Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri lagerunal. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri lagerunal. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Februari 2021

Ikutan Review Blog Lagerunal

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Saya awali tulisan ini dengan mengucap salam. Sebagai bukti saya mau berkunjung ke markas Lagerunal. Hehehehe... Berkunjung ke Blog Komunitas yang selalu ramai tentang ilmu blog. Kali ini bukan hanya berkunjung, namun mengkritisi tampilan dari Blog Lagerunal ini. Sebenanya Saya bingung mau mulai dari mana, tapi akhirnya saya segerakan saja. Ini pengamatan Saya.

IDENTITAS BLOG

Blog yang beralamat di Cakrawala Blogger Guru Nasional (lagerunal.blogspot.com), diketuai oleh Raimundus Brian Prasetyawan. Pak Brian dalam mengkoornasikan blog ini dibantu oleh beberapa anggotanya, sebut saja Ibu Rita, Pak Cip, Pak D, Ibu Aam, Mas Ozzy serta Pak Budi.

Blog yang memiliki tujuan untuk Belajar Bersama, Maju Bersama memiliki anggota sebanyak 167 orang. 

Komunitas Lagerunal memiliki program setiap minggunya yang bernama #seninblogwalking, #selasaberbagi, #kamismenulis, dan #sabtublogging. Semua program tersebut sudah berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan koordinator. Jika mau mengenal lebih dekat lagi tentang Lagerunal bisa klik Profil Lagerunal. 

KESAN PERTAMA TAMPILANNYA "MASIH" BIASA SAJA

Header, Pada bagian Header Blog hanya ada tulisan Cakrawala Blogger Guru Nasional. Hal tersebut sebagai pertanda bahwa blog ini masih "perawan", heheheheh.

Menu, Blog sederhana ini terrnyata sudah memiliki baris menu pada bagian atasnya. Baris menu tersebut menimbulkan efek penasaran bagi para pengunjungnya. Baris menu tersebut memiliki judul sebagai berikut : Mari Bergabung, Profil Anggota, Info Lagerunal dan #kamis menulis. 

Theme, Blog Lagerunal menggunakan theme Emporio berwarna dasar putih. Polos saja kesan pertama saat indera penglihat menilainya. Postingan-postingan yang ditampilkan masih sangat sederhana. Profil para anggota menjadi postingan yang paling dominan. 

Widget, Blog yang masih sederhana ini, memiliki beberapa widget yang dipasang disisi kanannya. Widdget yang dipasang antara lain : search, jumlah pengunjung, logo Lagerunal, pengikut, arsip, label dan laporan penyalahgunaan. Paling tidak dengan dipasangnya widget menambah keberagaman pandangan mata pengunjung. 



Keuntungan dengan tampilan yang sederhana, membuat blog ini memiliki kecepatan/responsivitas ketika akan mengakses menu atau postingan.

POSTINGAN

Postingan dalam blog lagerunal didominasi dengan biodata para peserta. Sesekali ada postingan tentang program-program yang diadakan oleh Lagerunal. Informasi lainnya bisa dilihat pada baris menu yang dengan mudah bisa diklik. 

SARAN MEMBANGUN

Setelah berselancar dan mengenal lebih jauh tentang blog Lagerunal terbesit ide untuk kemajuan blog tersebut.

  1. Header dibuat lebih menarik, agar memiliki identitas.

    Iseng bikin Header

  2. Baris Menu bisa ditambahkan setiap program lagerunal.
  3. Theme blog diganti dengan yang lebih fresh, seperti Picture Windows atau Simple.
  4. Jika Thema sudah diganti, warna brand Lagerunal dimasukkan ke dalam Blog (Orange, Merah, Biru, Putih)
  5. Widget yang tidak perlu dihilangkan saja.
  6. List Postingan para peserta yang sudah mengikuti program yang diadakan Lagerunal, mungkin bisa dimasukkan ke dalam blog.

REKOMENDASI

Dari hasil berkunjung dan silaturahmi di blog Lagerunal. Blog ini sangat direkomendasikan pagi Sobat lage dan pengunjung umum. Blog ini bisa dijadikan media informasi tenang Komunitas Lagerunal.

Salam Kenal
Salam Literasi
Salam Indrakeren

Jumat, 31 Maret 2023

Cinta Lagerunal

Kisah cinta ini dimulai hampir tiga tahun lalu. Pertemuannya pun tidak seromantis cerita novel pada umumnya. Lomba menulis di blog merupakan cikal bakal pertemuan kami. Lewat grup whatsapp benih-benih ide bermunculan. Chit chat di grup menjadi rutinitas kami berkomunikasi. Sampai akhirnya pengumuman pemenang diumumkan, hore!!!!

Setelah pengumuman pemenang lomba blog muncul keinginan untuk tetap terus bersama. Lewat banyaknya pemikir yang ada di grup lomba menulis di blog, akhirnya tercetus satu ide untuk terus bersama lewat sebuah komunitas. Lagerunal, muncul sebuah kata yang merupakan sebuah akronim luar biasa. Cakrawala Blogger Guru Nasional (Lagerunal), memang terkesan memaksakan akronimnya. Namun, itulah nama komunitas yang terus berkembang hingga sekarang.

Seperti cinta pada umumnya, semua anggota Lagerunal rajin sekali saling bersahutan di grup. Bukan hanya bersahutan, tapi saling mengirimkan tautan tulisan yang tiada hentinya. Bahkan diawal-awal kemunculan Lagerunal spam amat sangat banyak bertebaran. Segala informasi penting hingga yang (tidak) penting muncul tanpa bisa dibendung. Hingga akhirnya!!!! Para anggota memberikan sumbang saran untuk kebersamaan dan perbaikan yang mengasyikkan di Lagerunal.

Perubahan yang disampaikan para anggotanya amat sangat beragam. Mulai dari lomba, cerbung, podcast, webinar, sharing menulis, tema menulis, gerebek blog dan masih banyak lagi ide dari para anggota untuk Lagerunal tercinta. Ide-ide tersebut pada akhirnya harus dibicarakan secara (tidak) santai. Pak Ketua berinisitif untuk melakukan tatap maya kepada beberapa anggota yang memiliki waktu. Yang pada akhirnya pertemuan tatap maya tersebut terselenggara dan menghasilkan program kegiatan ciamik Lagerunal.

Program Senin Blogwolking yang ditujukan kepada semua anggota untuk mengirimkan tulisannya. Diharapkan dengan mengirimkan tautan tersebut akan ada peningkatan kunjungan diblog tersebut dan menambah silaturahmi maya antar anggotanya. 

Pantun Bale atau kalau tidak salah kepanjangan dari Pantau Tulisan Sahabat Lage (semoga ada yang mengoreksi). Program ini merupakan kelanjutan dari kegiatan hari senin, tulisan yang dikirim tautanya di grup oleh para anggota akan diberikan komentar. Tentunya para anggota yang ingin mengikuti kegiatan ini harus memilih satu tulisan yang akan di Pantun Balekan. Seru yaa...!!!!

Untuk hari Rabu, sepertinya saya belum update apakah ada kegiatan di hari tersebut (maafkan ya). Namun kegiatan unggulan di Lagerunal adalah kegiatan yang dilakukan pada hari kamis. Kamis Menulis merupakan program rutin anggota untuk menulis sesuai tema yang diberikan oleh admin Lagerunal. Yang menarik dari kegiatan di kamis menulis adalah adanya hadiah menarik yang akan diundi keesokan harinya. 

Terakhir program Lagerunal adalah Share Video Youtube yang hanya boleh dilakukan pada hari sabtu. Setiap anggota yang memiliki channel Youtube bisa memasukkan tautan videonya ke grup dengan tertib. Kegiatan ini bisa menambah jumlah pengikut di channel Youtube anggota. Lumayan sambil menyelam minum air!!

Terkahir yang coba akan dituliskan adalah adanya kartu kuning. Kartu kuning akan muncul jika ada anggota yang mencoba mengirimkan spam ke dalam grup. Kartu kuning tidak segan-segan dilayangkana atau istilah anggota grup kena "sempriiiit". Jika ada yang mengindahkan kartu kuning tersebut, siap-siap akan dikeluarkan oleh empunya grup. 

Ada kantin di grup, hahahaha... Istilah ini yang sering mnciptakan gelak tawa di dunia maya. Ada saja celetukkan dari para anggota yang dapat menciptakan keriuhan yang panjaaaaaang. Oh yaaa, ada lagi istilah beli gorengan, hehehehe. Beli gorengan adalah istilah yang ditujukan kepada anggota yang tiba-tiba meninggalkan grup Lagerunal pakai permisi. 

