Kamis, 22 April 2021

Vaksin pertama, done!!!

Virus Corona mulai terkendali, walaupun kita masih tetap waspada dan tetap memakai protokol kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan air yang mengalir atau menggunakan hand sanitizer harus tetap dilakukan. Semua hal tersebut guna untuk melindungi diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Penyebaran Virus di DKI Jakarta sendiri sudah mengalami penurunan, terlihat pada grafik yang dapat diakses secara luas di www.corona.jakarta.go.id. Pada hari Kartini kemarin, pasien corona yang positif berada pada angka 576 orang.


Untuk menekan penyebaran virus corona, Pemerintah DKI melakukan anjuran dari pemerintah pusat untuk melakukan vaksinasi kepada masyarakat DKI Jakarta. Pejabat pemerintah, Lansia, Petugas Kesehatan, Guru, Dosen dan masyarakat umum diharuskan untuk mengikuti vaksinasi tersebut.

Dinas Pendidikan DKI telah menyebar undangan kepada seluruh kecamatan yang ada di DKI Jakarta untuk mengundang para Guru dan Tenaga kependidikan untuk melakuakn vaksinasi. Vaksinasi bisa dilakukan di semua faskes kesehatan rujukan dengan membawa surat undangan beserta lampiran nama undangan.

Enam hari yang lalu saya menjalani vaksinasi pertama di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat. Undangan yang saya dapat mengharuskan saya untuk di vaksinasi sesuai tempat yang tertera pada surat yang diberikan.

Persyaratan yang harus dibawa saat melakukan vaksiasi yaitu identitas penduduk, surat undangan dan lampiran nama undangan. Persyaratan tersebut dibawa dalam bentuk hardcopy.

Setelah persyaratan lengkap dan dinyatakan terferifikasi oleh petugas, maka peserta vaksin dipersilahkan masuk antrian. Dalam antrian para peserta diharuskan mengikuti aturan yang berlaku di lokasi vaksinasi, aturan tersebut yaitu :

  1. Mengisi form registrasi dalam bentuk QR Code.
  2. Menunjukkan registrasi yang sudah diisi kepada petugas.
  3. Peserta vaksin mendapatkan nomor antrian dan form isian fisik (kertas) yang harus diisi.
  4. Setelah semua registrasi selesai, peserta vaksin dimintai untuk tes kesehatan (tensi, suhu tubuh dan beberapa pertanyaan terkait kesehatan pribadi)
  5. Setelah semua lengkap dan memenuhi syarat, peserta vaksin tinggal menunggu proses vaksinasi.
  6. Terakhir, setelah vaksinasi selesai, peserta vaksin dipersilahkan menunggu pada ruang observasi selama 30 menit. Tujuan menunggu pada ruang observasi untuk melihat kondisi paska penyuntikan vaksin kepada peserta vaksin. 

Rangkain proses vaksinasi selesai. Bukti berupa SMS dan print out vaksin pertama sudah didapat serta penjadwalan proses vaksin kedua. Proses berikutnya adalah melakukan observasi mandiri di rumah selama 2 x 24 jam, jika dalam waktu tersebut ada efek yang ditimbulkan dari vaksin, para peserta vaksin bisa menghubungi faskes terdekat untuk mengkonsultasikan hal tersebut. 

Mari kita bersama menekan virus corona dengan cara megikuti anjuran pemerintah. Tetap melakukan 3M serta yang sudah mendapatkan jadwal vaksin segera melaksanakannya. Bagi yang belum terdaftar, segera daftarkan diri pada kantor kecamatan terdekat.

#aprilchallengelagerunal

Salam Kenal
Salam Literasi
Salam Indrakeren
See You



12 Comments:

  1. Mudah2n Mas Indra sehat2 selalu setelah divaksin, ya...
    Btw, bahasa apa ni Mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin...
      Bahasa Slovakia Bu... hehehheehe
      Saya sempat bingung juga atas pertanyaan Ibu, Eehhh ternyata setelah saya cek.... ada kesalahan setting...

      Hapus
  2. Tunggu vaksin kedua semoga pak Indra selalu d berikan kesehatan.. Lancar dalam pemberian vaksin selanjutnya..aamiin

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah sudah menurun jumlah yg terkena corona namun tetap pada protokol kesehatan

    Mohon kritik tulisan saya

    https://hernisbanah.blogspot.com/2021/04/victoria-di-bulan-suci-ramadhan.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar sudah menurun.
      Namun prokes tetap dipatuhi

      Hapus
  4. Saya belum. Saya belum. Kapan giliran saya ini?

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah sudah divaksin ya Pak. Semoga menjadi langkah proteksi diri dan keluarga. Btw, blognya gokil nih. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah
      Sama sama saling menjaga kesehatan dengan memproteksi diri
      Gokil juga Pak Supadilah

      Hapus