Senin, 28 Juni 2021

Cerpen si Lukman

Minggu tidak kemana-mana, bosen sekali di Rumah. Kerjaannya hanya rebahan sambil memegang gawai. Sentuh sana, geser atas, scroll bawah dan matikan kemudian hidupkan kembali. Hanya itu yang dilakuka oleh Lukman di hari minggu yang cerah ini.

"Lukmaaaaan" panggil Ibu dengan suara sedikit teriak.

Lukman yang mendengarnya tidak berusaha untuk segera bangkit. Hanya sedikit suara "hhmmmm" yang keluar dari kerongkongan Lukman, hal itu benar-benar membuat Ibu jengkel setengah mati.

"Libur-libur yaaa tolong bantu Ibu" ucap Ibu lagi ketus. Lukman yang masih di kamarnya, lagi-lagi hanya mendeheeem menjawabnya.

"tok...tok...tok... Lukmaan, kupingnya gak denger yaaa. Ibu panggil dari tadi, gak ada gerakannya sedikitpun. Lukmaaaan" bentak Ibu kepada Lukman, kali ini dengan mimik wajah yang marah. 

Lukman duduk dipinggiran dipan kayu. Tangannya masih memegang gawai buatan negeri Tiongkok. "Iya Bu, Aku dengar. Namun maaf, Aku sedang ada pelatihan membuat cerpen" jawab lukman sambil terus melihat dan menyentuh gawainya dengan jari telunjuknya.

"Kamu jangan bohong yaaaa, dosa kamu!" bentak Ibu lagi, kali ini Ibu sambil berjalan menuju Lukman. Ibu memperhatikan Lukman, sekarang Ibu berdiri persis di samping Lukman. Namun sayang Lukman tetap fokus pada gawainya. 

Tanpa basa-basi, Ibu langsung tancap gas. Nyerocoos tepat di telinga Lukman. "Kamu tuh yaaa, hp teruss. Ibu kamu ada di samping, gak digubris! Kebangetan kamu Luk!" bentak Ibu, kali ini lebih keras dari yang sebelumnya, kemudian keluar meninggalkan Lukman.

Lukman hanya menoleh ketika Ibunya keluar dari kamar. Pupil Lukman bergerak ke kanan dan ke kiri membaca informasi yang didapat dari gawainya. "Materi kali ini membuat cerpen" gumam Lukman dalam hati yang sedang membuka grup KMT#5 pertemuan ke-5.

"Kak, kenapa Ibu? Kayanya kesel banget!" tanya Anti kepada kakaknya.

"Iya" jawab Lukman singkat.

"ditanya, malah jawab iya. Apanya yang iya?" ucap Anti lagi.

"ssttt... sini duduk belajar nulis cerpen bareng" ajak Lukman sambil memperlihatkkan gawainya kepada Ani.

Anti duduk disamping Kakanya dan mulai memperhatikan gawai yang dipegang olehnya. "Siapa narasumbernya Kak?" tanya Anti.

"Ibu Guru" jawab Lukman singkat. 

"Heiii... ganteng! maksud aku tuh namanya siapa?" tanya Anti lagi geram sambil mengusel-usel rambut kribo kakaknya.

"Ibu Eka Wiyati dari Lampung, bukunya sudah banyak, pengalaman menulisnya banyakk dan banyak juga ikut organisasi. Puas!" ucap Lukman sambil membalas mengusel jilbab adik.

"Huufff... berantakan nih" kesal Anti, sambil membetulkan jilbabnya.

"Ssttt... Fokus de. Udah mau mulai belajar bikin Cerpennya." ajak Lukman kepada Anti. Anti diam dan langsung setuju. Merekapun bersama-sama mengikuti materi cerpen.

***

Cerpen merupakan jenis karya sastra / cerita fiksi yang menceritakan kisah suatu tokoh dengan segala konflik dan penyelasaiannya yang dikemas secara padat dan ringkas. Cerita pendek umumnya memiliki kata yang kurang dari 10.000 kata atau kurang dari 10 halaman. Selain itu, cerpen atau cerita pendek hanya memberikan sebuah kesan tunggal yang demikian serta memusatkan diri pada salah satu tokoh dan hanya satu situasi saja. "Banyak juga yaa kak, harus nulis sampe 10.000 kata" celetuk anti kepada Lukman.

"Sstttt..." gerutu Lukman, sambil meletakkan jari telunjuk di depan mulutnya.

"Cerpen ada unsur intrinsiknya gak ya kak?" tanya Anti tidak kapok dengan teguran Lukman untuk diam.

"Baca de!" jawab Lukman singkat, sambil memperlihatkan gawainya kepada Anti

***

Bagian-bagian dalam cerpen ini sering kita sebut dengan unsur intrinsik. Ada 5 bagian yang akan kita bahas di sini:

  1. Setting
    Setting atau latar yang biasanya menunjukkan waktu, tempat, dan suasana cerita.

  2. Plot
    Lebih sering kita menyebutnya alur. Alur adalah urutan kejadian yang ada di dalam cerita. Dulu ketika sekolah kita sering mendengar jenis alur maju, alur mundur, dan alur campuran. Nah, saya tidak akan membahas itu karena yang paling penting dari alur adalah tahapan alur atau bisa disebut arcsofstory.

    Ada 5 tahapan alur yang harus kita ketahui;

    a. Pengenalan
    b. Pemunculan konflik,
    c. Konflik memuncak (klimaks)
    d. Konflik menurun (anti klimaks)
    e. Penyelesaian (resolusi)

    Untuk lebih mengingat ini, kita bisanya menggunakan jari kita. Mulai dari ibu jari sebagai pengenalan sampai jari telunjuk sebagai penyelesaian. Ada juga yang menganalogikan dengan naik rollercoaster.

  3. Tokoh dan karakter (perwatakan)
    Tokoh yang muncul dalam cerita. Untuk cerpen sebaiknya jangan terlalu banyak tokoh. Pusatkan kepada tokoh utama saja. Biasanya dua atau tiga orang. Untuk penokohan sudah kita bahas di Penokohan dan Karakter pada sebuah cerita.

  4. Point of view
    Sudut pandang cerita. Untuk pembahasan POV silakan buka links Sudut pandang pada sebuah cerita.

  5. Tema
    Inti cerita. Tema ini sebenarnya penting dan tidak penting bagi penulis. Penulis biasanya tidak merancang temanya dari awal. Cerita yang mengalir begitu saja akan membuat tema itu setelah cerita berakhir. Karena pengalaman, bacaan, pengetahuan, dan wawasan biasanya mengkristal jadi konsep atau nilai yang melekat pada diri kita. Maka tanpa ribet merumuskan tema, cerita yang kita tulis pastilah bertema pada akhirnya.

Karena cerpen memiliki keterbatasan kata, penulis memang harus benar-benar memainkan semua unsur dalam cerita itu dengan baik. Penggambaran suasana yang terlalu bertele-tele juga tidak membuat cerita menjadi lebih menarik

Gambarkan setting secukupnya, tonjolkan tokoh dan karakter yang dimunculkan, buat alur yang realistis dan jelas. Yang dimaksud alur realistis bukan berarti kita tidak boleh menulis cerita fiksi petualangan atau fiksi ilmiah ya. Alur yang realistis adalah alur yang bisa diterima.

***

"Oooo..." ucap Anti

"Jadi ada gak unsur intrinsiknya?" tanya Lukman kepada adiknya.

"Ada..." jawab Anti singkat.

"Makanya baca dulu sebelum tanya!" ketus Lukman

"Ssstttt...." balas Anti dengan telunjuk yang ada di depan bibirnya. Merekapun melanjutkan menyimak materi dari Ibu Guru yang sudah menerbitkan tiga buku solo ini.

***

Masalah alur ini sering menjadi momok tersendiri bagi penulis. Sering kita jumpai istilah plothole.

*** 

"Plothole apa?" ucap Lukman.

"Mana Anti tahu kak." jawab Anti.

"Yeee.... siapa yang tanya kamu. GR!" ledek Lukman kepada adiknya, Anti hanya bisa manyun diledek oleh Kaka kribonya.

***

Saya akan mencontohkan dua kalimat, coba rasakan saat membacanya.

Contoh :

Setelah tokoh mencuci sayuran yang mau dimasak, yang selanjutnya dilakukan adalah memotongnya dulu baru dibumbui. Plotehole harus halus dan runtut.

Tokoh mencuci sayurannya, berbicara dengan tokoh lain kemudian mereka memakannya di atas meja makan. Plothole tidak logis.

Enak mana? kalimat pertama atau kedua. Tentunya enak kalimat pertama yang dijelaskan secara runtut.

***

"Ok.. paham sekarang" ucap Lukman

"Jangan sok tahu kak" ledek Anti sambil terkekeh.

***

Lebih mudah, contohnya saat kita mengoreng, kita harus menuang minyak terlebih dahulu ke dalam wajan, menghidupkan api, lalu memasukkan apa yang hendak kita goreng.

Tidak bisa kita memasukkan ikan dahulu, baru minyaknya belakangan. Hal kecil ini terkadang masih tidak kita sadari. Namun, jika sering berlatih, plothole ini akan hilang dengan sendirinya.

Jenis-jenis plot yang banyak dijumpai pada cerita pendek secara umum:

  1. Man onthehole: ditandai dengan permasalahan yang dihadapi oleh tokoh utama sejak awal, dan berakhir dengan keberhasilan tokoh utama untuk menyelesaikannya.
  2. Man ontheroad: ditandai dengan rangkaian perjalanan hidup tokoh utama.
  3. Man in a tub: ditandai dengan permulaan cerita yang tidak berstruktur atau berupa kejadian sehari-hari, dan diikuti dengan pengalaman yang mengubah segalanya di akhir cerita.

 ***

"Ada tiga ternyata kak" angguk Anti ketika membaca tiga jenis plot yang diberikan oleh penulis buku Merayu Takdir.

Lukman hanya melirik kearah adiknya. "Apa liat-liat, aku cantik yaa!" oceh Anti gemas. 

"GR!" jawab Lukman, merekapun tersenyum bersama dan mengakhiri belajar menulis cerpen.

***

"Lukmaaaaaannn" suara Ibu terdengar lagi dengan keras.

"Iya Bu" jawab Lukman kali ini. 

"Tuuhhh kak, cepeeet sana dipanggil Ibu. Mau diomelin kali." ucap Anti sambil terkekeh.

Lukman beranjak dari duduknya, tangannya iseng mengacak-acak jilbab adiknya. "kakaaaaakkkk" rengek Anti manja. Lukman tertawa lepas dan keluar dari kamar, meninggalkan adiknya yang masih cemberut.

***

#kmt05_day5

Salam Kenal
Salam Literasi
Salam Indrakeren
See You Tomorrow

Sabtu, 26 Juni 2021

Webinar Series #2 Powerpoint dan Stream pada Microsoft Lv.200 - Part 2

Melanjutkan tulisan saya sebelumnya dengan judul yang sama. Pada tulisan tersebut saya belum menuliskan secara tuntas langkah ketiga atau langkah terakhir dari tugas kedua. Langkah pertama membuat forms dan langkah kedua membuat powerpoint sudah jelas dijabarkan pada tulisan sebelumnya.

Tulisan sebelumnya : 
Webinar Series #2 Powerpoint dan Stream pada Microsoft Lv.200 - Part 1

Sekarang mari kita tuntaskan tugas kedua tentang microsof steams. Perlu kita ketahui aplikasi steams merupakan aplikasi perekam layar yang dikembangkan oleh microsoft. Jadi jika kita menggunakan steams, secara otomatis kegiatan kita pada layar laptop/PC bisa terekam. Yukkk.... agar tidak kepanjangan basa-basinya, mari kita ikuti langkah-langkah membuat steams di bawah ini...

Sebelum Merekam

  1. Seperti biasa kita harus masuk ke www.office.com
  2. Pilih Steams


  3. Pada halaman steams banyak menu pada menu bar yang disediakan. Namun saya fokus langsung ke menu create.


  4. Pada menu create, kita pilih Record screen or video


  5. Kemudian di halaman Record screen or video kita klik tombol bulat berwarna merah start recording. Sebelumnya kita pastikan kamera dan microfon aktif.


  6. Selanjutnya akan muncul kotak dialog choose what to share, nahh... biasanya akan muncul satu gambar layar dalam kotak besar, kita klik gambarnya kemudian kita klik share. (jangan lupa, centang kotak yang ada di sebelah kiri bawah ya)


  7. Hal selanjutnya yang akan muncul pada layar adalah hitung mundur untuk menunggu proses record dimulai.




  8. Selamat, sekarang kita sedang merekam kegiatan kita dilayar.

Etttsss... tugas kita belum selesai sampai disini. Tugas yang harus dikumpulkan pada tugas kedua adalah file rekaman kita sedang mempresentasikan file powerpoint dengan present live. Maka ketika layar laptop/PC sudah merekam dengan menggunakan stream, kita harus membuka file powerpoint dan melakukan present live.

Setelah Merekam

Apa yang harus kita lakukan setelah merekam selesai? Bagaimana cara mematikan rekamannya? Hmmm... tenang saya akan beritahu pada paragraf ini. Cara mematikan rekaman stream sangat mudah. Perhatikan browser, kemudian pilih stop sharing.

Nahhh... yang perlu diperhatikan adalah ketika kita selesai merekam. Pada aplikasi stream kita bisa langsung mengedit secara sederhana dan mengupload langsung pada aplikasi stream. Caranya mudah dan akan saya berikan secara gratis pada langkah-langkah di bawah ini.

  1. Setelah kita mengakhiri rekaman, maka kita akan diperlihatkan pilihan ingin merekam ulang atau mengupload pada halaman review recording.


  2. Pilih upload to stream jika rekaman kita sudah OK. Namun jika rekaman kita ingan dipangkas rekaman yang tidak perlu, maka kita bisa menggeser-geser pada awal video dan akhir video.


  3. Pada tampilan upload to stream, setting : name, description, dan video language. Jika sudah klik publish.


  4. Tunggu hingga publish selesai 100%
  5. Setelah selesai klik Go to video


  6. Yesss... Proses merekam sudah selesai. Video bisa disaksikan!

    Video yang kita rekam, sudah bisa disaksikan

Apakah tugas kedua sudah selesai? ternyata jawabannya belum selesai. Ohhhh No!!!! Serius belum selesai, kok bisa? Ternyata untuk menyelesaikan tugas kedua, kita harus memasukkan interactivity di dalam video. Bagaimana caranya? Lagi-lagi saya akan menjelaskannya pada tulisan ini. Sabar yaaa!!

Tulisan sebelumnya : 
Webinar Series #2 Powerpoint dan Stream pada Microsoft Lv.200 - Part 1

Apa itu interactivity?

Interactivity adalah forms yang dimasukkan di tengah-tengah video. Mungkin bisa diartikan seperti iklan yang akan muncul saat video sedang berjalan. Namun iklan yang muncul berupa forms yang bisa diisi oleh penonton video. 

Hmm... forms!! Sepertinya pernah buat! Nahh... ingatkan sekarang, kita pernah membuat forms pada langkah awal saat mengerjakan tugas kedua. Forms tersebutlah yang dimasukkan ke dalam video. Yukkk ikuti langkah-langkah memasukkan forms pada video....

  1. Pilih interactivity pada bagian kanan atas, tepatnya disebelah transcript.


  2. Pada halaman interactivity, klik add forms.


  3. Isikan URL dimana forms disimpan dengan cara menekan tombol paling kanan pada kolom URL

    Note : Pastikan link yang dicopy adalah link form yang sudah di share. Jangan sampai link yang di share adalah link edit.
  4. Tuliskan judul formnya yaaa.


