Rabu, 19 Agustus 2020

Obrolan santai bareng "Nora" Penulis Bertalenta

Assalamu'alaikum Warrohmatullahi Wabarokatuh

Silaturrahmi itu menambah rezeki, Amin

Selamat Pagi para Pejuang Pendidikan, semoga selalu sehat, semangat, dan bahagia dalam melakukan aktifitas setiap hari serta selamat berwisata membaca di blog sederhana ini.

Teman-teman hari ini saya akan ngobrol bareng penulis muda yang penuh dengan inspirasi. Beliau mengenal dunia tulis menulis dari sejak kuliah S1, sempat berhenti menulis beberapa lama, kemudian memutuskan untuk menulis lagi. Mau kenal dengan penulis muda ini dan mau tahu jurus jurus menulis dari beliau. Pantengin terus blog sederhana ini, dan jangan lupa beri komentar di kolom komentar. Cekidot.

👦 : Oke... Teman-teman, ditengah-tengah kita sekarang sudah ada penulis berbakat dari Kudus. Assalamualaikum Mba Nora.. Ehh Mba Nita.. 😓
👩  : Walaikkumsalam Mister Indra, Nora boleh, Nita juga bisa, mister.
👦 : Nora boleh, Nita bisa. Kok gitu Mba ! Memang nama lengkap Mba siapa sih?
👩 : Noralia Purwa Yunita, biasanya dipanggil Nora. Nama keluarga harusnya Nita (mengambil nama panggilan belakang), cuma semenjak SMA, panggilan Nita hilang, berubah menjadi Nora (nama depan).
👦 : Fix, kita panggilnya Nora saja ya Mba. Nama yang sudah terupdate.. 😁
👩 : nggiih, mister..
👦 : Mba Nora, perempuan kelahiran Kudus, 12 Juni 1989, terlahir sebagai anak pertama dari dua bersaudara, dengan Ayah bernama Ali Achmadi, S.Pd dan Ibu bernama Noor Fatkhiyah, S.Pd.SD. Benar ya Mba.?
👩 : nggiih, betul sekali mister indra.
👦 : Mba Nora, beberapa menit yang lalu saya sempat blogwalking, bener ya Mba istilahnya ?
👩 : nggiih mister, jalan jalan atau berkunjung ke blog
👦 : heheheh.. Iya tadi saya blogwalking ke blog Mba Nora. dan tulisannya enak dibaca serta mengispirasi banget. Boleh donk Mba, berbagi cerita ke teman-teman, pasti teman teman senang mendengarnya. Bagaimana awalnya mba Nora berjumpa dengan dunia tulis menulis ini ?
👩 : Saya awali diskusi ini dengan menyapa teman teman semua. Assalamualaikum, selamat malam bapak ibu hebat semua. Senang sekali dapat bertegur sapa dengan bapak ibu hebat. Jadi Mister Indra Saya sebenarnya mulai kenal dunia menulis semenjak kuliah S1. Waktu itu diajak untuk ikut serta lomba karya tulis ilmiah tingkat provinsi oleh kakak kelas. Awalnya ragu, tapi penasaran juga. Akhirnya ikut juga di.lomba tersebut. Waktu itu belum ada pengalaman sama sekali tentang menulis. Hanya modal nekat dan otodidak.tapi Alhamdulillah, membuahkan hasil.karya kami mendapatkan juara 3 tingkat provinsi.
👦 : Keren, modal nekat dan otodidak saja, bisa juara 3 ya Mba, tingkat provisi lagi. (Tepok tangan buat Mba Nora). Truss Mba, ada Kakak kelas yang ganteng gak Mba? hehehehee
👩 : mister..mister... pertanyaan nya itu loh.
👦 : hehehe... becanda Mba. Setelah juara 3 apa minat menulis tumbuh dan sudah belajar lebih serius lagi Mba?
👩 : Setelah mendapat juara saya jadi ketagihan menulis dan ikut lomba mister, walaupun belajarnya masih sama kakak kelas dan dosen pembimbing di kampus.
👦 : Juara lagi gak Mba ?.
👩 : Alhamdulillah beberapa kali ikut lomba, beberapa kali juga jadi juara
