Minggu, 16 November 2025

SDN Cipulir 05 Pecah! Keceriaan Bareng Oishi Goes to School


SDN Cipulir 05 mendadak jadi pusat energi. Gimana enggak? Sekolah yang letaknya strategis ini kedatangan tamu spesial: tim dari Oishi Goes to School! Ini bukan cuma bagi-bagi snack biasa, lho. Program dari Oishi ini memang niat banget, mau bikin perpaduan seru antara edukasi, fun games, dan snack time yang pastinya bikin anak-anak SD happy.

Bayangin aja, sejak pukul 06.30 WIB, lapangan sekolah langsung disulap jadi arena main yang interaktif abis! Semua murid dari kelas 1 sampai kelas 6, kompak dengan kaos berwarna navy-nya, udah berkumpul dengan wajah penuh semangat. Mereka udah siap banget buat standby dan mengikuti semua tantangan yang ada. Acaranya pun sangat padat, dimulai dari senam bersama dengan Pak Rama,serta sambutan dari Kepala Sekolah dan Seru-seruan barang Oishi.
 
Nah, yang bikin suasana makin pecah adalah MC-nya, yaitu Kak Widya dari tim Oishi. Kak Widya ini keren banget, dia full power dan sukses bikin suasana hidup dengan arahan yang ceria plus ice breaking yang bikin semua ketawa ngakak. Pihak SDN Cipulir 05 sendiri setuju banget acara ini penting. Mereka bilang ini adalah momen emas buat Pembelajaran Outdoor, tujuannya ya biar anak-anak enggak bosan belajar di kelas terus. Suasana baru ini dijamin bisa memaksimalkan kerja sama tim dan kreativitas para murid.



Semua murid dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil sesuai umur, dan asyiknya, setiap level kelas punya tantangan yang unik-unik, yang menguji motorik sampai kemampuan mikir mereka. Untungnya, Bapak dan Ibu wali kelas ikut standby di setiap sesi, jadi lomba berjalan tertib, tapi tetap heboh!

Yuk, kita lihat keseruan adek-adek kelas 1 dan 2. Mereka didampingi wali kelas di bawah koordinasi Pak Wima, dan lombanya dinamakan "Menempelkan Produk Oishi". Mereka harus kerja sama super cepat buat mencocokkan dan menempel produk Oishi di tempat yang tepat, sesuai dengan produk yang ada di keranjang.



Lomba ini kelihatan simpel, tapi ternyata melatih banget motorik halus dan pengenalan benda, sambil juga belajar teamwork dasar. Siapa yang paling cepat dan akurat, dialah juaranya! Sementara itu, giliran Kelas 3 dan 4, tantangannya naik level ke yang lebih fisik, yaitu lomba "Lompat Warna".



Lomba adu cepat ini menuntut setiap kelompok buat lincah melompati rintangan berwarna secara berurutan. Di sini, ketangkasan dan koordinasi jadi kunci utama. Kelas 3 dan 4 ini didampingi wali kelas dan dipandu langsung oleh Pak Endi, yang sukses membuat sesi ini jadi super fun!

Nah, buat kakak-kakak di kelas 5 dan 6, tantangannya adalah "Lompat Angka". Ini baru seru, karena menguji kecepatan mikir dan speed mereka sekaligus! Jadi, mereka harus menghitung jumlah kata dari nama-nama produk Oishi, lalu dengan cepat melompat ke angka yang benar.


Lomba ini menuntut diskusi kilat, ambil keputusan, dan eksekusi yang akurat di bawah tekanan waktu, disaksikan dengan antusiasme tinggi dari para wali kelas. Pokoknya, kegiatan Oishi Goes to School ini terbukti sukses banget! Kenapa? Karena sukses meningkatkan beberapa hal penting pada diri murid.

Apa saja itu? Kerjasama (Teamwork), karena semua lomba harus dikerjakan bareng-bareng; Percaya Diri, karena mereka dapat kesempatan buat tampil dan memimpin tim; dan Kemandirian, karena tantangan menuntut setiap individu untuk inisiatif dan bertanggung jawab sama perannya.