Ok segitu dulu sedikit kisah cinta Lagerunal yang ada dimemori otak kecil saya. Jika ada kisah cinta Lagerunal yang terbesit di otak kecil saya, akan saya coba tuliskan diepisode selanjutnya, Sekian dulu ya sobat Lage, terus menulis, terus memberi dorongan dan semangat dan tetap jaga kesehatan yaa.



#salamkenal
#salamindrakeren
#salamliteras

see you tomorrow 😉

Kamis, 28 Oktober 2021

Kemarin Hari Blogger Nasional

Awal Agustus sampai ketemu Agustus lagi ditambah dua bulan. Jika dihitung hari, maka sudah 454 hari saya menulis di blog. Setelah saya cek secara sengaja, ternyata sudah ada 392 tulisan yang sudah mengudara di blog sederhana ini. Hmmm, delapan tulisan lagi akan bulat menjadi 400 tulisan. Ternyata penulis ecek-ecek ini sudah banyak juga menulis di dunia maya.

Namun amat disayangkan dua bulan belakangan ini, keinginan menulis sedang terjun bebas. Jika ditanya kenapa, pasti jawabannya hanya alasan saja, hehehehe. Ketika saya lihat, memang pada bulan september dan oktober, saya hanya menulis 60 artikel, namun angka nol nya gelinding entah kemana, hadeeehh! Kok bisa yaa, ya bisalah! Kenapa ya? paling jawabannya beralasan lagi. 😋

Hari Blogger di lagerunal

Dua paragraf awal yang saya tulis merupakan kondisi literasi saya saat ini. Dua paragraf tersebut terlihat pasang surut kegiatan literasi saya. Oleh karena itu, Katanya kemarin hari blogger nasional, serius! Jika iya, berarti selama ini saya sudah dua kali mengalami hari blog nasional, keren banget ya saya! Apa sih Ndra! 😂

Ok, serius sekarang! Bertepatan dengan hari blogger kemarin saya bertekad untuk on lagi ngeblog, bisa gak yaa!! Keinginan saya tersebut berjalan beriringan dengan grup WA kesayangan Lagerunal yang riuh dengan chat yang beragam. Keriuhan tersebut membicarakan tentang hari blogger nasional. Terus terang walaupun saya sudah melewati dua kali hari blogger nasional, saya baru ngeh kemarin. Tahun lalu sepertinya gaungnya tidak sampai di nomor WA saya. Sepertinya saya kurang jauh mainnya. hehehehe 😅

Semakin serius sekarang! Setelah saya membaca postingan Pak D dan Bu Pitosaurs (saya kali ini tidak mencari di google, karena di Lagerunal sudah ada) ternyata menurut postingan mereka berdua (cieee...) pada tahun 2007 diadakan ajang bertajuk Pesta Blogger 2007 yang berhasil menarik minat Iebih 500an blogger dan komunitas blogger di seluruh Indonesia serta mendapatkan dukungan penuh dari menkominfo, Muhammad Nuh. Secara spontan pada pidato pembukaanya Menkominfo mendeklarasikan tanggal 27 Oktober sebagai Hari Blogger Nasional. (tulisan bercetak miring tersebut saya dapat dari blog mereka berdua, cieee...).

Kopdar (Katanya akronim dari Kopi Daring)

Dari keriuhan di wa grup lagerunal, tercetuslah ide untuk bertatap maya antar anggota di hari blogger nasional kemarin. Keriuhan atas ide tersebut ditangkap dan difasilitasi oleh Pak ketua lagerunal dengan janji akan disiapkan link kopdarnya. Muncullah harapan untuk bertemu sobat lage dari seluruh penjuru Indonesia di layar maya. Pasti seru kan!! gak sabar jadinya nih!!

Saya sempat melirik jumlah anggota lagerunal, ternyata jumlahnya hampir 200 orang. Jumlah yang banyak untuk sebuah grup yang usianya hampir satu tahun. Penasaran gak sih, kapan ulang tahun Lagerunal! Lagerunal lahir pada tanggal 21 November 2021 (ini juga saya lihat di blog Bu Pipit), jadi bulan depan Lagerunal ulang tahun, yeeeyyy... hmmm ayoo siapkan kado untuk Lagerunal.

Baiklah, mari kita serius lagi! Dari jumlah anggota yang hampir 200 orang, ternyata anggota yang hadir kemarin malam juga hampir 20 orang. heheheh! lumayanlah! Padahal besar harapan saya untuk bertemu sobat lage lebih banyak, namun ya sudahlah! ini kenyataanya, nikmati saja.

Obrolan bebas, namun hangat!

Pada bagian ini saya akan tuliskan tentang apa yang kami bicarakan semalam. Tidak ada rahasia, ini semua jujur saya bercerita untuk anda. So, fokus! stay read! 

Diruang google meet kami berjumpa, bertatap maya dengan sobat lage nusantara. Dari sumatera hingga sulawesi hadir untuk bersilaturahmi. Saling sapa dan saling guyon menjadikan suasana malam yang dingin jadi sedikit hangat. Hampir 20 peserta saling menyapa, hingga keramaian terasa. Namun, cukup lama juga guyon tanpa arah terlaksana. Sampai akhirnya Pak Ketua membuka acara.

Topik random dimulai dengan dijadikannya hari blogger nasional tema kamis menulis. Suasana agak kaku diawal-awal acara, mungkin karena acara dadakan (seperti tahu), maka harap dimaklumi. Untungnya ada lemparan pertanyaan dari Pak D (Ups!), tentang sulitnya menghidupkan komunitas blogger di daerah padahal sudah ratusan guru dilatih membuat blog pada tahun 2020.

Lemparan pertanyaan dari Pak D berhasil membuat ruang maya bergairah kembali. Beberapa anggota lage yang hadir memberikan respon positif atas pertanyaan Pak D. Respon dari sobat lage secara lengkap bisa dibaca pada postingan Pak D. Heheehee... silahkan blogwalking.

Harapan dan Sayonara

Setiap perjumpaan pasti ada perpisahan. Hal itu pula yang terjadi semalam. Pertemuan dadakan harus segera diakhiri, karena acara sudah berlangsung 2 jam lebih. Sungguh terasa menyenangkan bertemu maya dengan sobat lage semua, yang tulisannya sering saya baca di senin blogwalking, kamis menulis dan saling subscribe, like and share link Youtube. 

Saya harapkan pada ulang tahun lagerunal dapat dibuat acara semacam ini. Tentunya dengan konsep yang lebih matang dan tema yang juga menarik untuk diperbincangkan. Selanjutnya mungkin saya boleh berharap lebih kepada anggola lage yang tidak hadir semalam, yukkk belajar bareng-bareng di lagerunal dengan cara aktif menulis. Mungkin ada dari sobat lage yang lain memiliki ilmu yang bisa dishare kepada anggota lage. Saya tunggu gerakannya, ini serius!

Salam Kenal
Salam Literasi
Salam Indrakeren
See You Tomorrow 😉


Rabu, 01 Desember 2021

Silahkan Order disini

Izinkan saya menuliskan kata lega sebagai kata yang mengawali perasaan saya. Terus terang saya merasa tenang saat melihat beberapa kiriman saya sampai tujuan. Berbicara tentang kirim mengirim, saya benar-benar baru kali ini melakukannya. Biasanya saya hanya disuruh mengirimkan barang ke ekspedisi. Namun kemarin saya benar-benar mengirimkan barang yang saya miliki pribadi ke sobat lage. Rasanya takut barang tidak sampai ke tujuan dengan selamat. Namun apa yang saya takutkan tidak terjadi, Alhamdulilah.

Barang yang saya kirim berupa kaos dan MUG bertuliskan Lagerunal. Lagerunal sebuah komunitas menulis yang baru saja berulang tahun. Nah... pada acara ulang tahun itulah saya memberikan doorprize berupa Kaos dan MUG kepada sobat Lage yang hadir.

Ada empat sobat Lage yang beruntung pada malam itu. Yang pertama ada Ibu Helwiyah (Bekasi) dan Ibu Yusni (Musi Rawas) yang mendapatkan MUG. Serta yang mendapatkan Kaos adalah Pak Cipto (Jakarta) dan Ibu Nur Cholifah (Semarang). 

Selain empat sobat Lage yang beruntung tersebut, saya juga mengirimkan merchandise kepada Pak Bianglala (Lombok) dan Ibu Kamila (Sulawesi). Khusus untuk Pak Bianglala, saya pernah menjanjikan kepada beliau akan mengirimkan kaos. Kaos dikirim karena Pak Bianglala mengikuti challenge yang saya buat di blog www.jarimisterindra.blogspot.com. Saat itu Pak Bianglala beserta beberapa sobat Lage ikut challenge tentang tulisan saya yang bertemakan huruf C.

Baca juga :
Ada Apa dengan C**** (Bukti Pak Bianglala ikut challenge)
D Jadi deg-degan (Bukti Pak Bianglala menjadi pemenang)
8 design media promo Lagerunal (Saya pernah juga promo produk Lage)

Nah... terakhir Ibu Kamila. Kok bisa Ibu Kamila juga dapat kiriman dari saya. Sebelum panjang kali lebar saya menjelaskan, izinkan saya minta maaf kepada beliau. Mengapa saya harus minta maaf, karena Ibu Kamila merupakan pemenang Kamis Menulis. Pada saat Ibu Kamila memenangkan edisi Kamis Menulis saat itu, pemberi hadiahnya adalah saya. Parahnya saya belum kirimkan hadiahnya, tertunda sangat berlarut-larut. Maaf yaa Ibu Kamila. 

Sebagai permintaan maaf saya, selain buku solo pertama saya yang dikirimkan. Saya juga mengirimkan salah satu merchandise Lagerunal, semoga Ibu Kamila berkenan atas kiriman tambahannya dan yang paling penting Ibu Kamila memaafkan keterlambatannya. Maaf ya Bu.... 

Ohh iyaa, bagi sobat Lage yang ingin memiliki merchandise Lagerunal berupa Kaos dan MUG, dapat menekan link di bawah ini untuk pemesanan.

Terima Pesanan Cetak dengan Design Pribadi

Yuuppp... terakhir dari postingan saya kali ini adalah. Yukkk sobat Lage diorder merchandise nya melalui link di atas yang berwarna biru😁😁😁😁😁😂😂😂😂😂. Bapak Ibu Admin Lagerunal mohon izin untuk promo yaaa... Mohon izin yaaa, Terimakasih

Salam Kenal
Salam Literasi
Salam Indrakeren
See You Tomorrow 😉

Jumat, 30 April 2021

BISA! Pasti Bisa Menulis

Terbukti!!! Kata awal dalam tulisan ini benar-benar terbukti. Tantangan menulis pada bulan april telah diselesaikan, walaupun dengan terseok-seok. Judul yang saya ambil dari judul buku solo pertama saya ini, membuktikan bahwa kita pada dasarnya bisa menulis. Menulis dimana saja, kebetulan saya menulis ketika mendapatkan tantangan dari grup Lagerunal.

Kata BISA merupakan akronim yang saya dapat dari (Alm) Bapak. Beliau menyampaikan jika semua hal yang ada dalam kehidupan kita pasti BISA kita lakukan. Dilakukan dengan cara B (Believe/Percaya), percaya bahwa diri kita memiliki potensi untuk tumbuh. I (Imagination and Idea), otak kecil kita memiliki kekuatan super untuk berimajinasi tentang apa saja dan kita bisa mewujudkan imajinasi tersebut. Huruf ketiga adalah S (See/Lihat), apa makna S disini, See atau lihat bisa kita ketahui jika sudah merubah imajinasi menjadi produk, contohnya adalah buku solo pertama atau tantangan #aprilchallengeLagerunal ini. Terakhir adalah A (Addict/Kecanduan), maknanya memang terkesan negatif, namun jika diartikan dalam hal yang positif kecanduan disini adalah melakukan lagi proses yang sudah menghasilkan produk. Artinya proses yang sudah menghasilkan hal yang positif boleh diteruskan lagi, sehingga menjadi kebiasaan untuk memunculkan produk-produk yang lain (disini kebetulan contohnya buku).


Kembali kepada #aprilchallengeLagerunal. Tantangan yang bermula dari ABC lima dasar yang diadakan grup menulis Lagerunal. Pada akhirnya menjadi sebuah challenge yang diadakan berkelanjutan. Awalnya menulis dengan tema B, kemudian dilanjutkan dengan huruf-huruf lainnya. Setiap anggota grup memiliki strategi yang berbeda dalam menyelesaikan tantangan ini. Ada yang berurutan menulis dari huruf B, A - Z. Ada pula yangn menulis secara acak ketika ide menulis datang.

Harapan Awal

Saya awalnya menulis dengan urutan yang baik, Bahkan keinginan hati, ingin menuliskan dengan satu tema besar. Tujuannya agar pada akhir bulan terkumpul tulisan yang sejenis dan bisa dibukukan. Namun apa daya, lagi-lagi alasan menjadi batu sandungan (alibi) ketika malas menulis datang.

Tantangan huruf paling seru

Tantangan menulis dengan tema huruf A - Z semuanya seru. Otak dipaksakan menemukan ide menulis yang berkaitan dengan tulisan lainnya, namun karena tidak bisa terwujud menulis dengan tema yang sama, maka menulis saja dengan apa yang dirasakan panca indera.

Jika harus memilih tantangan menulis dengan tema huruf yang paling seru adalah huruf U. Huruf U adalah tema terakhir yang saya tuliskan. Padahal draf huruf U sudah ada sejak lama, namun masih kurang kece, jadi masih ditahan-tahan mempostingnya.

Pada akhirnya huruf U baru saja terselesaikan sebelum saya menuliskan tulisan ini dengan judul Usaha tidak pernah menghianati hasil. Tema U benar-benar menjadi bukti bahwa menulis merupakan kegiatan yang berproses. Tidak akan menjadi sebuah tulisan jika proses menulis terbentur dengan alasan-alasan klise.

Lalu, huruf apa yang paling sulit diolah menjadi tulisan. Terus terang huruf yang sulit diolah adalah huruf O. Alasan kenapa O menjadi yang tersulit, karena saat menulis huruf O bersamaan dengan tantangan menulis hari kamis. Pada saat itu, tantangan kamis menulis mengusing tema "Oja". 

Apa Oja!!!! itu yang terpikir saat tahu pertama kali kata tersebut. Setelah dicari arti oja melalui mesin pencari ternyata membuat otak tambah pusing. hahahahha... ini sebenarnya alasan, jangan ditiru yaaa! Akhirnya solusi yang diambil untuk menulis tema O adalah membuat tulisan dengan judul Ogah Sahur. Dalam judul tersebut tidak ada kata Oja, namun kata oja diselipkan dalam kalimat pada tulisan tersebut.

Tindak lanjut

Lagerunal berawal dari rombongan peserta lomba menulis. Saat itu para peserta menginginkan silaturahmi yang sudah terjalin ingin diteruskan lagi. Awalnya grup hanya diisi dengan obrolan receh antar anggotanya. Sampai akhirnya dibuatlah struktur grup agar lebih terarah.

Dari sana tercetuslah beberapa program yang menarik. Senin Blog Walking, Selasa Berbagi, Kamis Menulis dan Sabtu Berbagi. Keempat program tersebut disambut antusias oleh sebagian besar anggota grup.

Grup Lagerunal menjadi wadah silaturahmi dan berbagi ilmu blog bagi para pesertanya. Banyak manfaat yang didapat dari kegiatan-kegiatan tersebut. Khususnya saya merasakan betul manfaat dari kegiatan-kegaitan tersebut.

Satu lagi yang saya suka dari grup Lagerunal ini adalah setiap informasi yang ingin disampaikan harus dalam bentuk link postingan dalam blog. Sehingga informasi yang dikirimkan lebih rapih dan tidak membuat sesak memory HP.

Setelah tantangan #aprilchallengeLagerunal selesai, besar harapan saya diadakan lagi tantangan sejenis dengan format yang berbeda. Misalkan temanya membuat tutorial blog mandiri. Jadi tulisan yang diposting merupakan hasil pengalaman pemilik blog pribadi saat mencoba mengutak-atik tampilan blognya (bisa Wordpress/Blogger). Pada akhirnya kita bisa belajar bersama dari pengalaman para anggota Lagerunal. 

Terimakasih untuk seluruh sobat lage! Terimakasih untuk para master Lagerunal. Terimakasih untuk selalu menyemangati, mengomentari serta memberikan kritik yang membangun. BISA! Pasti Bisa Menulis. 😉

#sobatLageHebat
#KamisMenulis

Salam Kenal
Salam Literasi
Salam Indrakeren
See You

Kamis, 17 Juni 2021

Selasa Berbagi dimulai kembali

Setelah beberapa hari berlalu, beberapa minggu terlewati, serta bulan hampir berganti, akhirnya selasa berbagi Lagerunal bergulir kembali. Obrolan ringan yang sarat akan ilmu baru yang didapat dari para pakar, benar-benar menjadi vitamin literasi bagi para anggotanya. 

Si empunya program (Bang Cipto) menggerakkan kembali kegiatan selasa berbagi lagerunal yang sempat berhenti. Berhenti karena kesibukan anggota yang memang kebanyakan adalah seorang pendidik. PAS, E-Raport, PPDB dan kegiatan yang berhubungan dengan sekolah. Jadi semua kegiatan vakum sesaat.

Apa yang diobrolin di selasa berbagi lagerunal semalam? Bang Cipto melempar umpan yang berhasil direspon oleh beberapa sobat Lage. "Kita tahu jika untuk memulai menulis itu selalu berbeda-beda ceritanya, juga kapan waktu menulis (pagi, malam, dll). Menurut sobat Lage, adakah persamaan atau hal yang khas. Kapan waktu yang tepat kita menulis, agar tulisan mengalir bagai air disungai pegunungan...beriak, jernih, dan sejuk?. Barangkali, dimalam ini ada yang mau berbgai diwakti sepi dan santai ini". Begitu kira-kira ucapan Bang Cipto di grup semalam.

Umpan tersebut bagaikan air dikala kemarau. Banyak sobat lage yang memberikan sudut pandangnya terhadap umpan yang dilempar Bang Cipto. "Kalau saya, di waktu malam, saat anak-anak terlelap, Pak" Tulis Pak Supadilah seraya tersenyum dengan emoticon yang dipilihnya. 😊

Berbeda dengan Pak Supadilah, Ibu Rita memiliki kebiasaan menulis yang tidak membatasi waktu, jika lg mood dan punya ide langsung nulis. Siapa yang menulis seperti kebiasaan Ibu Rita? ngacung yaaaa... ✋

Lain lagi dengan Ibu Ditta, menurut beliau kalau ditanya waktu yang tepat agar mengalir, jawabannya bisa beragam. Segera saat ide menulis muncul. Tak peduli pagi, siang, malam. Sedang mengantri di bank atau mengantri kamar mandi, ketika kita menulis dengan ide yang masih hangat, biasanya tulisan akan terasa lebih mengalir. Selain itu beliau menambahkan agar tulisan bisa mengalir saat dituliskan, bisa tergantung kebiasaan. Ada yang lebih senang menulis malam atau subuh saat suasana masih tenang. Ada juga yang terbiasa menulis di jeda jeda istirahat kerja. Kalau beliau sendiri biasanya malam, saat suasana tenang, anak pun sudah terlelap.

Ibu Sriyamini dari Bandung memiliki sudut pandang yang berbeda. Beliau sampai menuliskan 4 cara agar bisa menulis dengan cair. Kalau ada ide dikumpulkan dulu di catat di buku khusus/di hp. Setelah yakin ide-ide terkumpulkan bisa menjadi satu judul dengan diperkirakan bisa menulis di antara 5 - 10 lembar atau lebih. Mencari waktu senggang yaitu pada waktu malam hari pukul 20.00 - 24.00 atau subuh pukul 03.00 - 06.00 pagi. Dengan adanya waktu santai tidak ada beban dg pekerjaan rutinutas kita. Pasti tulisan kita bisa selesai. 

"Aku malas dengan kemalasanku, Aku terlalu malas mengumpulkan ide tulisanku menjadi halaman yang tersusun indah dan enak dibaca, apa bedanya aku yg dulu dengan yang sekarang, dulu nian Aku menulis dilembaran lebaran putih, dibiarkan berserakan diatas meja kemudian hilang tersapu oleh emak kerna dianggap sampah, sekarangpun sama, Aku menulis di ruang chatt yang setiap saat bisa tersapu bersih kerna memori penuh, Aku terlalu malas mengupulkan tulisan ku di ruang khusus" Ibu Yusni menuliskan sesuatu yang berbeda daripada umumnya orang menulis. Berawal dari kata malas saja Ibu Yusni bisa menulis satu paragraf yang memiliki banyak pesan di dalamnya.

Kangen juga jika dirunut-runut tentang kegiatan dalam grup Lagerunal. Tidak ada yang menjadi guru, tidak ada pula yang jadi murid. Semua anggota menuangkan ilmunya bergantian dan saling tukar pikiran untuk mencari solusi dari sebuah permasalahan dalam dunia penulisan di blog.

Ayooo kumpulkan semangat kembali untuk berpartisipasi dalam kegiatan menulis di Lagerunal. Sssttttt..... hilangkan kata tapi, maka tidak ada alasan dalam menulis!

Ayo Terus Menulis
Salam Kenal
Salam Literasi
Salam Indrakeren
See You

Jumat, 02 April 2021

Cara back up dan import Konten dari Blogger ke Blogger

Lagerunal benar-benar komunitas yang hidup. Sembilan bulan saya berkutat dengan dunia literasi digital hanya Lagerunal yang siap menjawab semua pertanyaan dengan cara yang mudah dimengerti. Banyak para monster.. ehhh master maksud saya! Yang pastinya siap membantu dalam hal keilmuan dunia blog. Mulai dari yang receh, hingga yang sulit dipahami. heheheheh.... maaf!

Tentunya ilmu-ilmu yang bertebaran pada grup Lagerunal siap dieksekusi kapan saja oleh para anggotanya. Bahkan jika kita ada pertanyaan seputar blog, para master siap menjawab kapan saja dimana saja! Terimakasih Lagerunal.

Hari ini seorang Sobat Lage berkunjung secara langsung ke WA pribadi saya. Sobat Lage yang mahir dalam melatih ekstrakurikler Drumband di Sekolahnya ini biasa saya panggil Ibu Ai Drumband.

Awalnya ada postingan podcast yang beralamat di https://anchor.fm/susilowati-susi2/episodes/Parasamya-Suratma-Nugraha-KPJB-eu0cjj. Saya klik link tersebut, isinya seperti penghargaan bagi sobat literasi seluruh Indonesia (semoga saya tidak salah). Ada ketertarikan diri untuk bertanya bagaimana caranya saya bisa bergabung. Lama tidak ada jawaban dari kelanjutan postingan tersebut, hilang sudah informasi tersebut terpendam dengan postingan lain.

Penyelamat datang menghampiri bernama Ibu Ai Drumband. Beliau menanyakan perihal keinginan saya tersebut, tanpa pikir panjang saya tanyakan bagaimana caranya. Ehhh... jawaban beliau malah menyuruh saya bertanya kepada Pak Brian. heheheheheh. Pak Brian iki piye?

Percakapan terus berlanjut hingga pada pemberian tiga buah link blogspot milik Ibu Ai. Beliau menginginkan ketiga blog tersebut digabungkan menjadi satu. Ingin rasanya langsung membantu, namun apa daya kumandangan Adzan memanggil untuk segera ke Masjid untuk menunaikan Ibadah Sholat Jum'at. Saya berjanji setelah Sholat Jum'at saya akan membantu beliau untuk menggabungkan blog tersebut menjadi satu.

Namun beberapa artikel yang saya kunjungi tidak mendapatkan hasil yang diinginkan. Kebanyakan dari artikel yang saya temui adalah cara memindahkan konten dari blog satu ke blog lainnya. Menurut pemikiran saya, hal tersebut hampir mirip dengan apa yang diinginkan Ibu Ai Drumband. Akhirnya saya putuskan membuat postingan tersebut dalam bentuk pdf. 

Semoga artikel ini bisa membantu kesulitan Ibu Ai Drumband serta para sobat Lage pada umumnya. Terimakasih.

Salam Kenal
Salam Literasi
Salam Indrakeren

Rabu, 21 April 2021

Quran sebagai penenang Hati

Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan kemuliaan, salah satu kemulian di bulan Ramadhan yaitu bulan turunnya Al Quran atau Quran. Peristiwa turunnya Al Quran biasa kita kenal dengan malam Nuzulul Quran.

Apa malam Nuzulul Quran?

Nuzulul Quran merupakan Al Quran kepada Nabi Muhammad SAW secara bertahap yang diperingati pada tanggal 17 Ramadhan. Pada tanggal tersebut turun ayat pertama Al Quran, yaitu surah Al Alaq 1-5 melalui perantara malaikat Jibril. 

Saat Al Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad. Nabi Muhammad sedang berada di gua Hira, Jabal Nur, yang berjarak kurang lebih 6 km dari kota Mekkah.

Isi Surat Al Alaq

Al Quran dturunkan berangsur-angsur

Al Quran tidak ditururnkan sekaligus. Namun diturunkan secara berangsur-angsur. Hal tersebut tertuang dalam QS. Al Isra ayat 106 yang artinya "Dan Al Quran itu telah kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan kami turunkan bagian demi bagian".


Al Quran sebagai penenang Hati

Peristiwa jatuhnya HP tadi sore membuat hati ini sedih sekali. Istri hanya bisa menenangkan, namun rasa sedih kembali datang. Saat berbuka puasa tiba, perasaan sedihpun masih terasa. Astagfirullah!!

Sudah lama grup WA Lagerunal tidak tersentuh, sudah hampir 700 pesan yang belum terbuka. Mulai melihat list postingan P, Q, R, dan S kemudian segera diberi bintang. Tujuannya untuk mempermudah proses BW diwaktu luang.

Setelah membuka grup WA Lagerunal, jari kembali membuka dashboard blog jarimisterindra. Sudah beberapa hari ini blog tersebut terbengkalai. Jemari mulai menuliskan kembali tantangan Lagerunal yang tertunda. Tantangan huruf P berhasil ditulis dengan mengambil tema dari pengalaman yang baru saja terjadi, Prak... Oh, LCD HP-Ku.

Lanjut ke huruf berikutnya, huruf Q! Sempat bingung juga mau menulis apa dengan tema huruf Q. Sambil BW kebeberapa blog soba Lage, akhirnya ketemu ide menulis tentang judul tulisan ini. Quran sebagai penenang hati.

Untuk menguatkan judul tulisan ini, saya berselancar kebeberapa blog. Sampai akhirnya saya dapat mengutip tentang beberapa surat dalam Al Quran yang dapat menenangkan hati. Walaupun saya yakin disaat kita membaca Quran, pasti kita akan merasakan ketetangan. Surat yang dapat menenangkan hati menurut Ir. Abduldaem Al Khaleel yaitu :

  1. Al Fatihah
  2. Ayat Kursi atau Al Baqarah 255
  3. Membaca 2 ayat terakhir sura Al Baqarah
  4. Surat Al Ikhlas, Al Falaq, An Nas

Selain itu Quran juga menguatkan lagi pada surat Ar Rad pada ayat 28.


Sudahkah kita membaca Al Quran?

Sub judul di atas menjadi pengingat bagi diri pribadi. Pada bulan Ramadhan ini, membaca Al Quran merupakan sunah yang dianjurkan untuk dibaca. Banyak kebaikan yang dapat diterima oleh orang yang membaca. Selain ketenangan hati, tentunya ada pahala yang dihitung seperti mengerjakan ibadah wajib. Subhanallah... Jika kita sudah mengetahuinya, maka mari kita amalkan bersama, minimal kita membaca satu ain (ع) (satu ru'ku).

#aprilchallengelagerunal

Salam Kenal
Salam Literasi
Salam Indrakeren
See You


Rabu, 30 Desember 2020

TEMA dan PREMIS pemberian Pak Bianglala

Tiga puluh menit sebelum program selasa berbagi Lagerunal dimulai. Indra sang penulis pemula sudah mempersiapkan diri di depan laptop kesayangannya. Suasana ruangan kelas juga sudah dibuat agar kondusif. Kondusif dari kemungkinan gangguan yang akan terjadi. "Cklek", pintu kelas juga dikunci olehnya agar tidak ada sembarang orang yang bisa masuk. "Ketuk pintu dulu" pikirnya

Gregetaaann!!! Detik jam terus bergerak, Lirikan mata selalu tertuju kepada benda bulat yang diapit oleh presiden dan wakilnya. Indra sudah tidak sabar untuk mengikuti program selasa berbagi. Pada kesempatan kali ini yang akan menjadi pembicaranya adalah Pak Bianglala. Pak Bianglala merupakan sosok penulis yang kaya akan diksi yang penuh kejutan dalam setiap tulisannya. Jadi tidak salah program selasa berbagi Lagerunal kali ini diisi olehnya.  

"Mohon maaf utk kelancaran dan agar lebih fokus, grup sy tutup sementara. Trims." Pesan Pak Sucipto menandakan program selasa berbagi Lagerunal akan segera dimulai.

Moderator membuka acara, megucapkan salam pembuka serta memberikan profil singkat narasumber kali ini. Indra yang sudah menunggu dari tadi langsung membaca kemudian mendownload profil narasumber tersebut. "Akhirnya acara yang ditunggu mulai juga" pikirnya.

"Tok...tok...tok..."

Sabtu, 03 April 2021

Ada apa dengan C****

Halloo...

Assalamu'alaikum...


Pada tantangan #aprilchallengeLagerunal hari ke-3, jarimisterindra ingin mengajak para pengunjung blog ini untuk memberikan ide menulis. Jika kita lihat pada judul tulisan ini, ada empat tanda bintang yang mengikuti huruf C. 

Tugas pengunjung blog ini untuk melengkapi tanda bintang itu agar menjadi sebuah kata. Contoh : C I N T A. (Karena kata "Cinta" sudah dipakai maka tidak boleh dipakai lagi yaaa). Pengunjung blog ini boleh mencari kata yang berawalam huruf C yang lain.

Tuliskan satu kata yang berawalan huruf C, serta terdiri dari 5 huruf. Para pengunjung blog bisa menuliskan tentang apa saja yang berawalan huruf "C" pada kolom komentar.

Batas waktu penulisan pada kolom komentar akan saya tutup pada pukul 18.00 waktu indonesia bagian barat. 

Kata yang sudah masuk pada kolom komentar, nanti akan saya putar dengan wheel of name. Kata yang keluar dari wheel of name akan saya eksekusi dalam bentuk tulisan. Tulisan bisa berupa berita, ulasan, artikel, tips, tutorial, curhat, puisi, dan lain-lain. Ohhh iyaaa satu lagi yang paling penting, tulisan yang akan saya tulis nanti tidak mengandung SARA, ujaran kebencian hoaxs dan pornografi.

Baca Juga : Price List Produk Lage

Ndra! ada hadiahnya gak? tenang ada hadiahnya. Bagi sobat Lage yang ikut tantangan ini akan mendapatkan hadiah. Hadiah akan diberikan kepada sobat Lage yang namanya terpilih oleh wheel of name. Hadiahnya berupa kaos Lagerunal berwarna putih. Contoh kaosnya bisa dilihat di 8 Design Media Promo Lagerunal.

Wassalamualaikum...

Semoga ada Sobat Lage yang berkenan menuliskan satu kata berawalan huruf C yang terdiri dari 5 huruf. (degg...deggannnn euyyy, kira-kira nanti saya akan menulis tentang apa yaaa!!)

#aprilchallengelagerunal

Salam Kenal
Salam Literasi
Salam Indrakeren
See You 

 

Kamis, 01 April 2021

B_aja deh!

Lagerunal hari ini ramai sekali. Sempat beberapa hari Lagerunal sepi sunyi bagaikan grup misteri. Namun hari ini Lagerunal semarak serta bersahut-sahutan antar anggotanya. Jika ramai seperti ini, pasti ada sesuatu yang menggoda untuk dieksekusi.

Keributan dimulai pada waktu indonesia bagian lombok. Seperti biasa empunya #kamismenulis memberikan sebuah tema. Tema kali ini cukup menggelitik dipelupuk mata, karena tema #kamismenulis bermain A-B-C lima dasar. Permainan jaman dahulu ketika masih minum es kebo sepulang sekolah. 

Setelah undian diputar, keluarlah sebuah huruf yang istimewa. Kenapa istimewa? karena huruf ini merupakan huruf yang terbentuk dari gabungan angka 1 dan 3. Yaaa.... benar tema menulis kali ini adalah huruf B.

Sampai tulisan ini mengudara sudah ada 18 postingan yang masuk ke dalam list #kamismenulis. Mungkin jika tidak ada halangan tulisan yang saya tulis ini akan menjadi yang ke-19. Dari ke-18 postingan yang dituliskan, 14 postingan sudah selesai saya kunjungi, sudah saya baca serta sudah saya berikan komentarnya. Hanya saja postingan nomor 4 tidak bisa saya berikan oleh-oleh berupa cemilan pada kolom komentarnya.

Apa yang ingin saya tulis?

Seluruh postingan yang sudah saya baca menarik sekali. Mulai dari Puisi, Curhat, Motivasi, Inspirasi, Ilmu kesehatan, Prestasi, Religi, Tradisi, dan empat postingan yang belum saya baca. Semuanya konsisten menggunakan "B" dalam setiap temanya. Lalu apa yang akan saya tulis? Hmmmm....  B_aja deh!😊

B_aja deh!

Huruf B unik yaaa! Bentuknya memiliki dua perut atau bisa juga seperti yang seperti saya sebutkan di atas, bahwa huruf B dibuat dari gabungan angka 1 dan 3. Heheheh... itu hanya imajinasi saya saja.

Lalu pernah terpikir tidak tentang sejarah huruf B. hahahaha.... Sebenarnya saya malas memikirkannya, namun kok gemes juga yaaa membayangkannya. Kira-kira Pak Cip bisa menjawabnya tidak, kebetulan beliaukan ahli sejarah. hihihihihi...

Menurut penelusuran Retina pribadi saya, huruf B merupakan huruf kedua dalam urutan alfabet latin. Berdasarkan sejarah, huruf B diperoleh dari suatu piktogram mengenai denah rumah yang menjadi salah satu aksara dalam hieroglif mesir atau disebut juga sebagai aksara proto-sinalitik. Mantap yaaa sejarah huruf B.

Sejarah Huruf B

Hasil mengais di luasnya dunia maya

Huruf kecil yaitu (b) dikatakan berasal dari bentuk huruf tegak bersambung yang dikenal dalam Romawi, saat para penulis atau dalam Romawi disebut sebagai juru tulis mulai mengabaikan bentuk lengkungan atas pada bentuk huruf kapitalnya, maka terciptalah huruf B kecil berupa (b).

Terlihat beberapa perbedaan bentuk dalam huruf B pada tipe romawi modern, huruf B pada italik modern, dan huruf B bersambung yang modern.

Huruf B sendiri seringkali dianggap mirip dan membuat orang orang salah sangka dengan huruf dalam bahasa Jerman yang bentuknya mirip yaitu ß yang biasanya digunakan untuk menggantikan ss.

Huruf ß dalam bahasa Jerman tersebut pada dasarnya adalah sebuah jenis huruf ligatur yang banyak dipakai dalam penulisan gaya Jerman, kecuali di wilayah Swiss. Huruf tersebut melambangkan bunyi /s/ atau dalam tulisan ditulis sebagai ss atau sz. Jika huruf ß tersebut tidak ada, maka huruf S yang ditulis dua kali tadi dapat dipakai begitu saja. (sumber)

Informasi huruf B yang saya dapatkan jangan ditelan mentah-mentah yaaa, kalau bisa digoreng atau direbus terlebih dahulu. Heheheheheh...

Penutup

Itulah B_aja deh yang saya tuliskan. Artikel ini dituliskan sebagai menuntaskan tantangan #kamismenulis dan sebagai syarat agar nama indrakeren dapat diputar oleh Ibu R174.

Terakhir sebelum saya selesaikan tulisan ini. Besar harapan saya tulisan ini banyak mendapatkan komentar yang dituliskan pada kolom komentar. Biasanya artikel yang diposting pada saat bulan sudah mengudara, akan mendapatkan komentar seadanya. Itu saja pesan saya, semoga B_aja deh yang saya tulis dapat memberikan kebahagiaan untuk para pembaca setia jarimisterindra. 😊

#aprilchallengelagerunal

Salam Kenal
Salam Literasi
Salam indrakeren
See You

Sabtu, 21 November 2020

Launching Komunitas Lagerunal

Pertemuan yang dinanti-nantikan akhirnya terlaksana juga. Pertemuan Komunitas Cakrawala Blogger Guru Nasional yang diprakarsai oleh Bapak Bambang yang meupakan penggemar MU (asumsi saya pribadi). Menurut Pak Bambang komunitas ini terbentuk dari ketidaksengajaan, yang pada akhirnya sampai sekarang sudah 100 lebih anggota yang semuanya dijadikan admin oleh beliau.

Pada siang hari ini Launching yang sudah digembar gemborkan di group WA akhirnya benar benar terlaksanan. Tepat jam 13.00 acara Cakrawala Blogger Guru Nasional ini dengan dibuka dengan bassmalah. Sesuai dengan gambar flyer yang disebar diberbagai media social dan banyak group WA Group, pembicara pada acara launching tersebut adalah Bapak Bambang Sugiarto Legi, Mas Brian Prasetyawan dan Bapak Sucipto Ardi. 




Acara yang dipandu langsung oleh Moderator dari Bali yaitu Ibu Rita Wati berjalan dengan lancar dan mengalir. Diawali sejarah dan tujuan Lagerunal ini dibuat yang disampaikan oleh Bapak penggemar MU. Menurut beliau komunitas ini dibuat agar para anggotanya bisa berkembang dalam menulis dan dibimbing oleh para senior blogger. Intinya belajar sama sama dari nol untuk mengembangkan Blog.

Setelah Pak Bambang menyampaikan materinya tentang tujuan Lagerunal. Acara dilanjutkan oleh Ibu Rita untuk mempersilahkan kepada guru muda dengan banyak prestasi yaitu Bapak Brian Prasetyawan. Beliau memaparkan perjalanan awal ngemblog yang hanya ikutan teman yang isinya hanya mendesign tampilan blog tanpa memikirkan menulis di blog, saat itu ya! Pak Brian juga memberikan gambaran manfaat dalam menulis blog yang salah satunya bisa menerbitkan buku dari tulisan yang kita tulis, kebetulan Pak Brian merupakan blogger yang produktif, karena sudah berhasil menerbitkan tiga buku solo dan beberapa buku antologi.

Terakhir yang dipersilahkan Ibu Rita untuk berbicara adalah Bapak Sucipto. Bapak Sucipto memberikan materi tentang profil dan program komunitas ini akan berjalan. Komunitas yang diketuai oleh Bapak Brian ini memiliki misi yaitu membuat, menulis dan mengembangkan blog, sehingga para anggota dapat lebih bersemangat lagi untuk menulis idenya dalam blog pribadi.

Terakhir... Loh katanya tadi sudah terakhir!!!. Ya karena ada special guest yang hadir pada pertemuan hari ini. Guru Blogger Indonesia (Omjay) yang ikut hadir dalam pertemuan siang hari ini memberikan pengalaannya tentang manfaat menulis di blog. Omjay yang sudah malang melintang dalam dunia per-blog-an, mengatakan Menulislah setiap hari, dan Buktikan apa yang terjadi!.

Jadi, ayooo kembangkan blog teman teman semua dengan tulisan tulisan keren yang dituliskan setiap hari, dan mari buktikan apa yang terjadi. Terimakasih untuk penggagas/pencetus ide Cakrawala Bogger Guru Nasional, semoga kita semua tetap istiqomah dalam belajar bersama sama. Aamiin

Informasi/Pendaftaran anggota Cakrawala Blogger Guru Nasional bisa klik disini 

Salam Literasi, Salam Indrakeren




Selasa, 09 Februari 2021

Menulis Fiksi : #selasaberbagi


Tiga puluh menit sebelum program selasa berbagi Lagerunal dimulai. Indra sang penulis pemula sudah mempersiapkan diri di depan laptop kesayangannya. Suasana ruangan kelas juga sudah dibuat agar kondusif. Kondusif dari kemungkinan gangguan yang akan terjadi. "Cklek", canda Indra dalam hati, yang seakan-akan mengunci pintu agar tidak ada sembarang orang yang bisa masuk. "Ketuk pintu dulu" pikirnya sambil tersenyum sendiri. baca juga:


Gregetaaann!!! Detik jam terus bergerak, Lirikan mata selalu tertuju kepada benda bulat yang diapit oleh presiden dan wakilnya. Indra sudah tidak sabar untuk mengikuti program selasa berbagi. Pada kesempatan kali ini yang akan menjadi pembicaranya adalah Pak Bianglala. Pak Bianglala merupakan sosok penulis yang kaya akan diksi dan penuh kejutan dalam setiap tulisannya. Jadi tidak salah program selasa berbagi Lagerunal kali ini diisi olehnya.  


"Mohon maaf utk kelancaran dan agar lebih fokus, grup sy tutup sementara. Trims." Pesan Pak Sucipto menandakan program selasa berbagi Lagerunal akan segera dimulai.


Moderator membuka acara, megucapkan salam pembuka serta memberikan profil singkat narasumber kali ini. Indra yang sudah menunggu dari tadi langsung membaca kemudian mendownload profil narasumber tersebut. "Akhirnya acara yang ditunggu mulai juga" pikirnya.


"Tok...tok...tok..."


Berbarengan dengan narasumber mengucap salam pembuka, diwaktu yang sama di luar kelas ada seseorang yang mengetuk pintu. Indra mengabaikan ketukan pintu dan tetap fokus menjawab salam dari narasumber walaupun yang mengucapkan salam hanya mengucapkan dalam bentuk teks.


“Tok... tok… tok…”


Ketukan kedua terdengar lagi dari luar kelas. Indra masih mengabaikan ketukan kedua. Berusaha membaca setiap teks dan gambar yang sudah diposting dalam waktu yang bersamaan. File berbentuk gambar tentang materi menulis fiksi itu mudah berhasil dibacanya dengan rasa ingin tahu yang semakin penasaran.


“Tok… tok… tok… “


Suara ketukan yang ketiga terdengar semakin besar. Bisa diperkirakan hentakan tangan sedikit agak cepat dan bertenaga sehingga tanpa sengaja pintu terbuka.

“Maaf, Mister Indra ada Papa Firdaus ingin bertemu” kata Miss Rani.


“Siap, makasih ya Miss” jawab Mister Indra, sambil fokus menatap layar laptop.


Indra mulai berdiri namun matanya masih tetap fokus membaca kiriman materi dari Pak Bianglala. Kaki kiri sudah mulai melangkah namun kaki kanan agak berat untuk mengikuti. Pada akhirnya Indra memutuskan untuk duduk menyimak materi kembali.


Cukup lama Indra duduk sambil membaca materi yang dikirimkan. Tanpa terasa materi yang dibaca oleh Indra sudah sampai bagian akhir.


“Tok… tok… tok…” Miss Rani sudah mengintip dari sela-sela pintu yang terbuka.


“Mister, Maaf ada Papa Firdaus” bisik Miss Rani dari depan pintu.


Indra hanya melirik dan menunjukkan Ibu Jarinya sebagai tanda siap. “Mister, ada Papa Firdaus” celetuk Miss Rani lagi memastikan. Celetukan Miss Rani menggerakkan badan Mister Indra untuk segera bangkit namun arah bola mata masih tertuju pada layar laptop. 


Melihat Mister Indra masih fokus pada layar laptopnya Miss Rani mulai menaikkan nada suaranya “Mister! Papa Firdaus sudah menunggu sejak 30 menit yang lalu” sambil menunjukkan mata yang melotot, lalu berbalik entah kemana.


Indra yang terkejut dengan sikap Miss Rani, segera bangkit untuk menemui Papa Firdaus, walaupun begitu Indra masih menyempatkan melirik kalimat yang dikirimkan Pak Cip sebagai moderator di WA Group, beliay mengatakan “baik sobat Lage, menarik sekali ilmu yang dibagi pada program #selasaberbagi kali ini. Untuk yang ingin bertanya boleh japri ke WA saya.”


Dari balik pintu receptionis terlihat Papa Firdaus yang sedang duduk menunggu. Sejauh yang terlihat oleh Mister Indra suasana akan biasa saja. “Ada apa Papa Firdaus datang setelah jam belajar selesai dan tidak ada konformasi terlebih dahulu” gumam Mister Indra dalam hati.


“Selamat sore Papa Firdaus, maaf ada apa ya? Dadakan tanpa ada konfirmasi.” tanya Mister Indra 


“Selamat sore Mister Indra. Iya Mister, sekalian lewat dan memang ada yang ingin saya tanyakan kepada Mister.” jawab Papa Firdaus sambil bangun dari duduknya.


Kedatangan Papa Firdaus ke Sekolah ingin menanyakan perihal Ijasah. Ijasah Firdaus yang diberikan beberapa bulan yang lalu ternyata ada kesalahan penulisan. Tulisan Firdaus yang seharusnya menggunakan “s” ditulis dengan menggunakan huruf “z”.


“Apakah hal tersebut bisa diperbaiki ya mister?” tanya Papa Firdaus diakhir penjelasannya.


“Waduh, Saya minta maaf atas kesalahan penulisan ini Papa Firdaus. Hal tersebut mungkin dikarenakan kesalahan dari pihak penulis Ijasah. Berdasarkan pengalaman kami, kesalahan penulisan pada ijasah bisa diperbaiki. Namun, memang tidak bisa diganti dengan Ijasah yang baru. Perbaikan akan dilakukan dengan memberikan surat keterangan bahwa Ijasah yang mengalami kesalahan merupakan milik Firdaus, yang keterangan kesalahannya akan diperbaiki di dalam surat keterangan tersebut” jawab Mister Indra tentang pertanyaan Papa Firdaus.


“Maaf Mister, kenapa tidak bisa diganti yaa. Padahal yang salahkan pihak sekolah.” kata Papa Firdaus dengan mimik yang tidak puas dengan jawaban Mister Indra.


“Maaf ya Papa Firdaus, sejauh pengalaman Saya mengurusi hal seperti ini, memang solusi yang diberikan dari pihak Dinas seperti itu. Itupun pengalaman yang saya dapatkan 5 tahun yang lalu.” jawab Mister Indra lagi.


“Begini Mister Indra, pokoknya saya ingin Ijasah Firdaus diganti dengan yang baru. Saya agak cukup keberatan jika ijasah Firdaus nanti hanya beruoa surat keterangan dari Dinas” kata Papa Firdaus lagi sekarang dengan agak yang menyudutkan.


“Pasti kami akan bantu Papa Firdaus, namun keputusan tentang penggantian Ijasah yang memutuskan pihak Dinas” jawab Mister Indra dengan maksud menenangkan..


“Jadi kapan saya bisa ambil Ijasah Firdaus yang sudah diperbaiki” tanya Papa Firdaus lagi


“Saya belum bisa memastikan, Jika nanti sudah ada informasi terkait, saya akan hubungi Papa Firdaus” ucap Mister Indra lagi.


“Bagaimana sih, yang salahkan pihak sekolah, namun sekolah tidak bisa memberikan kapan ijasah yang sudah diperbaiki bisa diambil” kali ini Papa Firdaus bersuara agak meninggi dengan mimik muka yang keras.


“Iya Pa… “ ucap Mister Indra yang terpotong oleh ucapan Miss Rani.


“Papa Firdaus maaf memotong, kami akan membantu sebisa kami. Berikan waktu kami satu minggu untuk memproses perbaikan ijasah milik Firdaus. Jika bisa selesai lebih cepat kami akan kabari.” cerocos Mis Rani yang ternyata dari tadi ada di depan pintu receptionis.


“Ok, Saya tunggu kabar dari Miss. Miss siapa mohon maaf” jawab Papa Firdaus


“Rani” jawab Miss Rani memperkenalkan diri


“Baiklah kalau begitu saya permisi, terimakasih Mister Indra atas penjelasannya dan terimakasih Miss Rani atas bantuannya. Saya permisi.” Ucap Papa Firdaus yang langsung meninggalkan sekolah.


Indra hanya bisa melihat tingkah Miss Rani yang sedang memasang wajah ramah kepada Papa Firdaus yang sudah mulai menjauh dari sekolah. 


“Seminggu mana bisa Miss” tanya Mister Indra “Bagaimana caranya” tanya Mster Indra lagi memburu jawaban dari Miss Rani.


“Tenang Mister, kalau Rani bisa bantu, kira-kira bisa dapat makan siang gak nih… hehehehe” jawab Miss Rani sambil tertawa dan masuk ke dalam Sekolah.


Indra yang masih dalam keadaan bingung atas ucapan Miss Rani, hanya bisa mengikuti langkah Miss Rani ke dalam Gedung Sekolah. Tanpa percakapan Indra hanya mengekor terus mengikuti langkah Miss Rani. Sampai akhirnya Miss Rani berhenti di dalam kelas yang sedari tadi ditinggalkan Mister Indra. Kelas yang di dalamnya terdapat laptop yang menyala. Layar laptop masih belum berganti sejak Mister Indra meninggalkan ruangan ini 1.30 menit yang lalu.


“Materinya keren Mister, bikin Cerita Fiksi. Ternyata, Jika Tema dan Premisnya sudah dbuat, Cerita Fiksi jadi mudah untuk dikembangkan yaa” ujar Miss Rani yang ternyata sepeninggalan Mister Indra, Ia ikut belajar di laptop tersebut.


“Dari kapan Miss ada disini, bukannya tadi ngeloyor pergi” tanya Indra yang terkejut akan penjelasan Miss Rani tadi.


“Iya tadi Rani balik lagi ke kelas Mister Indra, untuk memastikan Mister udah menemui Papa Firdaus apa belum. Terus Rani iseng lihat Laptop Mister, ternyata pas Rani lihat ada tampilan Menulis Fiksi itu Mudah, ya udaahhh Rani putuskan untuk duduk menyimak dan ternyata keterusan. He” jawab Miss Rani seraya merapatkan kedua telapak tangannya di dada sebagai tanda permintaan maaf.


“OK...OK.. Skip dulu tentang menulis. Sekarang bagaimana memperbaiki Ijasah dalam waktu 1 minggu. Jangan sok tahu ya Miss atau jangan bilang Miss lagi becanda” kata Mister Indra dengan sedikit memaksa Miss Rani untuk menjelaskan caranya.


“Tenang Mister. Misterkan pernah bilang kalo cara baik-baik gak bisa, maka kita harus melakukan cara atau solusi yang mensolusikan. Jawab Rani sambil menginpersone omongan dan gaya  Mister Indra.


Sebelum Mister Indra mengucapkan kata. Miss Rani langsung menjelaskan maksud serta solusi untuk masalah yang sedang dihadapi Papa Firdaus. Yang akhirnya menjadi masalah untuk Mister Indra. 