👦 : hoooo..hooo... hebat Mba Nora, juara terrrooooos! Mba kalo boleh tau hadiah juaranya berapa Mba, dan digunakan untuk apa Mba?
👩 : Lumayan mister hadiahnya bisa saya gunakan untuk menyelesaikan S1 dan S2 saya GRATIS, alias tanpa biaya karena biaya sudah tercover dengan uang hadiah juara.
👦 : Manteeeepppp, S2 Coy. Pasti setelah beberapa kali juara dan hadiahnya lumayan sampai dapat beasiswa, semangat menulisnya tambah yaa Mba?
👩 : Itu dia mister, setelah beberapa kali juara, semangat menulis itu luntur.
👦 : yaaahhhh...sayang banget Mba. Kenapa Mba?
👩 : Sibuk mister, sibuk kerja dan sudah berkeluarga juga (hehehe, jangan ditiru yaaa para penulis semua)
👦 : pasti susah atur waktunya ya Mba ?
👩 : Iya benar mister, sulit sekali mengatur waktu, jadi tidak bisa menyempatkan diri lagi untuk berkarya.
👦 : Tadi kan saya sempat baca-baca artikel di blog Mba Nora, saya lihat banyak tulisan-tulisan menarik dan semuanya ditulis sejak tahun 2020. Jatuh cinta lagi sama menulis Mba?
👩 : Alhamdulillah ada yang memantik semangat menulis saya
👦 : Kalo penulis menjawab pertanyaan, diksinya bagus yaaa... "memantik semangat menuliis saya". Ceritain donk Mba, bagaimana bisa terpantik semangat menulisnya?
👩 : Saya itu dipindahkan unit kerjannya mister, Nah... di unit baru ini saya bertemu teman yang hobi menulis. Jiwa menulis saya seakan-akan dibangkitkan lagi mister, ditambah lagi pandemi melanda NKRI, jadilah saya punya banyak waktu yang bisa digunakan untuk menulis.
👦 : Pandemi membawa berkah yaa Mba. hiihihihi 😁
👩 : Begitulah mister, ada hal positif yang bisa saya ambil dibalik pandemi ini. Selain karena pandemi saya juga bergabung dengan group menulis, jadi semangat menulis tetap berkobar.
👦 : Groupnya OmJay ya Mba.?
👩 : Iya mister, saya tergabung dalam gelombang 8.
👦 : Kalo saya gelombang 15 Mba.
👩 : Semangat mennulisnya mister, siapa tahu bisa diterbitkan juga bukuya
👦 : Amiiinn, insyaallah Mba. Loohhh kok jadi saya yang ditanya-tanya Mba..hehehe 😂
👩 : hehehe, saling memberi supprot kan gpp mister. 😉
👦 : Seru ya Mba di group belajar menulis bimbingan OmJay dan PGRI
👩 : Bener banget mister, saling memberi saran dan suppor antar anggoanya, ditambah lagi dari sinilah saya bisa berkarya lagi. Ini tulisan pertama saya mister

👦 : Mantap... kalo sudah menulis satu pasti mau menulis lagi yaa Mba, kaya kecanduan menulis ya Mba.!
👩 : Bangeeet mister, ini buktinya tulisan kedua saya yang berhasil diterbitkan majalah Geliat Gemilang Bandung
👦 : Keren, hebatt, mantap... sampai diterbitkan majalah di Bandung, kerenn,..keren... Mba
👩 : Kalo saya boleh jujur, sebenarnya kebanggan saya adalah saat tulisan saya diterbitkan oleh penerbit mayor, mister.
👦 : wiiihhhhh.... Penerbit mayor Mba Nora, keren....diterbitkan oleh siapa Mba ?.
👩 : Bisa dibilang pencapaian terbesar saya adalah dapat bimbingan menulis dari Prof. Eko sampai dapat menerbitkan buku dan diterima di penerbit mayor Andi.
👦 : Wah... ada Prof Eko Indrajit ya Mba? saya sering membaca namanya di WAG belajar menulis
👩 : Iya mister, beliau yang memberi kesempaan kepada saya untuk memilih salah satu judul dalam unggahan di channel youtubenya.
👦 : Apa judul bukunya Mba?
👩 : Ini judul yang sudah dibuatkan covernya mister dan saya sertakan buku kedua saya juga
    