Dan inilah bagian yang paling ditunggu: pembagian hadiah! Tim Oishi udah nyiapin apresiasi yang bikin ngiler. Setiap kelompok pemenang langsung dapat sekantong besar Oishi yang bikin heboh—mereka menjulukinya 'Oishi Wow'!






Isi kantong hadiah istimewa ini benar-benar penuh, ada 200 produk Oishi dari berbagai jenis varian dan rasa! Dijamin deh, kebahagiaan para juara langsung full saat pulang ke rumah. Dengan kesuksesan SDN Cipulir 05, program Oishi Goes to School ini berhasil banget membuktikan kalau belajar itu bisa dilakukan dengan cara yang asyik dan happy, meninggalkan jejak kerja sama dan kenangan manis buat semua murid dan guru di sana.

#menulislagi
#salamkenal
#salamliterasi
#salamindrakeren
#dotai
#saLai

see you tomorrow 😉

Kamis, 06 November 2025

Satu Syal, Seribu Kepedulian: Semangat PMR SDN Cipulir 05 Menebar Kebaikan

SDN Cipulir 05 - Kamis, 6 November 2025, halaman SDN Cipulir 05 tampak lebih ramai dari biasanya. Siswa-siswi berseragam rapi berkumpul dengan wajah antusias. Hari ini, sekolah mengadakan apel pelantikan peserta ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR), momen yang ditunggu-tunggu oleh setiap anggota PMR.

Foto bersama dengan peserta pelantikan PMR

Barisan peserta didik dari kelas 3, 5, dan 6 berdiri tegak di bawah sinar matahari pagi. Di antara mereka, tampak Kepala Sekolah Ibu Hartiningsih, para dewan guru, dan pembina PMR, Kak Wardah, yang turut mendampingi jalannya acara. Dengan penuh percaya diri, Elora berdiri di depan barisan sebagai pemimpin apel.

Elora sebagai pemimpin Apel

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, diikuti dengan Mars PMI yang menggema penuh semangat di udara. Suasana khidmat terasa ketika salah satu siswa membacakan Prinsip-Prinsip Dasar Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. Semua peserta mendengarkan dengan saksama, seolah menyadari bahwa mereka akan menjadi bagian dari sesuatu yang bermakna.

Foto bersama dengan Kepala Sekolah

Dalam sambutannya, Ibu Hartiningsih menyampaikan pesan yang menyejukkan hati.

“Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang berguna bagi manusia lain. Amalkan ilmu yang sudah didapat, sebagai PMR hebat. Selamat atas pelantikan kalian.”

Kata-kata itu membuat suasana hening sejenak, namun justru menambah semangat para siswa untuk berbuat kebaikan.

Tak lama kemudian, seluruh peserta mengucapkan Janji Bakti PMR dengan suara lantang dan penuh keyakinan. Momen paling berkesan pun tiba ketika dua siswi terpilih menerima penyematan syal PMR berwarna hijau dari Kepala Sekolah, sebagai simbol bahwa mereka kini resmi menjadi anggota PMR SDN Cipulir 05.

Penyematan secara simbolis syal PMR

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama. Senyum lebar menghiasi wajah para anggota baru, guru, dan pembina. Keceriaan tadi pagi menjadi saksi lahirnya semangat baru di sekolah, semangat untuk peduli, menolong sesama, dan berbuat kebaikan tanpa pamrih.

Cheeesss..... 😁

Pelantikan hari ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari perjalanan menjadi relawan kecil yang siap menebar manfaat bagi sesama.

#menulislagi
#salamkenal
#salamliterasi
#salamindrakeren
#dotai
#saLai

see you tomorrow 😉

Rabu, 05 November 2025

Antara Pelatihan dan Tanggung Jawab di Kelas

Ciledug, Tangerang - Beberapa waktu terakhir, saya merenung tentang satu hal yang mungkin juga dirasakan oleh banyak guru sekolah dasar: pelatihan yang terus berdatangan di tengah-tengah jam belajar. Setiap kali surat undangan itu datang, lengkap dengan kop resmi dan tanda tangan pejabat, hati saya selalu terbelah dua arah. Di satu sisi, pelatihan adalah bentuk kepercayaan dan kesempatan berharga untuk belajar, meningkatkan kompetensi, dan menambah wawasan. Namun di sisi lain, ada sekelompok kecil wajah yang selalu saya tinggalkan di ruang kelas, murid-murid saya.