  5. Terakhir letakkan form pada vide dengan cara menggeser-geser menit pada video. Maka akan muncul angka secara otomatis pada kotak position on timeline.
  6. Bukti, ketika sebuah video sudah dipasangkan interactivity maka akan muncul lingkaran kecil pada timeline video.

    Perhatikan dua titip putih pada timeline video

Done!!! Selesai juga tugas kedua. Silahkan copy link pada video di stream, kemudian kirimkan ke Pak Tri melalui Microsoft Teams Lv.200. Selamat belajar, selamat praktek dan tetap semangat.

Salam Kenal
Salam Literasi
Salam Indrakeren
See You Tomorrow

Webinar Series #2 Powerpoint dan Stream pada Microsoft Lv.200 - Part 1

Lega rasanya bisa menyelesaikan tugas kedua dalam webinar microsoft Lv 200. Tugas yang diberikan sejak minggu lalu, akhirnya bisa diselesaikan seminggu kemudian. Kok lamaaa banget mengerjakannya, jawabannya tentu para pembaca jarimisterindra tahu yaaa! Sibuk 😅!!!  Maaf Pak Tri Budi (Note : Pak Tri Budi itu trainer saya di microsoft. Sehat selalu Pak)

Sibuk merupakan salah satu alasan, masih ada alasan lainnya, salah satunya adalah kemampuan saya dalam mengerjakan tugas yang belum bisa. Perlu diketahui untuk mengerjakan tugas kedua ini, saya perlu menonton kembali berulang-ulang video rekamannya. Pada akhirnya saya bisa menyelesaikan tugas dengan hasil Good Job dari Pak Tri. Artinya saya mendapatkan nilai 100 dari tugas kedua ini. Terimakasih Pak Tri 😍

Pada tugas kedua, para peserta diharuskan membuat presentasi live pada aplikasi powerpoint. Namun perlu diketahui dalam tugas ini sebenarnya peserta harus mengerjakan tiga tugas dalam aplikasi yang berbeda. Pertama peserta harus memiliki file microsoft form, yang kedua peserta harus memiliki file microsoft poserpoint, dan ketiga peserta harus merekam presentasi live  dengan menggunakan microsoft stream. Kebayangkan bagaimana sibuknya saya mengerjakan tugas tersebut disela-sela kesibukan saya yang lain. Curhat dikit nih Pak Tri 😅

Oke ... bagaimana cara saya menyelesaikan tugas kedua ini. Hmmm.. rasanya setiap peserta akan sama cara mengerjakannya, namun tidak ada salahnya saya menuliskan di jarimisterindra untuk keperluan dokumentasi pribadi.

Langkah pertama

Mari kita buat form terlebih dahulu. Langkah-langkah yang perlu dilakukan sebagai berikut: 

  1. Mari kita masuk ke www.office.com dengan menggunakan akun yang sudah diberikan dari trainer.


  2. Pilih Forms


  3. Setelah itu buatlah minimal dua soal pilihan ganda di dalam forms yang sudah aktif. (caranya tahukan!!! untuk yang belum tahu cara membuat forms bisa lihat disini)
  4. Udah jadi forms-nya, kalau sudah jadi yukk kita setting forms yang sudah kita buat.
  5. Masuk menu setting yang ada dipojok kanan atas layar.


  6. Kemudian pilih sesuai dengan gambar di bawah ini.


  7. Ok. Selamat forms anda sudah jadi sekarang. 😉

Langkah kedua

Selamat yaaaa yang sudah punya forms, tapi perjuangan belum selesai. Langkah berikutnya adalah membuat file presentasi pada powerpoint. Saya yakin semua peserta sudah bisa membuat file presentasi dengan powerpoint, tentunya langkah kedua bukan menjadi penghalang dan tidak akan menemui kesulitan yang berarti.

Yang perlu diperhatikan pada lanagkah kedua ini adalah menyajikan presentasi yang kita buat secara live. Nahh... fasilitas present live ini hanya ada pada perangkat powerpoint online. Oleh karena itu, mari kita ikuti langkah-langkah cara memampilkan presentasi online.

  1. Tentunya langkah pertama para peserta harus masuk ke www.office.com
  2. Pilih powerpoint


  3. Pilih new blank dokument


  4. Pada lembar kerja powerpoint, sebaiknya kita membuka file powerpoint yang sudah pernah kita buat, tujuannya untuk menghemat waktu... hehehehe. Namun jika peserta ingin membuat presentasi online terlebih dahulu pada powerpoint online dipersilahkan.
  5. Umpamanya para peserta sudah memiliki materi presentasi. Maka peserta fokus kepada menu slide show pada menu bar.


  6. Pada menu slide show, hal pertama yang harus dilakukan adalah setting present live. Tujuannya untuk memilih peserta yang akan melihat presentasi kita. Apakah peserta khusus guru innovatif atau semua orang bisa melihat.





  7. Setelah itu, kita pindah ke menu sebelahnya, yaitu Always use subtitle. Ini yang menarik menurut saya dalam present live, peserta bisa menampilkan subtitle dari apa yang kita ucapkan. (sayangnya belum bisa mengartikan bahasa indonesia ke bahasa yang lain, semoga pada masa yang akan datang, microsoft bisa mengembangkannya lagi. Aamiin). Pada menu Always use subtitle ada tiga hal yang perlu disetting, yaitu :
    • Setting bahasa yang diucapkan


    • Setting subtitle yang akan ditampikan.


    • Posisi subtitle


  8. Menurut saya itu saja yang penting untuk di setting, walaupun Pak Tri juga menjelaskan menu Reherse with coach. Namun menurut saya hal ini jika tidak dipakai tidak masalah. (semoga pandangan saya benar)
Selamat kita sekarang sudah punya file powerpoin dan sudah disetting untuk melakukan present live. Sekarang saatnya kita melakukan tahap akhir, yaitu praktek present live. langkah-langkah present live yukkk dibaca lagi....
  1. Pada menu slide show, kita fokus pada menu present live.
  2. Setelah kita fokus pada menu present live langkah berikutnya yaitu klik menu tersebut.


  3. Kita akan dibawa ke halaman berwarna orange. Halaman tersebut merupakan tampilan awal pada present live.  


  4. Pada halaman tersebut para peserta bisa langsung melakukan presentasi atau membagikan terlebih dahulu link atau code QR pada orang-orang yang kita kenal.
  5. Jika sudah siap untuk presentasi, maka peserta tinggal menekan tombol show slide.

Sekarang saatnya kita cuap-cuap mempresentasikan file presentasi yang sudah kita siapkan sampai slide terakhir. Seharusnya jika tidak ada kendala, subtitle yang akan muncul akan berbahasa Indonesia. Uppsss... saya terlewat mengingatkan, presentasi yang kita lakukan harus menggunakan bahasa inggris agar subtitlenya bisa tampil.

Selamat belajar, selamat praktek, sehat selalu teman-teman dan tetap semangat yaaa.
Mohon maaf untuk Langkah Ketiga to be continue yaaa.... 😄

Salam Kenal
Salam Literasi
Salam Indrakeren
See You Tomorrow

Kamis, 24 Juni 2021

Terbukti!! Kesempatan itu tidak cuma satu

Dua ribu sembilan, dua ribu sepuluh, dua ribu tiga belas, dua ribu lima belas, dua ribu enam belas, dua ribu delapan belas, dan dua ribu sembilan belas. Kemenag Banten, Kemenag Jakarta Timur, Kemenag Pusat, Kemen LHK, Kemenag Pusat, Guru jalur umum, dan Guru jalur umum. Apa sebenarnya isi dari paragraf pertama ini? Baca hingga akhir untuk mendapatkan jawabannya 😉

Perjalanan dimulai

Perjalanan indrakeren berada pada posisi yang sekarang harus melewati banyak kesempatan. Tidak kurang tujuh kali kesempatan harus dicoba. Kegagalan demi kegagalan harus dirasakan dan dijadikan sebuah pelajaran. Pelajaran yang dipraktekkan beriringan dengan kenyataan yang terjadi. 