👦 : Keren Mba Design Covernya yang biru sungguh menggoda, yang satunya full color penuh warna.
👩 : Yang penuh warna itu desain saya sendiri mister, jadi hasilnya sedikit memalukan, maklum baru belajar saya.
👦 : Wew, selain jago membuat tulisan, sekarang tambah satu keahliannya, design cover buku, multitasking... Boleh tau gak Mba, isi dari buku Digital Mindset itu apa? Kalo boleh loch Mba, spoiler sedikit aja 😆
👩 : Boleh...boleh mister. Buku ini menulis tentang pola pikir digital yang dapat dikembangkan di berbagai aspek kehidupan. Sangat cocok di saat pandemi seperti saat ini. Disini juga akan dijelaskan bagaimana pembelajaran digital, apa saja yang harus disiapkan, aplikasi yang dibutuhkan serta contoh RPP pembelajaran digital.
👦 : beneran sedikit ya Mba spoilernya. 😁
👩 : silahkan order bukunya mister, biar gak cuma sedikit dapat ilmunya.😂.
👦 : Siap Mba, nanti saya woro-woro biar temen temen pada beli. Kalo buku yang kedua Mba, isinya resume gelombang 8 secara keseluruhan atau resume pilihan ?
👩 :Terimakasih mister. Untuk buku jurus jitu menulis dan berprestasi adalah buku hasil resume pelatihan dari pertemuan pertama hingga terakhir di grup belajar menulis gelombang 8. Untuk isinya, ada beberapa yang saya tambah dengan referensi lain di luar materi dari narasumber, dan ada pula materi yang saya tidak masukkan ke buku saya. Mengapa demikian? Karena sebelum saya jadikan sebuah buku, saya menulis outline nya terlebih dahulu.outline ini saya gunakan patokan 2W+1H yaitu what, why dan how. Dari outline itulah baru saya susun resume yang ada.
👦 : Seru banget mba isi kedua bukunya, obrolannya jadi sersan nih, "serius tapi santai". Selain tulisan pertama, trus tulisan yang diterbitkan di Surat Kabar Bandung, kerjasama dengan prof. Eko hingga menelurkan buku, dan resume yang dibukukan, adalagi gak Mba tulisan yang mau dishare pada obrolan santai ini?
👩 : hmm.... Apalagi ya mister, saya inget-inget dulu 😕
👦 : Jangan lama-lama Mba, durasi nih.... hehehehee
👩 : Oh, yaaa....Ada mister, dari grup menulis ini saya juga mendapat apresiasi dari penerbit Andi dan PGRI. Ini link tulisannya. Tulisan ini menurut penerbit Andi dan PGRI sangat menginpirasi.
👦 : Dapet hadiah gak Mba ?
👩 : mister ini!, hadiah teruuus!. Alhamdulillah dapat mister 😉
👦 : Mba, kasih donk trik buat adik kelasmu di WAG belajar menulis, agar kami bisa juga menerbitkan resume menjadi buku solo.
👩 : Trik yaa,..hmm, yang penting mau banyak membaca, banyak observasi, banyak belajar. Membaca akan semakin memperbanyak diksi sehingga kalimat di buku akan renyah ketika dibaca. Observasi akan membuat kita semakin paham apa yang diinginkan oleh calon pembaca buku kita. Dan belajar juga akan semakin membuat kita paham bagaimana membuat buku yang keren.
👦 : Triknya harus MOBB ya Mba, Membaca, Observasi, Banyak Belajar
👩 : Iya MOBB mister, bisa aja mister buat akronimnya
👦 : Tadi kan triknya, kalo Tips buat kita-kita apa Mba?
👩 : Tipsnya ABCD!
👦 : wiiiihhh, langsung dibales MOBB saya sama Mba Nora, Apaan tuh Mba ABCD?
👩 : Ambil kesempatan yang ada.
Kesempatan pertama kita yaitu membuat resume. Buat resume yang konsisten, terus evaluasi resume yang kita buat dengan melihat contoh resume dari narasumber serta teman teman yang lain agar resume kita terus berinofasi baik dalam tulisan maupun tata bahasa.
Ini saya alami pada kedua artikel saya yang berhasil terbit di media cetak dan daring. Ketika saya melihat ada kesempatan dan saya juga mempunyai tulisan dengan tema yang dimaksud, langsung saja saya kirimkan tulisan tersebut Buku pertama berjudul digital mindset juga sama,,ketika itu prof Eko menjadi narasumber di grup 8.beliau memberikan tantangan kepada kami untuk berkolaborasi dengan beliau, menulis buku dalam seminggu. Tema sudah ditentukan beliau yaitu mengambil sebuah judul dari kanal YouTube beliau.
Dengan modal nekat dan penasaran, setelah kulwap selesai, saya japri beliau dengan menyatakan bersedia untuk dapat menulis buku dalam seminggu
👦 : A-nya Ambil kesempatan yang ada. Siap!!, B-nya Mba?
👩 : Beri Target
Untuk target ini kita sesuaikan dengan outline yang telah kita buat. Tentunya outline harus selaras dengan tema yang diambil. Misal di outline kita ada 5 bab,kita buat target kapan 5 bab itu harus selesai. Misalkan 5 bulan selesai 5 bab, berarti wajib 1 bulan selesai 1 bab
👦 : AB C-nya apa Mba. Cepat kerjakan ya Mba?
👩 : Bukan mister, C itu Catat Referensi
Setelah kita memiliki outline dan target, selanjutnya mencari referensi sesuai dengan outline yang ada. Referensi yang saya gunakan untuk buku digital mindset adalah jurnal ilmiah baik itu nasional dan internasional, buku, dan beberapa modul dari Kemdikbud. Jadi referensi boleh secara online maupun offline, Usahakan referensi terkini dan teraktual
👦 : ABC, D sekarang Mba?
👩 : Apa ya mister D ?, lupa saya...
👦 : Jiiaahhh..becanda Mba Nora, mana saya tahu Mba. Dan tuliskan mungkin Mba!
👩 : Hmmm... Bukan mister, D-nya Disiplin Waktu
Nah ini yang biasanya sangat susah dilakukan. Terkadang outline sudah bagus, target sudah ada, referensi sudah lengkap, tapi dalam perjalanan, kadang rasa jenuh dan malas itu datang. Akhirnya berhenti menulis. Ini adalah penyakit yang saya sendiri sangat sering mengalaminya. Untuk solusinya, bapak ibu dapat menentukan.waktu tersendiri untuk menulis. Waktu tersebut bebas, yang penting waktu ternyaman untuk.kita berkarya.
👦 : Kalo Mba waktu yang tepat untuk menulis kapan?
👩 : Kalau saya biasanya diatas jam 9 setelah anak2 tidur. Jadi tidak mengambil waktu dengan keluarga. Karena prinsip saya, menulis itu hobi. Hobi harus dilakukan dengan senang. Saya senang, keluarga juga senang.
👦 : heheheehe... Klo saya, Jika anak-anak tidur, saya ikut molor juga Mba...😁, Ada gak Mba, waktu untuk libur menulis ?
👩 : Ada mister, Saya biasanya meliburkan diri menulis 2 hari, yaitu Minggu malam dan Rabu malam. Kenapa? Karena di kedua waktu itu saya fokuskan untuk membuat konten channel YouTube saya
👦 : Ihhh.... Youtuber juga, Asshhiiiiiayyyaaap..😋
👩 : Iya mister iseng-iseng, agar tidak bosen menulis terus.
👦 : Saya juga punya channel Youtube Mba, bisa nih saling subcribe Mba.
👩 : Asshhiiiiiayyyaaap mister 😋
👦 : siiyyaaap Mba, Alhamdulillah tidak terasa obrolan sersan ini sudah hampir 2 jam. Banyak sekali saya mendapat ilmu menulis, dan saya juga yakin teman-teman mendapatkan hal yang sama seperti saya. Terimakasih Mba Nora atas waktu dan ilmunya.
👩 : Sama sama mister Indra, tapi sebelum closing boleh saya tambahkan sedikit trik dari saya
👦 : dapat bonus nihhh kita Mba. Assiiikk..Apa Mba bonusnya?
Bukan bonus mister, tapi ini ABCD plus T
👦 : idiiiihh plus T, apalagi tuh Mba, T?
👩 : Tulis
Setelah semuanya, proses terakhir yaitu menuliskan isi buku kita sesuai outline yang ada dan pada saat menulis buku ini, jangan terlalu terpaku buku kita harus terbit di penerbit mayor. Jika seperti itu, takutnya nanti kita kecewa jika hasil tidak sesuai harapan. Nikmati saja alurnya, masalah penerbitan akan mengikuti. Saya termasuk beruntung penulis pemula yang langsung diterbitkan oleh penerbit mayor Andi. Kalau dari tim penerbit sendiri ada 2 faktor keberuntungan saya, yaitu saya berkolaborasi dengan prof Eko yang notabene penulis terkenal, banyak karya, dan yang kedua tema yang saya ambil sesuai trend sekarang.
👦 : Siap Mba, Nah Temen-temen akhirnya selesai juga obrolan kita.
👩 : Tunggu mister, sekarang saya mau kasih bonus nih.
👦 : Oke temen-temen obrolannya masih belum selesai, silahkan Mba. Bonus nihhh Bonus.... 😁
👩 : Oke temen-temen semua para penulis hebat, Saya akan membagikan tips rahasia saat menuliskan buku dari resume belajar menulis saya, teman teman bisa melihatnya disini. Semoga tips rahasia yang sedikit ini bisa membantu eman teman semua 😊
👦 : Mba bisa aja, ini gak sedikit Mba, ini banyaaaak banget ilmu yang dibagikan Mba Nora buat kita semua. Teman-teman sekarang beneran sudah sampai diujung obrolan dan saya mau Mba Nora memberikan kesimpulan obrolan sersan kali ini, silahkan Mba.
👩 : Terakhir, untuk teman teman semua, satu kalimat untuk menutup obrolan sersan kali ini. Menulislah, karena dengan menulis dan berkarya adalah caramu untuk hidup 1000 tahun bahkan beribu-ribu tahun lagi 😊. Assalamualaikum
👦 : Walaikusalam Mba, dan Terimakassih Banyak, sehat selalu Mba dan tetap semangat dan bahagia dalam beraktifitas. Selamat Pagi 👍

Teman-teman itu hasil obrolan santai saya bareng Mba Nora, pesannya singkat MOBB dicampur ABCD plus T. Hal yang paling penting dalam menulis adalah Tuliskan itu pesan terakhir dari Mba Nora dalam obrolan santai ini. Materi apapun jika itu menarik dan bagus untuk dituliskan maka lakukan, seperti membuat resume seminggu 3x ini, semakin hari semakin membosankan, namun kita harus bisa MAU, harus bisa CLBK, harus bisa MERACIK, kita semua yang ada dalam gelombang 15 sudah TERLANJUR BASAH. Ayo kita pupuk kembali semangat menulis, saling menguatkan satu sama lain dengan cara BW ke blog teman teman dan berikan komentar, karena kunjungan teman teman dan komentar dari teman-teman merupakan energi yang paling NYATA untuk kita semua.

Wassalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Salam Literasi, Salam Indrakeren





9 Comments: