Jumat, 26 Maret 2021

Khatam!

shodaqallahul adzim

Belum mulai menulis, namun sudah berakhir. 😁


Kalimat pertama yang saya tulis dengan bahasa arab (tapi latin) memiliki arti "Maha Benarlah Allah yang Maha Agung". Ucapan tersebut biasa diucapkan setelah seseorang mengakhiri membaca Al Qur'an.

Terkait dengan judul artikel khatam. Saya pernah mendapatkan pesan dari (Alm) Bapak untuk selalu membaca Al Qur'an setiap hari. "Bacalah walaupun satu ain (ع)/ ruku'" begitu kira-kira pesan Bapak saat itu. 
Menurut beberapa pendapat para ahli tentang Al Qur'am memiliki 30 Juz, 114 Surat, 554 ruku (ain (ع)), 6.666 Ayat. Angka-angka yang tertulis tersebut masih sering diperdebatkan oleh beberapa kalangan, namun hal itu tidak sampai menimbulkan pertikaian antar umat. 

Berat sekali rasanya saya menuliskan paragraf di atas, karena kedangkalan ilmu yang saya miliki. Hal tersebut saya tuliskan karena terkait dengan ilmu dari Bapak terkait cara menghatamkan Al Qur'an yang pernah diberika kepada saya.

Bapak memberikan ilmu menghatamkan Al Qur'an dengan cara satu tahun sekali, satu tahun dua kali, dan satu bulan sekali. Walaupun hal tersebut akan berpengaruh dengan semangat kita membaca Al Qur'an. Jika membaca dengan konsisten dan mengikuti cara yang diberikan Bapak, niscaya pasti hal akan bisa khatam minimal satu tahun sekali. 

Hatam satu tahun sekali

(Alm) Bapak kebetulan seorang guru Pendidikan Agama di Sekolah Dasar. Oleh karena hal tersebut Bapak mengajak peserta didiknya untuk berusaha menghatamkan Al Qur'an minimal satu tahun sekali. Cara yang diberikan Bapak kepada siswanya sangat mudah, jika dilakukan secara konsisten.

Caranya sebagai berikut : 
Dalam satu tahun kalender memiliki 365 hari. Jika 365 hari menjadi pembagi jumlah 554 ruku (ain (ع)) yang ada pada Al Qur'an, maka bisa dipastikan untuk bisa menghatamkan Al Qur'an satu tahun sekali, kita harus membaca minimal satu hari dua ruku (ain (ع)).

Satu hari membaca dua ruku (ain (ع))

Hatam satu tahun dua kali

(Alm) Bapak juga mengajak menghatamkan Al Qur'an setahun dua kali. Caranya masih mirip dengan cara menghatamkan Al Qur'an satu tahun sekali. Hanya saja kita harus mau membaca lebih banyak setiap harinya. 
Terbaru : Pak D
Untuk bisa menghatamkan Al Qur'an satu tahun dua kali. Kita harus membagi jumlah hari dalam satu tahun menjadi dua, kemudian hasilnya dijadikan pembagi jumlah ruku (ain (ع)). Hasilnya kita harus membaca +/- 4 ruku (ain (ع)) setiap hari agar kita bisa menghatamkan Al Qur'an dua kali dalam setahun.

Satu hari membaca 4 ruku (ain (ع))

Hatam satu bulan sekali

(Alm) Bapak memberikan tantangan kepada kami untuk menghatamkan Al Qur'an dalam waktu satu bulan. Wooow!!! Apa bisa yaa? (Alm) Bapak menjawab BISA. Walaupun harus siap super konsisten membacanya. 

Secara teori untuk menghatamkan Al Qur'an satu bulan sekali sangat bisa. Kita hanya perlu membagi jumlah juz dengan jumlah hari dalam satu bulan. Jadi bisa disimpulkan kita harus membaca sau hari satu juz.

Cara membacanya simple saja, mulai membaca satu hari satu juz. Namun ada rasa bosan saat membaca satu juz sekaligus (ini yang saya rasakan, semoga tidak terjadi oleh orang lain). 