Bersama guru hebat Jakarta Selatan 1

Setiap kali harus menghadiri pelatihan, saya menitipkan mereka kepada guru piket. Biasanya saya menyiapkan lembar tugas, berharap mereka tetap bisa belajar dengan baik meski tanpa kehadiran saya. Tapi jauh di dalam hati, saya tahu, suasana belajar tanpa guru utama tak akan pernah sama. Ada keheningan yang tak bisa diisi oleh kertas tugas, dan ada kehilangan kecil yang tak bisa dijelaskan hanya dengan kata “izin pelatihan”.

Sebenarnya, bila kegiatan ini berlangsung sesekali, mungkin semua masih bisa dimaklumi. Namun kini, pelatihan datang silih berganti, ada yang mingguan, bahkan ada yang berkelanjutan. Sementara saya, di antara semangat belajar dan rasa tanggung jawab, terus berusaha menjaga keseimbangan agar tak merasa lalai pada salah satu.

Saya tidak menolak pelatihan, karena saya percaya guru yang baik adalah guru yang mau terus belajar. Hanya saja, mungkin sudah saatnya ada jeda yang lebih bijak dalam pelaksanaannya. Mungkin pelatihan bisa diadakan pada waktu libur sekolah, atau di akhir pekan, agar guru dapat belajar tanpa meninggalkan kelas dan murid-muridnya. Sebab, sejatinya, tujuan dari setiap pelatihan guru adalah agar pembelajaran di kelas menjadi lebih baik, dan itu akan sulit tercapai jika pembelajaran itu sendiri sering terhenti.

Ada kalanya saya bertanya dalam hati: “Apakah saya sedang menunaikan kewajiban, atau justru mengabaikan panggilan utama saya sebagai pendidik?” Pertanyaan itu terus menggema setiap kali saya menatap kursi kosong di ruang kelas, kursi saya sendiri.

#menulislagi
#salamkenal
#salamliterasi
#salamindrakeren
#dotai
#saLai

see you tomorrow 😉

Selasa, 04 November 2025

Rahasia SDN Cipulir 05 Menghijaukan Sekolah, hingga raih Adiwiyata tingkat Kota

Cipulir, Kebayoran Lama - Ada berita fresh dan super membanggakan dari SDN Cipulir 05, Kebayoran Lama. Di tengah hiruk pikuk Jakarta Selatan, sekolah keren ini baru saja mengukir sejarah dengan resmi menyandang gelar Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota! Ini bukan sekadar piala atau sertifikat di dinding, ini adalah pengakuan bahwa seluruh warga sekolah sukses mengubah komitmen peduli lingkungan menjadi budaya harian yang keren.

Foto bersama Piagam dan Piala Adiwiyata

Komitmen Serius yang Jadi Fondasi Juara

Tahukah Anda, prestasi ini tidak muncul tiba-tiba dari sulap. Semuanya bermula dari langkah fundamental yang diambil oleh kepala sekolah, Ibu Hartiningsih, S.Pd, dan jajaran guru. Mereka nggak main-main! Mereka secara resmi membentuk Tim Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS). Surat keputusan ini adalah “blue print” yang memastikan bahwa gerakan hijau bukan hanya kegiatan musiman, tapi menjadi prioritas struktural di sekolah. Tim inilah yang menjadi dream team dan motor penggerak, memastikan mindset ramah lingkungan merasuk ke setiap kegiatan belajar mengajar.

Sekolah Berubah Jadi Laboratorium Hijau Penuh Inovasi

Kalau Anda ingin tahu cara meraih Adiwiyata, jawabannya ada di aksi nyata para kader siswa di Cipulir 05. Sekolah ini sukses bertransformasi menjadi laboratorium hidup berkat inisiatif yang dipimpin Bapak Maman Suarman serta guru koordinator di setiap kader.

