Minggu, 11 Oktober 2020

Malas menulis datang lagi hari ini

Assalamu'alaikum Warrohmatullahi Wabarokatuh

Silaturrahmi itu menambah rezeki, Amin

Selamat Pagi para Pejuang Pendidikan, semoga selalu sehat, semangat, dan bahagia dalam melakukan aktifitas setiap hari serta selamat berwisata membaca di blog sederhana ini. 


Saya malas menulis hari ini. Entah kenapa rasanya ide mentok hanya ada di kepala saja. Saya sudah mencoba membuka laptop, namun ide yang ada di otak tidak mau dituliskan oleh jari jari ini. Matapun ikut-ikutan malas, rasanya jika melihat layar laptop mata pegal sekali minta diistirahatkan. Padahal di rumah saya santai saja dari tadi pagi, namun anggota badan seakan-akan ikut-ikutan malas. Badan ini rasanya ingin direbahkan agak lama.

Rasa malas memang sering menghinggapi diri saya. Terlebih lagi jika pikiran lagi suntuk sesuntuk suntuknya. Apalagi jika ada kemacetan dijalan yang diakibatkan polisi dadakan, semakin menjadi saja rasa malas di tubuh ini. Maka seperti yang saya bilang diawal, ide hanya ada di kepala saja tidak mau dituangkan dalam bentuk tulisan.

Berusaha mencari solusi untuk mengurangi rasa malas menulis ini, namun solusinya hanya satu yaitu "Jangan dipaksakan". Ya jangan dipaksakan menulis saat sedang malas, karena jika dipaksakan, yaaa hanya akan menatap kursor yang berkedip pada prgram Ms Word di layar laptop. Istirahatkan pikiran dari yang namanya menulis. Rebahkan badan pada posisi paling nyaman. Kemudian usahakan membuat kegiatan yang jauh dari kegiatan menulis, misalkan pergi ke arisan keluarga atau sekedar main ke rumah orang tua, bahkan menemani anak bermain bisa dilakukan untuk menghilangkan rasa malas menulis.

Pada malam ini saya berusaha menulis AISEI Challenge Day 5, setelah saya kalahkan keinginan menulis dikala rasa malas menulis datang. Saya berusaha mencari kegiatan yang bisa menghilangkan rasa malas menulis yang sedang saya rasakan dari tadi pagi hingga sore menjelang.

Akhirnya tulisan ini selesai dan kemudian bisa teman-teman nikmati, sambil menunggu rasa kantuk datang dan memberikan tubuh ini untuk merasakan alam mimpi yang akan ditemui pada saat kita tertidur nanti. Jadi, jangan paksakan menulis saat malas menulis datang. Terimakasih

Jangan lupa klik link bonus ini yaa, teman-teman!!!!

Salam Literasi, Salam Indrakeren

#Day5AISEIWritingChallenge

#100katabercerita
#30hariAISEIbercerita
#AISEIWritingChallenge
#warisanAISEI
#pendidikbercerita



13 Comments:

  1. Malas menulis aja bisa menulis sebanyak ini Pak, hebat ini Pak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Heheheeh... Gak boleh malas seperti saya ya Bu....
      Ayooo TErus MEnulis

      Hapus
  2. Ada betulnya, ko pak. Harus recovery dulu ya. Apa itu sindrom penulis gitu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. BUkan sindrom Bu...
      Itu namanya manusiawi... heheheh
      ada rasa malas didalam diri
      yang harus segera diatasi

      Semangat menulis

      Hapus
  3. Sy jg lg malas komen jadinya...
    He..he..he..

    BalasHapus
  4. Balasan
    1. heheehhe, Maaf Ibu Kanjeng....
      masih tetap semangat kok saya Bu, tapi lagi malasss...
      hehehehihihi
      sehat terus Ibu Kanjeng

      Hapus
  5. hahaha pinter memang, ide bagus untuk menjawab tantangan 5 ini dengan menulis apa yg kita rasakan. mengalir dengan jujur apa danya sehingga akhirnya jadilah sebuah karya yg jujur ini, jangan sprti sy yg sudh menyerah pada tantangan 30 hari Aisei. terus semangat sobat, ditunggu link karya berikutnya ya,, _miss lesileop_si biji ketumbar mentah😊

    BalasHapus