Pertama tahun 2009, Kemenag Banten. Bermodalkan ijasah yang masih hangat, yaaa ijasah yang baru saja keluar dari kampus yang diselesaikan selama 7 tahun. Langsung dicoba peruntungannya mengikuti tes CPNS pertama. Hasilnya! bisa ditebak donk, dengan minimnya ilmu serta masih hijaunya pengalaman menghasilkan pengalaman berupa kegagalan.

Kegagalan test pertama tidak menghambat indrakeren untuk diterima bekerja. Memang bukan menjadi PNS, namun cukuplah untuk seorang bujangan dan fresh graduate mendapatkan pekerjaan untuk sebuah pengalaman. 

Tahun 2010, Kemenag Jakarta Timur. Kesempatan kedua datang lagi. Mencoba kembali adalah sebuah pilihan tepat. Bermodalkan pengalaman pertama dan waktu belajar yang cukup, memberikan keyakinan berlebih. Test yang dilakukan pagi hari saat ini, masih belum bisa menghasilkan kata lulus diakhir test. Yup.... Gagal lagi indrakeren!

Bekerja merupakan aktifitas harian indrakeren setelah dua kegagalan dalam test CPNS. Pengalaman dunia kerja serta kenyamanan yang didapat, hampir membuat terlena terhadap target PNS. Gaji yang besar, fasilitas yang lumayan serta jam kerja yang fleksibel membuat bujangan satu ini benar-benar menikmati capaian yang diraihnya.

Tahun 2013, Kemenag Pusat. Bermodalkan semangat yang tidak sama dengan dua test sebelumnya. Langkah kaki indrakeren dalam test CPNS kali ini begitu santai. Buku panduan tidak disentuh, nasihat hanya dijawab "hmmmm", dasar gak sopan!

Pasti sudah terbayang kan, hasil test ketiga! Hahahhaha.... kegagalan paling disesali yang didapat. Padahal pada tahun itu sudah ada orang dalam yang ingin menolong, namun memang dasarnya bukan rezeki, yaaa bukan rezekinya! titik!

Mangkok cantik sudah didapatkan indrakeren, karena sudah mengikuti test CPNS tiga kali dan gagal semua. Istilah itu menjadi candaan anak tongkrongan didekat rumahnya. Sama seperti test CPNS yang sudah terlewati. Semangat untuk ikut kembali masih ada, namun keyakinan untuk diterima itu yang sudah mulai memudar. Jadi, lebih baik dapat mangkok saja, cukup!

Pada kenyataanya keyakinan yang sudah memudar, kembali terang benderang berkat semangat yang masih membara. Dorongan orangtua juga menjadi pertimbangan keyakinan yang memudar kembali bersinar.

Tahun 2015, Kemen LHK. Mencoba peruntungan dengan merubah pilihan CPNS, semoga memberikan keberuntungan. Ditemani calon istri meluncur menuju tempat test CPNS. Tepat jam 9.00 sudah sampai dengan selamat di lokasi ujian, kalau tidak salah lokasinya berada disekitar jalan Raya Bogor. Naas!!!! Semangat dan keyakinan sudah kembali bergelora, tiba-tiba saja hilang seketika. Alasannya cukup menyesakkan dada, indrakeren sampai tepat waktu di lokasi ujian, namun salah jadwal!! Seharusnya test dilakukan kemarin!! DAMN!!

Malu yaa! sudah ditemani calon istri, ehhhh.. tenyata hasilnya zonk! bukan karena gagal test, namun lebih karena tidak teliti melihat jadwal test dengan banar. Empat kali gagal, ya Allah! itu sesuatu banget! Sudah cukup rasanya, kembali fokus saja dengan pekerjaan yang sekarang sedang dijalani. Menjadi Guru juga bukan sesuatu yang memalukan! Menjadi pahlawan tanpa tanda jasa, sepertinya cukup keren.

Kesempatan seakan-akan tidak mau menjauh dari indrakeren. Kegagalan demi kegagalan yang didapat, ternyata tidak membuat kesempatan itu pergi. Kesempatan dengan nama test CPNS itu datang lagi. Kali ini dengan tambahan doa dari Bapak dan Ibu mertua serta istri pastinya dan seharusnya bisa membuat jalan CPNS terbuka lebar.

Tahun 2016, Kemanag Pusat lagi! Tidak ada bosannya memilih kemenag menjadi tujuan. Formasi pranata komputer masih menjadi pilihan sesuai gelar S1 yang disematkan. Semangat dan keyakinan sudah sangat berpengalaman. Empat kali test seharusnya menjadikan indrakeren peserta dengan pengalaman paling banyak. Namun pada kenyataannya, kegagalan masih senang untuk menemani untuk kelima kalinya bos!!!

Brosur PGSD dari Bapak

Apa iya harus kuliah lagi! Tawaran yang datang untuk kuliah lagi cukup mengejutkan. Diusia yang tidak muda lagi, rasanya malas sekali untuk belajar dibangku kuliah lagi. Terkadang apa yang dipikirkan orangtua tidak bisa terbaca oleh anaknya. Nasihat orangtua akhirnya dituruti, kuliah lagi menjadi pilihan. Tujuan kuliah adalah agar profesi yang digeluti sekarang sebagai guru bisa linier sesuai dengan ijasah. 

Tahun 2018, Guru jalur umum. Setelah lulus kuliah dan bermodalkan ijasah baru dan gelar SP.d.SD dibelakang nama membuat semangat dan keyakinan baru. Bersama rekan guru menyiapkan berkan yang diperlukan. Membuat Toefel, print berkas, legalisir ijasah, serta upload bareng dilakukan dengan harapan lulus untuk pertama kalinya. Lagi-lagi kata namun dan tapi selalu menjadi penghalang yang memupuskan harapan demi harapan. Yaa... indrakeren gagal lagi, enam kali gagal! Luar Biasa kan!

Kegagalan kali ini juga cukup konyol. Bahkan bisa dicatat sebagai kegagalan terkonyol selama indrakeren mengikuti test CPNS. Bagaimana tidak konyol, empat orang guru salah mengirimkan alamat pos. Seharusnya berkas dikirimkan ke kantor balai kota DKI Jakarta, namun empat guru tersebut mengirimkan berkas lamaran ke, ssttttt.... jangan ditertawakan yaaa. Empat guru hebat tersebut mengirimkan berkas lamaran ke alamat sekolah yang dipilih, serta dikirimkan kepada kepala sekolahnya langsung! Benar-benar Konyol!!! 😋

Heeiiii kesempatan, mengapa kamu datang berkali-kali. Setiap kesempatan datang selalu diikuti dengan kegagalan! ada apa sebenarnya ini? Apakah kesempatan datang hanya untuk mempermainkan, atau memang sedang menguji kesabaran seseorang yang mendapatkan kesempatan. Entahlah!!!

Akhirnya datang juga!

Tahun 2019, Guru jalur umum. Kesempatan ketujuh siap ditempuh. Kesempatan terakhir diusia 35 tahun, menjadi ujung dalam sebuah perjalanan panjang. Sebelas tahun yang lalu indrakeren memulai perjalanan, test CPNS pertama hingga keenam menemui kegagalan. Namun disetiap kegagalan pasti ada sebuah pelajaran. Pelajaran yang tidak akan pernah bisa dirasakan oleh orang lain, hanya bisa diceritakan dengan segala komentar yang dihadiahkan. Nikmati saja prosesnya, itu kata-kata alm. H. Abdullah Ubaid kepada indrakeren!

Kantor walikota Jakarta Selatan, pukul 08.00, kalau tidak salah saat itu hari jumat di bulan desember 2019. Semoga keberkahan menyertai perjalanan test CPNS untuk ketujuh kalinya. Pukul 09.00 registrasi peserta, banyak screening dokumen yang harus dilalui. Alhamdulillah semua dokumen lengkap dan valid, done

Pukul 10.00, ruangan ujian. Layar komputer 14" kembali menjadi batas antara lulus dan tidak. Seratus soal menanti untuk dikerjakan. TWK, TIU dan TKP siap dilahap dengan harapan bisa mendapatkan nilai batas bawah minimal. 