Cara yang saya lakukan agar tidak merasa bosan membacanya, maka saya cicil jumlah halaman yang ada pada satu juz Al Qur'an dengan jumlah lima waktu sholat fardu. Biasanya jumlah halaman setiap juz dalam Al Qur'an 25 - 30 halaman, maka untuk bisa menuntaskan membaca Al Qur'an satu hari satu juz minimal sehabis sholat fardu kita perlu membaca enam halaman Al Qur'an.

Satu hari membaca +/- 6 halaman

Untuk membaca Al Qur'an satu haru satu juz bukan perkara mudah. Harus memiliki niat yang kuat untuk dapat melakukannya. Tips pribadi yang biasa saya lakukan jika ingin menghatamkan Al Qur'an dalam satu bulan, bisa dilakukan saat datangnya bulan suci Ramadhan. Pada bulan Ramadhan keimanan kita secara otomatis meningkat, hal tersebut bisa kita gunakan untuk mencoba menghatamkan Al Qur'an dalam satu bulan

Penutup

Tentunya apa yang saya tuliskan ini bukan cara baku dalam membaca Al Qur'an. Setiap individu boleh mencari caranya masing-masing. Yang terpenting adalah membaca setiap hari walau satu ayat. Hal yang lebih keren lagi adalah mengamalkan isi Al Qur'an walau satu ayat. 

Terakhir semoga kita selalu istiqomah dalam menjalani kehidupan ini dengan melakukan hal-hal yang positif. Terimakasih!

Salam Kenal
Salam Literasi
Salam Indrakeren




15 Comments:

  1. Kiat khatam Quran yang bagus dan patut dicoba. Terima kasih telah berbagi, Pak Indra.

    BalasHapus
  2. terimakasih Pak Haji, semoga kita bisa meningkatkan khatam Al-quran untuk tahun berikutnya

    BalasHapus
  3. Mantap ilmu baca Al Quran nya.....2 ruku' ain setahun sekali....jika ingin dua kali sekitar 4 ruku' sehari....bagus untuk dicoba....sambil.lihat animasi jalan sejak kemarin kok tidak capek. ...bajunya ganti warna coba Bung Indra...... salam literasi

    BalasHapus
  4. Cara2 yg sangat baik untuk diamalkan agar bisa khatam Al Quran. Makasih sudah mengingatkan..

    BalasHapus
  5. Mantap Pak Indra. Memang betul harus diniatkan betul-betul untuk menghatamkan Al Quran

    BalasHapus
  6. Aamiin..smg kita bisa menggunakan kiat2 yg bapak ajarkan.minimal khatam satu 30 satu tahun. Jika bisa satu bulan lhatam alhamdulilah.. Yg teroenting tiada hari tanpa membaca Al Quran.. InsyaAllah kita akan bsa khatam...

    BalasHapus
  7. Master Indra, trimks sdh share ilmunya mantap. Semoga tahun ini kita bisa hatam Al Quran dg baik dan benar ,Aamiin...
    Lucu... Animasinya

    BalasHapus
  8. Alhamdulillah terimakasih ats inspirasinya

    BalasHapus
  9. Terimakasih sobat telah di ingatkan. Tulisanya sangat menginspirasi.

    BalasHapus
  10. Cara yang luar biasa membiasakan membaca Al-Quran. Semoga menjadi amal kebaikan Ayahanda Pak Indra. Aamiin.

    BalasHapus
  11. Aamiin, semoga satu hari bisa satu juz adikku ...

    BalasHapus
  12. Aamiin,,,semoga bisa khatam tahun ini

    BalasHapus
  13. Ketika kita butuh dengan kebahagiaan di dunia dan akhirat, maka mesti banyak membaca Al-Qur'an. Kalau jarang, ya, berarti orang tersebut tidak mau bahagia.

    BalasHapus
  14. Wejangan yang bagus tuh dari ayah. Siap laksanakan. Bang Indra pilih yang mana tuh ?

    BalasHapus