Menjaga sanitasi lingkungan sekolah

Mengamati dan membersihkan Kamar Mandi Sekolah

Misalnya, urusan sampah? Bye-bye TPA! Di sini, sampah menjadi harta. Melalui program Bank Sampah dan Karya 3R (Reduce, Reuse, Recycle), siswa tidak hanya belajar memilah sampah, tetapi juga diajarkan bagaimana mendaur ulangnya menjadi produk bernilai seni dan guna. Koordinator seperti Bapak Indra Wahyuddin, S.Pd (Koordinator Kader Karya 3R), telah membuktikan bahwa kreativitas dari barang bekas adalah ilmu tanpa batas. Sampah anorganik diolah, sementara sampah organik pun tak luput dari perhatian. Kader Komposting yang dibimbing oleh Bapak Samdani, S.Pd, secara rutin mengubah sisa makanan dan daun kering menjadi pupuk kompos super subur, dan dibantu oleh Kader Biopori/Resapan pimpinan Bapak Endi Sugiarto, S.Pd, yang memastikan sekolah tangguh terhadap masalah air dan meningkatkan resapan air tanah.

Bank Sampah SDN Cipulir 05


Foto bareng sampah.... hehehehe

Memilah sampah agar tepat guna

Penyerahan sampah kepada pihak ke III

Gerakan hijau ini bahkan merambah ke sektor perairan. Di bawah arahan Kader Kolam Ikan (Perikanan), kolam-kolam di sekolah tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga sebagai sumber edukasi ekosistem air. Siswa belajar tentang budidaya ikan, menjaga kualitas air, hingga siklus hidup biota air, menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan di SDN Cipulir 05 benar-benar menyeluruh, dari tanah, tanaman, hingga kehidupan di dalam air.

Merawat kebun toga dan sayur

Pemanfaatan limbah air wudhu

Pemanfaatan limbah bekas kardus

Hasil karya dari pemanfaatan limbah kardus

Lingkungan sekolah pun menjadi indah dan produktif. Ada Kebun Toga yang ditanami obat-obatan herbal dan Kebun Sayur yang hasilnya bisa dinikmati bersama—semuanya dirawat dengan cinta oleh para kader, mengubah halaman sekolah menjadi sumber belajar yang hijau dan sehat. Bahkan, gerakan ini meluas ke hal detail seperti Hemat Energi dan Kantin Sehat, di mana para kader disiplin mengawasi penggunaan listrik dan memastikan jajanan yang beredar aman, bergizi, serta mengurangi sampah plastik. Singkatnya, di SDN Cipulir 05, setiap siswa adalah agen perubahan, dari pengawas listrik hingga penanam sayur.

Perawatan tanaman sayur dan toga

Perawatan tanaman sayur dan toga

Adiwiyata Bukan Garis Akhir, Tapi Budaya Permanen!

Keberhasilan menyabet predikat Adiwiyata Tingkat Kota Jakarta Selatan ini adalah puncak kebanggaan yang didapat dari kerja kolektif. Namun, bagi keluarga besar SDN Cipulir 05, ini bukanlah saatnya berpuas diri. Penghargaan ini adalah booster energi pendorong yang kuat! Semangat menjaga dan meningkatkan hasil harus terus membara, menjadikan kepedulian lingkungan sebagai budaya permanen, bukan hanya gencar karena adanya kompetisi.

Selamat SDN Cipulir 05, atas prestasinya

Mari kita pastikan kebun-kebun kecil itu terus subur, kompos terus dipanen, dan semangat daur ulang terus berinovasi. Dengan fondasi komitmen yang sudah teruji dan tim PBLHS yang solid, SDN Cipulir 05 kini telah siap menatap target ambisius selanjutnya: Meraih predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi DKI Jakarta!

Ayo, dukung terus langkah heroik SDN Cipulir 05! Mari jadikan prestasi ini sebagai motivasi bagi kita semua, karena lingkungan yang sehat adalah investasi terbaik untuk masa depan!