Dua kali 60 menit hampir terlewati. Batas lulus dan lolos hanya berupa tombol selesai. Klik tombol selesai akan terlihat hasil yang sangat menentukan. Akhir yang sebenarnya atau akhir yang membawa kepengalaman baru. "click" Rasa haru beserta bangga terasa didada, "Selamat Anda berhasil Lulus TWK" Alhamdulillah. Untuk pertama kalinya selama ikut test CPNS, layar dengan kata-kata "Selamat Anda berhasil Lulus TWK" berhasil indrakeren lihat dan baca secara sadar. Alhadulillah jumat berkah! 

Lulus TWK, beneran!

Empat bulan setelah test TWK dilaksanakan, hasil final TWK baru terpublikasikan. Sempat terpikir indrakeren sudah langsung lulus, ternyata apa yang tertulis di layar pada bulan desember lalu merupakan nilai yang harus diseleksi lagi dengan peserta lain. Waduh!!!😓

Sempat berdebar jantung dengan kecepatan maksimal, takut sekali jika hasil pengumuman TWK kolektif mengakibatkan indrakeren tidak berhasil untuk yang ketujuh kalinya. Dua puluh empat maret 2021, yaaa... persis pada tanggal tersebut, hasil kolektif test TWK dipublikasikan. File berformat pdf dengan lampiran yang mencaapai ribuan lembar dikirim lewat website resmi BKN. 

Ctlr+F menjadi andalan ketika mencari dalam file pfd yang memiliki banyak halaman. Memerlukan beberapa waktu dalam melakukan pencarian dalam lembaran yang berjumlah ribuan. Penantian akhirnya bisa diakhiri dengan senyuman, hasil yang tertera pada layar di bulan desember akhirnya menjadi kenyataan. Indrakeren benar-benar lulus TWK. Alhamdulillah!

Hadiah untuk bapak!

Kabar menggembirakan memang cepat tersebar. Alhamdulillah kabar kelulusan indrakeren bertebaran di grup WA keluarga. Ucapan selamat bertebaran. Tidak lupa keluarga juga turut bergembira. Istri, Bapak, Ibu, Adik, Mertua, Ipar, larut dalam kebahagiaan yang sama.

Khususnya bapak, yaa... bapak saat pengumuman kelulusan TWK didapat, kondisi bapak sedang tidak sadarkan diri. Cerita bahagia tersebut hanya bisa dibisikkan ibu yang saat itu sedang menemani bapak di ruang IGD. Tepat sebelum beberapa jam pengumuman pada tanggal 24 maret 2021, bapak tidak sadarkan diri.

Kondisi bapak yang tidak sadarkan diri saat itu, mendapatkan kabar dari ibu bahwa indrakeren dinyatakan lulus TWK, akhirnya memberikan respon. Ucapnya hanya singkat, ibu menceritakan, bapak hanya mengucapakan "alhamdulillah, ada yang meneruskan saya ya Bu". Kemudian bapak tidak sadarkan kembali, hingga keesokan harinya Allah swt meminta bapak untuk kembali kepada-Nya.
innalilahi wa innalillahi rojiun, Al Fatihah

Satu langkah lagi

Setelah pengumuman didapatkan, seharusnya sebulan kemudian test SKD dilaksanakan, namun pandemi menggerogoti seluruh negeri. Semua aktifitas dibatasi, begitu juga test CPNS yang seharusnya dilakukan sesuai jadwal, ternyata diundur sampai waktu yang belum bisa dipastikan. Hufff... Padahal sedikit lagi, satu test lagi dan profesi PNS akan diraih. Pandemi harus membuat kita lebih bersabar dan perbanyak istighfar. 

November! Ya November. Sembilan bulan setelah ditinggal bapak selama-lamanya, akhirnya pengumuman untuk test SKB tersampaikan. Tersampaikan melalui website BKN yang hampir setiap hari dipantau. Satu langkah lagi, bismillah!

Kantor BKN V, merupaka tempat test SKB. Protokol kesehatan lengkap harus diterapkan. Masker, Face Shield, Hand Sanitizer harus dipakai saat sampai lokasi test. Test yang kembali dilakukan pada hari jumat benar-benar membawa keberkahan. Test yang dilakukan pukul 13.30 adalah test terakhir dalam ragkaian test CPNS. Terus terang indrakeren sangat tegang, terbukti dengan nilai yang didapat tidak cukup besar. Semoga nilai yang sederhana itu bisa bersaing dengan peserta lain yang mendaftar dengan isntansi yang sama.

Yes! Alhamdulillah

Januari 2021! Pengumuman hasil SKB beredar luas di grup WA, informasi tersebut disebarkan oleh BKN lewat website resminya. Kembali ditemani istri serta orang tercinta secara daring menunggu hasil yang dinanti-nantikan. Nama Muhammad Indra Wahyuddin, Alhamdulillah menjadi salah satu CPNS yang diterima dilingkungan Pemprov DKI Jakarta. Alhamdulillah... Alhamdulillah, penantian panjang indrakeren untuk berada diposisi sekarang sangat nikmat prosesnya. 

Kata syukur yang tidak terhingga, serta ucapan terimakasih atas doa dan dukungan istri, keluarga serta rekan kerja mengiringi kesuksesan panjang ini. Kesempatan yang silih berganti, kegagalan yang datang lagi dan lagi menjadikan pengalaman serta menempa mental dalam proses yang dihadapi. 

SK 80% diterima pada bulan maret. Sampai saat ini, indrakeren sudah bekerja kurang lebih 4 bulan menjadi CPNS. Semoga apa yang diraih bisa menjadi ladang amal serta dapat dilaksanakan sebagai amanah yang harus dipertanggung jawabkan nanti ketika dipanggil oleh-Nya.

Kesimpulan

Kesempatan itu tidak cuma satu, bahkan terkadang datangnya berkali-kali, hanya saja kita tidak menyadarinya. Mungkin kita sadar, namun kita lebih sering menyalahkan keadaan atas kegagalan kita memanfaatkan kesempatan yang datang.

Sebagai contoh, nanti saat kita tertidur setelah membaca tulisan sederhana ini, kemudian keesokan harinya kita terbangun, maka itu merupakan kesempatan baru yang kita dapatkan setiap hari. Lalu, kita gunakan untuk apa kesempatan yang kita dapatkan tersebut. Jawabnya, terserah Anda memanfaatkan kesempatan untuk apa!

Salam Kenal
Salam Literasi
Salam Indrakeren
See You Tomorrow


Mengajar dengan ASUS VivoBook 15 A516 di Tahun Ajaran Baru 2021/2020

Komputer masa kini memiliki tampilan berbeda karena mereka memang berbeda. Dengan solid-state drive (SSD) dan teknologi terkini, mendapatkan kecepatan, keamanan, ketahanan, dan desain yang cantik. Ada yang melakukan jajak pendapat, dan hasilnya, orang-orang lebih senang saat bepergian dengan PC modern.

Tahun Ajaran Baru 2021/2022

Tahun ajaran baru tinggal menghitung hari, sama seperti lagu yang dinyanyikan diva Indonesia Krisdayanti. Namun sebelum memasuki tahun ajaran yang baru, Bapak/Ibu guru saat ini sedang sibuk melaporkan hasil penilaian akhir semester. Saat melaporkan hasil penilaian akhir semester, Bapak/Ibu Guru sangat dekat dengan teknologi.

Merekap nilai dan membuat deskripsi semua dilakukan dengan dukungan teknologi. Gawai, PC atau Laptop menjadi barang elektronik yang sering disentuh oleh Bapak/Ibu Guru. Khusus untuk laptop, Bapak/Ibu Guru memakai laptop seadanya, asalkan bisa nyala dan tidak nghenk dipakai terus, walaupun laptop tersebut ngos-ngosan ketika mengikuti perkembangan teknologi saat ini.

