Selasa, 22 Desember 2020

Persiapan Perjalanan


Lantunan suara Juna membaca Al Quran membangunkan Cinta tepat sebelum Adzan subuh berkumandang. Suara Juna tidak terlalu bagus, tidak seperti qori yang ada di televisi. Namun karena Juna setiap hari melantunkannya Cinta tidak pernah complaint lagi. Jika ada complaint terhadap suara lantunan suara Juna ketika membaca Al Quran, Juna hanya menjawab santai "ssstttt... kamu tinggal dengar saja dapat pahala" itu selalu jawaban Juna setiap Cinta complaint terhadap suaranya.






Setelah melaksanakan sholat subuh berjamaah bersama Juna. Cinta langsung bergegas sibuk mempersiapkan banyak hal untuk keberangkatan ke suatu alamat yang dituliskan Ayah pada selembar surat yang diberikan Om Shandy. Segala perlengkapan dibawanya, dimulai dari makanan dan minuman untuk diperjalanan, obat-obatan serta pakaian mulai dimasukkan satu persatu ke dalam sebuah koper berwarna biru beroda dua. Sesekali Cinta melirik Juna yang malah sibuk dengan kertas yang berserakan di meja belajarnya.

"Tenang de, Kk sudah siap kok!!" Celetuk Juna, seakan tahu apa yang Cinta pikirkan.

Dua koper besar sudah siap diangkut ke travel yang sudah di pesan. Perjalanan Kakak beradik akan segera dimulai. Petunjuk perjalanan hanya alamat yang dituliskan pada gawai yang mereka gunakan, semoga tidak tersesat dijalan. Sedih kalau sampai tersesat, karena perjalanan sangat jauh harus mereka tempuh. Perjalanan yang harus mereka tempuh dari Rajamaligas, Sumatera Utara sampai Kampok, Jawa Tengah kira-kira memakan waktu 4 hari perjalanan darat. Setelah semua barang bawaan masuk ke dalam travel, mereka berpamitan kepada Bibi Jar, kemudian berangkat. Bismillah.!!!

"De mampir ke sekolah dulu yaa, mau mengumpulkan tugas!!!" ucap Juna ke Cinta, yang disambut dengan Pipi Gembung Cinta tanda tidak setuju.


#Dec16AISEIWritingChallenge
Salam Literasi
Salam Indrakeren

1 Comments: