif, para murid belajar tentang nilai-nilai antikorupsi dengan cara yang menyenangkan dan bermakna. Hasil dari kegiatan ini berupa gambar bertema antikorupsi yang dibuat oleh para murid serta video pendek berjudul “Kejujuran dan Kedisiplinan di Sekolah” yang diperankan langsung oleh murid SDN Cipulir 05. Keduanya menjadi bentuk nyata komitmen sekolah dalam menanamkan nilai antikorupsi sejak dini.


Video tersebut diawali dengan tampilan logo sekolah dan narasi pembuka yang mengajak murid untuk menjadi pribadi yang jujur dan disiplin. Adegan demi adegan kemudian menampilkan keseharian para siswa di lingkungan sekolah, mulai dari datang tepat waktu, mengikuti pelajaran dengan semangat, hingga berinteraksi di koperasi sekolah dengan sikap jujur dan bertanggung jawab. Dari setiap potongan gambar dan dialog yang sederhana, tersampaikan pesan kuat bahwa kejujuran bukan hanya diukur dari hal besar, melainkan juga dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari.

Suasana belajar yang tergambar dalam video terasa hidup dan dekat dengan keseharian murid. Dialog ringan yang mereka bawakan menunjukkan bahwa nilai kejujuran dan kedisiplinan dapat tumbuh melalui tindakan nyata—seperti tidak menyontek, mengembalikan kelebihan uang kembalian, dan menaati peraturan sekolah tanpa harus diawasi. Melalui cara inilah, anak-anak belajar bahwa korupsi bukan sekadar tentang uang, tetapi tentang perilaku tidak jujur dalam bentuk apa pun.


Selain melalui video, para siswa juga mengekspresikan pemahaman mereka tentang antikorupsi lewat karya gambar. Warna-warna cerah berpadu dengan pesan moral sederhana yang muncul dari imajinasi mereka: ajakan untuk berkata jujur, berani menolak perilaku curang, dan menjadi teladan bagi teman-teman di sekitar. Beberapa karya bahkan menggambarkan suasana kelas dan koperasi sekolah, tempat di mana kejujuran sering diuji dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini kemudian ditutup dengan pesan penuh semangat dari Kepala Sekolah SDN Cipulir 05. Dengan nada yang lembut namun tegas, beliau mengingatkan seluruh murid bahwa kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab adalah wujud nyata penerapan nilai antikorupsi di sekolah. “Jadilah anak yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab sebagai bentuk penerapan nilai-nilai antikorupsi di sekolah kita. Ingat, kebiasaan kecil yang baik hari ini akan membentuk pribadi besar yang berintegritas di masa depan. Tetap semangat dan terus berbuat jujur dalam setiap langkah!” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, para murid tidak hanya memahami makna antikorupsi secara teori, tetapi juga mengalami dan mempraktikkannya melalui kegiatan kreatif yang menyenangkan. Guru, kepala sekolah, dan seluruh warga sekolah berharap nilai-nilai tersebut dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya sekolah. Dari langkah kecil inilah, SDN Cipulir 05 menanamkan harapan besar: mencetak generasi yang jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas untuk masa depan Indonesia yang bersih dari korupsi.

#menulislagi
#salamkenal
#salamliterasi
#salamindrakeren
#dotai
#saLai

see you tomorrow ðŸ˜‰