Oleh karena itu, untuk mengakhiri tahun ajaran 2020/2021 dan mempersiapkan diri untuk menyambut tahun ajaran 2021/2022, harus ada perubahan signifikan yang harus dilakukan oleh Bapak/Ibu. Baik keterampilan teknologi maupun alat pendukung yang berteknologi canggih.

Hmmmm... jadi laptop apa yang akan menjadi teman guru dalam mengajar di tahun ajaran 2021/2022  ?

ASUS VivoBook 15 A516

Pada tahun ajaran baru 2021/2022 sebagian besar sekolah masih melakukan pembelajaran dengan cara daring. Hanya sebagian kecil sekolah yang diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka, itupun harus mewajibkan warga sekolah yang hadir untuk mengenakan protokol kesehatan lengkap. 

Berdasarkan hal tersebut, para Bapak/Ibu Guru perlu didukung dengan kecakapan teknologi baik keterampilan maupun perangkatnya. Keterampilan teknologi Bapak/Ibu Guru bisa mulai meningkatkan kompetensinya dalam kegiatan webinar. Selama pandemi banyak sekali webinar yang menawarkan pelatihan bagi guru. Para guru tinggal memilih sesuai kebutuhan, bahkan webinar yang ditawarkan ada yang berbayar dan ada pula yang gratis.

Setelah keterampilan teknologi meningkat, para guru perlu didukung dengan perangkat keras yang handal. ASUS VivoBook 15 A516 merupakan pilihan tepat bagi para guru untuk menghadapi tahun ajaran 2021/20222. 

Kenapa harus ASUS VivoBook 15 A516 ? 

Spesifikasi ASUS VivoBook 15 A516

Pembelajaran secara daring harus didukung dengan perangkat yang tangguh. Pilihat yang paling tepat untuk para guru ditahun ajaran mendatag adalah ASUS VivoBook 15 A516, karena laptop ini merupakan level entri yang memberikan kinerja bertenaga dan visual yang imersif. Layar Nano Edge-nya menawarkan sudut pandang 178° yang luas dan lapisan anti-glare untuk pengalaman yang benar-benar menarik. 

Selain layar yang sudah menggunakan teknologi Nano Edge, ASUS VivoBook 15 A516 juga didukung oleh prosesor Intel® Core™ i5 generasi ke-10 dengan RAM 8GB, dan grafis diskrit NVIDIA® MX330. Prosesor tersebut siap mendukung aktifitas para guru dalam menyampaikan pembelajaran secara online.

Foto, Video, rekaman suara dan berbagai macam data akan menumpuk dalam pembelajaran daring. Namun para guru tidak perlu khawatir, karena ASUS VivoBook 15 A516 memiliki desain penyimpanan ganda dengan pilihan SSD PCI ® hingga 256GB dan HDD hingga 1TB memberikan kombinasi sempurna antara kapasitas penyimpanan besar dan kecepatan baca/tulis data yang cepat. Instal aplikasi di SSD untuk respons dan waktu load yang lebih cepat, dan gunakan HDD untuk menyimpan file besar seperti film, koleksi musik, dan album foto. Jadi Bapak/Ibu Guru tidak perlu khawatir akan banyaknya data yang akan terkirim pada masa pembelajaran daring.

Laptop ASUS VivoBook 15 A516 dirancang dengan bobot keseluruhan hanya 1,8 kg2, ASUS VivoBook 15 A516 yang sangat portabel ini adalah laptop ringan yang mengikuti gaya hidup yang serba cepat. Terlihat bagus juga, dengan lapisan Transparent Silver atau Slate Grey. Para Bapak Ibu Guru jadi tidak perlu khawatir jika sewaktu-waktu pembelajaran akan dilaksanakan tatap muka. Laptop ASUS VivoBook 15 A516 bisa dengan mudah dibawa-bawa, karena bobot yang ringan.

Teknologi sentuh yang mempermudah kinerja Bapak Ibu Guru juga melekat pada ASUS VivoBook 15 A516. Bapak Ibu Guru bisa dengan mudah mengakses ASUS VivoBook 15 A516, hanya dengan sensor sidik jari yang berada di touchpad dan Windows Hello, Bapak Ibu Guru tidak perlu mengetikkan kata sandi setiap saat, yang dibutuhkan hanyalah satu sentuhan! Bapak Ibu Guru akan langsung bisa masuk ke dalam sistem ASUS VivoBook 15 A516.

Mati lampu atau suasana cahaya yang redup tidak akan menjadi persoalan bagi Bapak Ibu Guru. Laptop ASUS VivoBook 15 A516 memiliki Keyboard3 full-size dengan backlit, sempurna untuk bekerja di lingkungan yang minim cahaya. Didesain secara ergonomis, konstruksi satu bagian yang kokoh dan key travel 1,4 mm memberikan pengalaman mengetik yang nyaman.

Untuk Bapak Ibu Guru yang sering menggunakna koneksi eksternal pada laptop, maka tidak perlu khawatir. ASUS VivoBook 15 A516 sudah dilengkapi dengan port USB-C® 3.2, yang didesain dapat diputar balik yang membuat menghubungkan perangkat semudah mungkin. Ini juga memberikan kecepatan transfer data hingga 10x lebih cepat4 dari koneksi USB 2.0 yang lebih lama! Ini juga mencakup port USB 3.2 Tipe-A dan USB 2.0, output HDMI, dan microSD reader - sehingga Bapak Ibu Guru dapat dengan mudah menghubungkan semua periferal, layar, dan proyektor Anda saat ini dengan mudah.

ASUS VivoBook 15 A516 memiliki fitur peredam guncangan E-A-R® HDD untuk melindungi data dari setiap benturan, sementara sasis yang diperkuat meningkatkan pengetikan dan memungkinkan Bapak Ibu Guru untuk membuka dan menutup penutup dalam satu gerakan halus.

Software ASUS VivoBook 15 A516

Kurang lengkap rasanya jika laptop dengan hardware yang canggih tanpa software yang mumpuni. ASUS VivoBook 15 A516 sangat memahami perkembangan teknologi yang sedang hipe. Oleh karena itu, ASUS VivoBook 15 A516 sudah termasuk Office Home & Student 2019. 

Aplikasi Office versi lengkap (Word, Excel dan PowerPoint) memberikan semua fungsi yang dibutuhkan dan diharapkan oleh penggunanya. Penggunaan aplikasi Office seumur hidup dapat memastikan Bapak/Ibu Guru untuk selalu memiliki akses ke fitur yang dikenal dan sukai. Dilengkapi dengan 100% aplikasi Office asli, software juga akan terus mendapatkan pembaruan keamanan yang rutin untuk melindungi perangkat, program dan data Bapak/Ibu Guru.

Bapak/Ibu Guru juga bisa mengunduh aplikasi pada MyASUS. MyASUS adalah cara mudah untuk mengakses serangkaian aplikasi ASUS yang membantu Anda memaksimalkan laptop atau PC desktop Anda. Multitask menggunakan iOS atau ponsel Android dengan PC, optimalkan kinerja PC Bapak/Ibu Guru atau hubungi layanan dan dukungan purna jual. Ada juga banyak sekali unduhan aplikasi populer dan penawaran eksklusif hanya untuk Bapak/Ibu Guru!

Ayoo... Bapak/Ibu Guru siapkan diri dan kita sambut tahun ajaran baru 2021/2022 dengan ASUS VivoBook 15 A516, Easy portability. Effortless productivity! 

*Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS – 15 Inch Modern PC. Bigger Dream, Wider Screen Writing Competition bersama dewirieka.com.

#BiggerDreamWiderScreen @asusid @dedew_writer @emmet24son @carolinesida

Salam Kenal
Salam Literasi
Salam Indrakeren
See You

Selasa, 22 Juni 2021

Menulis Puisi (Part 2 : Cara Menulis Puisi yang Baik dan Benar untuk Pemula)

Yeeeyyy.... Seperti yang sudah saya janjikan pada tulisan saya sebelumnya. Materi dari Ibu Sri Kartini akan saya bagi menjadi dua bagian. Sebelumya pada tulisan saya yang berjudul Menulis Puisi (Part 1 : Diksi), sudah saya jabarkan secara panjang dan lebar tentang apa itu diksi beserta bumbu-bumbunya. 