#menulislagi
#salamkenal
#salamliterasi
#salamindrakeren
#dotai
#saLai

see you tomorrow 😉

Senin, 03 November 2025

Berkeringat Demi Prestasi: Saat Futsal dan Silat Bawa Nama SDN Cipulir 05 ke Puncak Prestasi

SDN Cipulir 05 kembali menorehkan catatan prestasi gemilang di bidang olahraga. Dua cabang olahraga sekaligus, yaitu futsal dan pencak silat, berhasil mengharumkan nama sekolah dalam ajang kompetisi tingkat kota. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari kerja keras peserta didik, bimbingan para pelatih, serta dukungan penuh pihak sekolah yang terus mendorong pengembangan minat dan bakat siswa di luar kegiatan akademik.

Tim Futsal bersama Kepala Sekolah


Pendekar Silat bersama Kepala Sekolah
 
Pada cabang futsal, SDN Cipulir 05 tampil luar biasa dalam Turnamen Futsal ALBAFEST Tingkat Sekolah Dasar yang diselenggarakan pada tanggal 17-25 Oktober 2025 di Sekolah Al Azhar Kembangan. Tim futsal yang terdiri dari Mirza, Aldo, Danish, Ayub, Nazriel, Zaidan, Jefri, dan Aflah, di bawah asuhan Kak Fadil selaku pelatih ekstrakurikuler, menunjukkan permainan yang solid dan penuh semangat. Mereka berhasil melewati babak penyisihan hingga semi final dengan kemenangan meyakinkan: SDN Kedoya Utara 04 dikalahkan 8–0, SDN Sudimara 11 ditundukkan 3–2, dan SD Almus berakhir 5–0 untuk keunggulan SDN Cipulir 05.

Pada babak final melawan MI Roudhatul Jannah, pertandingan berlangsung sengit dengan skor imbang 0–0, hingga akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti. Dengan ketenangan dan kepercayaan diri tinggi, Jefri, Ayub, dan Zaidan sukses mencetak gol dan membawa SDN Cipulir 05 unggul 3–2. Hasil ini menobatkan SDN Cipulir 05 sebagai Juara 1 Turnamen Futsal Tingkat SD Al Azhar Kembangan. 

Bersama Guru SDN Cipulir 05

Tak berhenti di sana, semangat juang siswa SDN Cipulir 05 juga terlihat dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Kota Jakarta Selatan Piala Pengkot IPSI Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh IPSI Jakarta Selatan pada 24–26 Oktober 2025 di GOR Cilandak Barat. Tiga pendekar muda sekolah, yaitu Jefri Candra, Aisyah Nadya Mulya, dan Zulfah Azzahra dari kelas 6C, berhasil menorehkan prestasi gemilang di bawah bimbingan Kak Rifqi. Dalam kejuaraan ini, Zulfah Azzahra meraih Juara 1 pada Kelas C (30–32 kg) Putri, Aisyah Nadya Mulya menyabet Juara 2 pada Kelas D (32–34 kg) Putri, dan Jefri Candra menempati Juara 2 pada Kelas E (34–36 kg) Putra.

Pendekar Silat bersama Kak Rifqi

Ketiganya berjuang dengan tekad kuat dan semangat sportivitas tinggi hingga mampu menumbangkan lawan-lawannya dengan elegan. Mereka menerima medali dan sertifikat resmi yang ditandatangani oleh Ketua IPSI Jakarta Selatan, menjadi bukti nyata dari usaha dan ketekunan selama latihan. Prestasi mereka sekaligus menambah daftar panjang kebanggaan bagi SDN Cipulir 05 di tahun 2025.

Tim Futsal bersama Bang Fadil (Coach)

Kemenangan tersebut diumumkan pada saat upacara bendera di sekolah, disambut sorak bangga seluruh warga SDN Cipulir 05. Selain itu kemenangan tim futsal dan pencak silat ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa SDN Cipulir 05 bahwa ketekunan, latihan, dan semangat pantang menyerah akan selalu mengantarkan pada pengalaman berharga dan kemenangan yang sesungguhnya. Dengan kerja keras dan disiplin, setiap siswa memiliki kesempatan untuk berprestasi dan membawa nama baik sekolah ke tingkat yang lebih tinggi.

#menulislagi
#salamkenal
#salamliterasi
#salamindrakeren
#dotai
#saLai

see you tomorrow 😉