“Jadi Mister, yang Ijasah Firdaus yang salah itu kan hanya hurus “z” dan huruf “s” nya saja. Jadi menurut Rani itu mudah saja mengatasinya” cerocos Rani yang semakin ke-PD-an.


“Trus… “ jawab Mister Indra.


“Jadi gini Mister, tunggu sebentar Rani akan ambil alat dan bahannya dulu. Wait ya Mister” ucap Rani yang langsung pergi mengambil alat-alat yang dibutuhkan.


Kurang dari 5 menit Rani sudah kembali ke kelas Mister Indra. Kali ini Rani masuk tanpa mengetuk terlebih dahulu. Tidak ada bunyi “tok… tok… tok…” saat Rani masuk dengan alat-alat yang genggamnya. Alat-alat yang dibawa oleh Rani, langsung diletakkan di atas meja. Tisu, Catter serta Papan Jalan dipersiapkan Rani untuk membantu kesulitan Mister Indra.


“Ini Mister alat-alatnya” ucap Rani sambil tersenyum penuh percaya diri.


“Trus…” jawab Mister Indra mulai penasaran.


“Gini ya Mister” ucap Rani lagi


Rani langsung melakukan kepiawaiannya dalam hal memperbaiki Ijasah. Rani meletakkan Ijasah Firdaus yang salah di atas papan jalan, kemudian menjepit Ijasah tersebut. Setelah itu, Rani membersihkan Ijasah tersebut dengan tisu. Setelah merasa yakit bahwa Ijasah Firdaus sudah bersih, maka yang dilakukan Rani adalah mengambil Cutter dan mulai mengarahkan ujung catter ke arah Ijasaha Firdaus yang sudah dijapit di papan jalan.


Saat ujung Cutter hampir menyentuh permukaan Ijasah milik Firdaus, “Weeeiii..wweeii...weeeii… Lu gila ya Ran, masa Ijasah lu mau sobek pakai cutter, cuma gara-gara salah tulis “s” jadi “z”.”  ucap Mister Indra panik sambil menahan tangan Rani yang hendak mengarahkan ujung cutter ke arah ijasah milik Firdaus.


“Tenang Mister, Mister duduk aja diem-diem, perhatikan dan nanti kalau sudah beres, Mister pasti akan traktir Rani makan HokBen.. Heheeh” canda Rani, sambil meledek Mister Indra yang mukanya sudah mulai pucat.


 “Jangan becanda Lu, Ran” ucap Mister Indra masih belum yakin dengan apa yang akan dilakukan Rani.


Rani mengacuhkan ucapan Mister Indra dan melanjutkan proses perbaikan Ijasah milik Firdaus. 


Ujung Cutter sudah mulai menyentuh kertas Ijasah milik Firdaus. Huruf “z” yang merupakan huruf yang salah, secara perlahan dikerok perlahan dengan menggunakan cutter. Sesekali kertas yang telah dikerok dibersihkan dengan menggunakan tisu oleh Rani. Mister Indra yang melihatnya memasang wajah khawatir, takut jika ujung cutter tertekan terlalu dalam yang mengakibatkan Ijasah milik Firdaus sobek. Jika sampai sobek, solusi yang diberikan Rani akan menjadi masalah baru. “Hadeeeehhhh” gumam Mister Indra dalam hati, sambil mengusap mukanya yang sedari tadi tidak ada keringatnya.


“Sebentar lagi nih Mister, jadi nih HokBen.” ucap Rani yang sudah hampir menyelesaikan proses menghilangkan huruf “z” pada ijasah Firdaus.


“Kok bisa sih Lu, Ran” ucap Mister Indra.


“Miss, Mister. Kan paniknya sudah lewat” canda Rani sambil tertawa.


Iya, Kok bisa sih Miss” ucap Mister Indra lagi.


“Bisa donk, kan ilmunya dari Mister. Jika cara baik-baik tidak bisa dilakukan, maka cara yang lain harus dicoba, walaupun bikin deg-degan yaaa Mister” jawab Rani seraya terkekeh.


Memang benar apa yang dilakukan Rani. Huruf “z” di Ijasah Firdaus sudah hampir hilang. Rani melakukannya dengan lembut. Bahkan bisa dikatakan sempurna, hampir tidak terlihat jika huruf “z” tersebut pernah ada di kertas Ijasah milik Firdaus.


“HoKBen… Yeeeeee” teriak Rani setelah menghilangkan huruf “z” pada Ijasah milik Firdaus.


“Hebat Lu, Miss” ucap Mister Indra “Kok bisa sih, kepikiran aja Lu, Miss” ucap Mister Indra lagi.


“HokBenn.. HokBenn.. Rani tunggu di depan ya Mister” celetuk Rani sambil meninggalkan Mister Indra sendiri di kelasnya.


Sambil melihat Rani keluar dari kelasnya, Mister Indra masih belum percaya tentang apa yang dilihatnya. Huruf “z” pada Ijasah milik Firdaus sudah hilang, hilang seperti tidak pernah dituliskan disana. 


Tanpa banyak berfikir tentang bagaimana Miss Rani melakukannya. Mister Indra segera mengambil pulpen untuk menuliskan hurus “s” pada Ijasah milik Firdaus.


“Selesai. Alhamdulillah. Terimakasih Miss Rani” ucap Indra dalam hati.


“Raniii, tunggu di depan Mister. HokBen..HokBen.” teriak Rani dari luar kelas.


“Baiklah sobat lage, mantap sekali materi hari ini. Terimakasih Mazmo yang telah memberikan materi tentang Menulis Fiksi itu Mudah. Semoga kita semua bisa menjawab tantangan yang diberikan Mazmo. Demikian acara selasa berbagi kali ini. Saya sebagai Moderator undur diri. Wassalamualaikum.” tulisan Pak Cip pada WA Group yang dibaca oleh Indra.


“Hari ini benar-benar selasa berbagi. Pak Bianglala berbagi ilmu, ilmu diterima oleh Indra dan Miss Rani. Kemudian Miss Rani berbagi ilmu tentang memperbaiki Ijasah yang salah tulis, saya memperhatikan dan akhirnya sekarang saya harus mentraktir HokBen untuk Mis Rani.” ucap Indra di dalam kelas sambil membereskan barang-barangnya.


“Ting...tung...ting..tung…HokBen...HokBen, udah di depan nih” WA dari Miss Rani yang dibalas dengan gambar jempol oleh Mister Indra. 



Tema : Selasa Berbagi

Premis : Seorang penulis pemula ingin sekali menambah ilmu literasinya dari narasumber hebat, namun "tok..tok..tok.." suara ketukan pintu bisa saja menghambat keinginannya.


Pengenalan Cerita

Pak Guru Indra yang sedang semangat-semangatnya belajar menulis. Pada kesempatan tersebut ada materi yang ditunggu-tunggu oleh Pak Guru Indra. Materi tersebut adalah Menulis Cerita Diksi yang akan disampaikan oleh Pak Bianglala


Awal Konflik

Waktu penyampaian materi yang berbarengan dengan waktu pulang dari tempat kerja, membuat Pak Guru Indra bimbang. Bimbang akan mengikuti atau pulang.


Menuju Konflik

Pak Guru Indra mengambil keputusan untuk bertahan di Sekolah untuk mengikuti penyampaian materi Menulis Fiksi di depan laptop.


Konflik Memuncak atau Klimak

Moderator sudah siap memulai membuka pelatihan. Pak Guru Indra juga sudah siap mendengarkan materi yang disampaikan. Sampai akhirnya pintu di ketuk oleh Miss Rani, Ia mengatakan ada orangtua murid yang ingin meminta sharing pendapat tentang perkembangan peserta didik. Pak Guru Indra dengan berat hati namun tetap tersenyum ramah melayani perminataan orangtua tersebut..


Penyelesaian Konflik

Konsultasi orangtua selesai dengan menyisakan janji yang diberikan Miss Rani. Namun solusi yang diberikan Miss Rani terbukti jitu, sehingga masalah terselesaikan dengan sempurna. Pak Guru Indra segera mengemasi barang-barangnya dan segera menepati janji kepada Miss Rani. 


PENOKOHAN 

Protagonis : Pak Guru Indra (Seorang Guru yang ingin meningkatkan kompetensinya dalam dunia menulis, khususnya cerita fiksi. 


Antagonis : Orangtua Murid (Tiba-tiba datang membuyarkan rencana Pak Guru Indra).


Tritagonis : Miss Rani (Memberikan solusi cemerlang)


Figuran : -


Latar/Setting

Lingkungan sekolah


Sudut Pandang : -


Sinopsis :  -


Salam Kenal Salam LIterasi Salam Indrakeren