Naaaahhhhh... Sekarang saya ingin meresumekan materi lanjutan yang diberikan Ibu Sri Kartini tentang 3 Langkah menciptakan karya puisi hebat. Check it Out!

Menurut Ibu asal Palembang ini, untuk menulis sebuah puisi yang baik dan benar untuk pemula, penulis pemula harus memiliki tiga hal yaitu :

  1. Kreatif
  2. Tingkatkan kualitas puisi
  3. Jadikan puisi lebih hidup

So, apa itu kreatif, bagaimana meningkatkan kualitas puisi serta bagaimana cara menghidupkan puisi agar menjadi jauh lebih hidup. selengkapnya bisa dinikmati hidangan lterasi ini, hingga titik terakhir. Monggo

1) Kreatif

Kenapa menulis puisi harus kreatif?

Begini, sikap kreatif akan membawa siapapun menjadi lebih maju dibanding yang lainnya. Termasuk jika Anda lakukan di berbagai hal dalam kehidupan.

Nah begitupun ketika membuat sebuah puisi, sikap kreatif akan membawa Anda pada kemudahan.

Beliau memberikan contoh sikap kreatif dalam menulis puisi.

A. Gali ide mulai dari Anda sendiri

Menulis puisi sering kali tercipta dari sebaris atau dua baris bait tulisan acak dan kadang tidak begitu jelas.

Namun selanjutnya, Anda harus bisa mencoba menambahkan dengan menulis kata atau kalimat yang berhubungan dengan kalimat acak tadi.

Kira-kira seperti ini :

Ketika sinar mentari sepi dan kian memudar,

Saat isyaratmu, dedaunan..

Siang seperti hendak tenggelam,

Wahai lembayung senja, apakah malam segera menjemput?

Ada beberapa hal yang harus diketahui untuk mendapatkan ide dari kalimat acak tadi, inilah pemicunya:

  1. Cari dan perhatikan beberapa karya puisi, dari berbagai sumber yang berbeda.
    Lalu, ambil beberapa kalimat dari puisi-puisi tadi serta coba fokus untuk mencocokkan beberapa kalimat yang bisa berhubungan erat dengan kalimat acak yang Anda buat tadi.
  2. Tuliskan apapun kata atau kalimat dan frase yang muncul di kepala saat Anda memikirkan ide tersebut.
    Biarlah mengalir apa adanya, tulislah kalimat apapun yang muncul spontan dari dalam hati Anda.
  3. Jika Anda menyadari, dari kalimat acak yang Anda buat pertama tadi kira-kira tema apa yang ada di dalamnya.
  4. Misalnya, kalimat tadi berhubungan dengan keindahan alam atau seperti bait yang saya tulis mengenai lembayung senja.

Maka yang harus Anda lakukan adalah mengunjungi beberapa tempat yang indah di sekitar tempat Anda.

Pemandangan yang alami mungkin dapat menginspirasi Anda untuk menulis beberapa baris, meskipun mungkin belum sempurna.

B. Membaca dan mendengarkan

Mencari ide-ide puisi memang sulit. Namun jika Anda mau melakukan beberapa hal di bawah ini, bisa jadi lebih memudahkan Anda.

  1. Dengan membaca tentu saja dapat memberikan banyak ide, termasuk untuk Anda.
    Carilah lirik lagu favorit Anda dan baca lirik tersebut layaknya puisi. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan banyak ide untuk menciptakan puisi karya sendiri.
  2. Banyak puisi-puisi yang bisa langsung Anda dengarkan saat ini. Anda bisa mencarinya di internet, atau membeli CD Mp3 khusus puisi di toko-toko buku.
  3. Perhatikan dan coba dengarkan dengan serius dan fokus kata-kata dalam puisi tersebut.

C. Tema yang cocok menurut Anda

Memilih tema puisi yang sesuai dengan hasrat Anda, tentu saja akan lebih memudahkan dalam menulis puisi.

Ketika menulis dengan keinginan dan hasrat Anda, coba pikirkan kenapa Anda memilihnya dan kira-kira siapa saja orang yang akan mendengarkan bahkan menonton puisi dengan tema pilihan Anda.

D. Sesuaikan gaya puisi dengan subjek Anda

Sebelumnya, saya akan menjelaskan secara singkat tentang jenis puisi, supaya Anda lebih memahami, sehingga lebih mudah cara menulis puisi ke depannya.

Puisi terbagi menjadi dua (2) jenis, yaitu :

  • Puisi Lama yaitu puisi yang masih terikat dengan aturan-aturan, seperti : jumlah kata, jumlah baris dan rima.
  • Puisi Baru yaitu bentuknya lebih bebas misalnya dalam jumlah baris, suku kata, maupun irama.

Dalam menyesuaikan gaya puisi yang ingin Anda ciptakan saat ini, sebagai penulis/penyair puisi pemula, abaikan dulu semua aturan dan gaya serta jenis-jenis puisi yang Anda sudah pelajari di atas.

  1. Pada tahap awal ini saya ingin supaya Anda bisa menulis bebas gaya sesuai yang diinginkan dan Anda pikirkan.
  2. Meskipun pilihannya mungkin tidak sejelas yang Anda pelajari tadi, bentuk puisi terbaik umumnya akan terwujud sendiri saat proses penulisan.
  3. Menulis saja sesuai gaya dan hasrat secara mengalir dari pikiran Anda.


2) Tingkatkan kualitas puisi

Cara menulis puisi telah sampai pada tahap ini, saya beranggapan bahwa Anda telah menulis beberapa bait puisi, namun perjalanan tentu saja tidak sampai disitu.

Anda harus melakukan perbaikan kualitas dari puisi yang sudah Anda tulis tadi. Ini penting, Anda tidak akan bisa menciptakan karya puisi hebat jika mengabaikan langkah ini.

A. Pilih kata-kata yang tepat

  1. Lakukan pemisahan kata-kata yang dianggap kurang penting.
    Lalu ambil kata yang mengandung makna puisi lebih mendalam. Pilihlah kata tersebut dengan teliti.
    Perbedaan antara kata yang berbunyi sama atau sinonim dapat mengarah pada permainan kata yang lebih menarik.

  2. Jika sudah memisahkan dan mengambil kata yang mempunyai makna puisi yang lebih mendalam, saatnya Anda kembali menggabungkan beberapa kata hasil seleksi tersebut.
    Gabungkan hingga menjadi kalimat yang sempurna.

  3. Pisahkan lagi kata yang tidak terpakai, lalu tambahkan lagi kata-kata yang lain jika ada kalimat yang menurut Anda kurang enak dibaca.
    Anda tentunya ingin terus memperbaiki puisi Anda hingga memiliki struktur kata yang kuat dan bermakna.

B. Gambar dan deskripsi sebagai tambahan kekuatan

Bukan hanya dalam menulis artikel berkualitas pada blog saja, penggunaan gambar dan deskripsi merupakan hal yang tidak dapat diabaikan juga dalam menulis puisi.

Hal ini sangat berguna sebagai tambahan kekuatan pada makna puisi tersebut hingga pembaca akan tenggelam saat membaca teks puisi tersebut.

Beberapa hal di bawah ini bisa menjadi pertimbangan saat menulis deskripsi.

  1. Puisi yang berkualitas tidak hanya memberikan imajinasinya terhadap pembaca, namun dapat menyajikan lebih dari itu.

  2. Menggambarkan dengan lebih jelas merupakan hal yang sangat penting dilakukan. Tunjukan pada pembaca dan pendengar apa yang Anda ingin sampaikan lewat puisi tersebut.
    Ini adalah kata-kata yang menggambarkan hal yang Anda dengar, lihat, rasakan, sentuh, dan cium, sehingga pembaca dapat merasakan sesuai pengalaman mereka sendiri.

    Perhatikan puisi di bawah ini!
    Ketika sinar mentari sepi dan kian memudar,
    Saat isyaratmu, dedaunan.
    Siang seperti hendak tenggelam,
    Wahai lembayung senja, apakah malam segera menjemput?
    Kata “sepi dan kian memudar” memberikan kekuatan rasa sehingga menimbulkan reaksi bagi pembaca dan imajinasi tentang pengalaman yang pernah terjadi dalam hidup mereka.
    Mereka akan benar-benar merasakan saat matahari mulai tenggelam dengan pesonanya yang begitu indah.

  3. Hal abstrak sering kali menjadi senjata dalam menulis puisi.
    Perasaan cinta, dendam, kebencian, kebahagiaan dan keindahan merupakan hal abstrak yang selalu dimasukkan dalam puisi. Ternyata hanya dengan hal abstrak seperti itu saja tidaklah cukup dalam menciptakan karya puisi yang hebat. Hasilnya tidak akan menarik. Biasa saja.

  4. Menambahkan keindahan abstrak dengan gambaran nyata pada puisi akan menjadi solusi mengenai hal ini sehingga akan memicu emosi pembaca.
    Perhatikan lagi puisi di bawah ini :
    Ketika sinar mentari sepi dan kian memudar,
    Saat isyaratmu, dedaunan ..
    Siang seperti hendak tenggelam,
    Wahai lembayung senja, apakah malam segera menjemput?
    Kata “dedaunan” akan memberi gambaran lebih nyata kepada pembaca.
    Anda juga dapat menambahkan kata yang lain seperti, bunga mawar, ikan hiu atau misalnya api yang berderak.

C. Berikan pesan dan kesan di akhir puisi

Tentu saja sebagai penutup dari sebuah puisi harus di akhiri dengan kalimat yang memberikan kesan dan pesan untuk pembacanya.

Kesan yang mendalam akan selalu diingat dan sesuatu yang dapat memicu reaksi emosional. Beri pembaca Anda bahan pemikiran, sesuatu untuk direnungkan setelah membaca puisi Anda.


3) Jadikan puisi lebih hidup

Ini bagian terakhir dari langkah Anda cara menulis puisi. Ibu Kartini percaya, bawa kita telah melalui semua langkah ini dengan benar. Dan tentu saja, kita telah mempunyai satu puisi yang hampir berhasil di ciptakan.

Bagaimana, apakah kita merasa bangga dengan karyamu?

Jika belum, maka langkah terakhir ini akan menyempurnakan hasil puisi kita.

Cara menulis puisi pada tahap terakhir adalah bagaimana menjadikan puisi menjadi hidup. Adapun langkah-langkahnya yang harus dilakukan adalah :

A. Baca dan dengarkan puisi yang kita tulis

Dengan membaca dan sekaligus mendengarkan puisi hasil karya sendiri sejatinya Anda akan dapat merasakan, menilai apa saja hasil yang sudah Anda buat ini, layak atau mungkin masih ada kekurangannya.

Bacalah dengan lantang, layaknya seseorang sedang membaca puisi di atas panggung.

Lalu, pertimbangkan letak kekurangannya dan coba tandai dimana saja ada kata atau kalimat yang tidak enak didengar dan kurang memberi makna.

Karena puisi kita masih bebas, maka kita belum perlu memikirkan tentang rima, ritme atau hal lainnya (Untuk membahasnya, pada artikel selanjutnya saya akan coba uraikan).

Tugas kita saat ini adalah menulis puisi bebas namun mempunyai makna mendalam sehingga layak dibagikan untuk banyak orang.

B. Perbaiki puisi kita

Setelah membaca, mendengar serta menilai hasil puisi yang kita tulis, maka kini saatnya menulis ulang kata atau kalimat mana saja yang perlu mendapatkan perbaikan.

Hilangkan kata-kata yang tidak perlu dan gantilah dengan kata yang menurut kita lebih sesuai. Sebagian orang menulis puisi sekali jadi, namun sebagian yang lain melakukannya berulang-ulang sambil terus melakukan perbaikan.

Jangan takut untuk menulis ulang jika sebagian puisi tidak sesuai. Beberapa puisi memiliki baris yang tidak menyampaikan suatu elemen dengan baik, dan baris ini dapat diganti. Periksa secara cermat dan detail, lalu sesuaikan.

C. Bagika puisi yang kita buat

Sulit untuk mengkritik karya kita sendiri. Cobalah minta beberapa teman atau keluarga untuk membaca puisi kita . Kita mungkin tidak menyukai beberapa saran mereka, dan tidak perlu menuruti semua saran tersebut. Tetapi kita mungkin akan menemukan pencerahan yang dapat membuat puisi kita menjadi lebih baik.

Ibu Kartini lebih menyarankan agar kita membagikan ke group khusus tentang puisi. Sepertinya mereka lebih kompeten dalam memberikan saran atau kritik untuk kita. Semakin banyak yang memberikan masukan, maka kesempatan untuk kita menjadi lebih cerdas dalam menulis puisi akan semakin terbuka di kemudian hari. Inilah awal sebuah langkah hebat kita dalam menulis sebuah karya puisi.

Lakukan 3 langkah di bawah ini sebagai langkah terakhir menulis puisi:

  1. Umpan balik itu baik.
    Sebarkan puisi dan mintalah teman-teman untuk mengkritik karya puisi yang kita buat. Katakan pada mereka untuk jujur, meskipun menyakitkan.
  2. Jangan pernah minta maaf atas karya saat dikritik, dan fokuslah untuk mendengarkan opini para pembaca.
    Saring respons mereka, perhatikan dan abaikan, kemudian perbaiki puisi tersebut jika menurut kita memang perlu.
  3. Tawarkan kritik pada karya orang lain sebagai imbalan.
    Menawarkan umpan balik pada seseorang atas karya mereka dapat membantu kita mengembangkan ketajaman mata, hati dan rasa yang dapat diterapkan terhadap karya sendiri di masa mendatang.

O iya, ada tambahan tips untuk kita dari Ibu Kartini.

Tips Membuat Puisi :

  1. Bersikaplah dewasa setiap Anda mendapat kritikan. Berusahalah menerima dan menjadikan kritik sebagai jembatan menuju sesuatu yang lebih baik lagi. Sebagai solusi terbaik yang dapat Anda lakukan adalah bertanya pada seseorang yang mendukung Anda (dan juga menghargai seni kata dalam tulisan) untuk mengkritik Anda dengan halus.
  2. Dalam menulis puisi hendaknya Anda dalam kondisi tenang pikiran dan hati. Kegundahan sering kali justru tidak akan bisa memberikan hasil yang baik.
  3. Ide-ide sering kali spontan datang justru di waktu yang tak terduga. Jika ada, ini merupakan kabar baik. Segera tulis jika ide tersebut hadir. Imajinasi Anda akan semakin tajam jika Anda lebih respon terhadap situasi.
  4. Lakukan selalu langkah-langkah di atas dengan konsisten. Tidak lama lagi Anda akan menjadi seorang penyair hebat.

Sumber: https://aink.web.id/cara-menulis-puisi/

Kesimpulan

Yuupppp.... itulah materi lengkap dari tema menulis puisi. Materi yang diberikan oleh Ibu Srri Kartini, benar-benar lengkap, padat dan berkualitas. Tinggal kita sebagai pembaca untuk mengimplementasikan ilmu ini menjadi karya nyata. Ayooo Membuat Puisi, mulailah dari yang sederhana, mulailah dari yang dekat, mulailah dari yang mudah, mulailah dari sekarang. Siap!

Baca juga resume KMT#05 yang lain :

Pertemuan 1 : Modal Dasar Menulis
Pertemuan 2 : Ide dan Outline Menulis
Pertemuan 3 : Fiksi vs Non Fiksi
Pertemuan 2 Part_1 : Menulis Puisi (Part 1)

#kmt05_day4

Salam Kenal
Salam Literasi
Salam Indrakeren
See You